vivo Indonesia bersiap membawa vivo Y31d Pro ke pasar Tanah Air dengan fokus utama pada daya tahan, baterai besar, dan pengisian cepat. Ponsel ini ditujukan untuk pengguna aktif yang membutuhkan perangkat andal untuk bekerja, berkomunikasi, dan menikmati hiburan tanpa sering mencari colokan.
Kehadiran model ini juga mempertegas strategi vivo di lini Y Series yang selama ini dikenal menyasar kebutuhan harian dengan pendekatan praktis. Berdasarkan informasi resmi yang dibagikan vivo Indonesia, peluncuran vivo Y31d Pro dijadwalkan pada 13 April dan masa pre-order dibuka pada waktu yang sama untuk konsumen di Indonesia.
Baterai 7000mAh jadi nilai jual utama
vivo Y31d Pro mengandalkan baterai 7000mAh yang menjadi sorotan utama sejak awal pengumuman. Kapasitas sebesar ini memberi ruang penggunaan lebih panjang bagi pengguna yang banyak berpindah aktivitas, mulai dari aktivitas kantor, komunikasi bisnis, hingga konsumsi konten video.
vivo mengklaim baterai tersebut mampu bertahan hingga 14 hari dalam kondisi standby. Saat daya tersisa 10 persen, perangkat ini disebut masih dapat digunakan untuk navigasi sekitar 3 jam atau dipakai menonton beberapa episode konten hiburan.
Fitur darurat tetap disiapkan
Selain kapasitas besar, vivo juga menambahkan fitur Battery Extender yang berguna saat kondisi daya sangat rendah. Ketika baterai turun di bawah 1 persen, ponsel ini masih diklaim bisa dipakai menelepon hingga 4 menit.
Fitur seperti ini memang jarang jadi perhatian utama, tetapi sangat penting saat pengguna menghadapi kondisi mendesak. Dalam penggunaan sehari-hari, daya tahan semacam ini memberi rasa aman saat ponsel belum sempat diisi ulang.
90W FlashCharge mendukung mobilitas tinggi
Keunggulan lain yang menonjol dari vivo Y31d Pro ada pada dukungan 90W FlashCharge. Teknologi ini diklaim mampu mengisi daya dari 1 persen ke 100 persen dalam sekitar 58 menit.
Bagi pengguna dengan ritme padat, kecepatan isi ulang seperti ini bisa menjadi pembeda yang signifikan. vivo juga menyematkan Reverse Charging, sehingga ponsel dapat dipakai untuk mengisi daya perangkat lain ketika diperlukan.
Tangguh untuk kondisi berat
vivo Y31d Pro tidak hanya menonjol di sisi daya, tetapi juga dirancang lebih tahan terhadap risiko penggunaan harian. Perangkat ini mengantongi sertifikasi IP68/69/69+ yang membuatnya lebih aman dari air dan kondisi lingkungan yang menantang.
Menurut informasi yang dibagikan, ponsel ini dapat bertahan di air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Selain itu, perangkat juga diklaim tahan hujan, percikan air, suhu dingin hingga -10 derajat Celcius, serta paparan cairan seperti kopi, teh, dan soda.
Berikut rangkuman ketahanan yang disebut pada perangkat ini:
- Tahan hujan dan percikan air.
- Tahan air hingga 1,5 meter selama 30 menit.
- Tetap aman pada suhu dingin hingga -10 derajat Celcius.
- Tahan terhadap cairan seperti kopi, teh, dan soda.
- Mampu bertahan dari jatuh hingga ketinggian 1,5 meter.
Didesain untuk pengguna yang aktif bergerak
Untuk mendukung ketahanan fisik tersebut, vivo memperkuat bodi perangkat dengan Guardian Glass. Perlindungan ini ditujukan agar ponsel lebih siap menghadapi benturan ringan dan tantangan penggunaan di luar ruangan.
Product Manager vivo Indonesia, Gilang Pamenan, menyebut kehadiran vivo Y31d Pro dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda dengan aktivitas yang padat tanpa jeda. Fokus itu terlihat dari kombinasi baterai besar, pengisian cepat, dan perlindungan perangkat yang lebih serius dibanding smartphone kelas pemula biasa.
Dari sisi positioning, vivo Y31d Pro tampak menyasar pengguna yang butuh smartphone fungsional dengan ketahanan tinggi untuk dipakai sepanjang hari. Dengan baterai 7000mAh, dukungan 90W FlashCharge, reverse charging, dan sertifikasi IP68/69/69+, perangkat ini masuk ke kategori yang relevan bagi pengguna yang mengutamakan durabilitas dan efisiensi penggunaan harian.
