Vivo X300 Ultra Resmi Dirilis, Kamera 200MP Dan Zoom 400mm Naikkan Standar Flagship

Vivo resmi meluncurkan X300 Ultra di Tiongkok sebagai flagship yang menempatkan kamera sebagai daya tarik utama. Ponsel ini membawa sensor utama 200MP, dukungan telefoto eksternal hingga setara 400mm, serta kerja sama Zeiss untuk mengejar pengalaman fotografi yang lebih dekat ke perangkat profesional.

Kehadiran X300 Ultra juga memperlihatkan arah pengembangan Vivo yang makin serius di segmen imaging kelas atas. Perangkat ini tidak hanya menyasar pengguna yang mencari performa tinggi, tetapi juga kreator konten yang membutuhkan hasil foto dan video stabil, detail, dan fleksibel untuk berbagai skenario pemotretan.

Desain yang menonjolkan karakter kamera

Vivo X300 Ultra memakai pendekatan desain DECO yang terinspirasi dari lensa kamera profesional, terutama lensa pancake. Bagian belakang tampil minimalis, sementara bingkai mendapat aksen tekstur bergerigi dan trim perak yang memberi kesan teknis sekaligus premium.

Ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Film Green, Silver Tone, dan hitam klasik. Vivo juga membekalinya dengan sertifikasi IP68 dan IP69, yang membuat perangkat lebih siap menghadapi debu dan cipratan air dalam penggunaan harian.

Performa flagship untuk kebutuhan berat

Untuk dapur pacu, Vivo X300 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB untuk mendukung multitasking berat dan penyimpanan file berukuran besar.

Vivo juga menyematkan sistem pendingin Ice Pulse Fluid VC. Perusahaan menyebut sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pembuangan panas hingga 14 persen, sehingga performa tetap stabil saat dipakai merekam video panjang, bermain gim, atau memproses foto beresolusi tinggi.

Kamera jadi pusat perhatian utama

Sektor kamera menjadi nilai jual terbesar dari X300 Ultra karena Vivo dan Zeiss merancang sistem multi-lensa yang konsisten di berbagai panjang fokus. Output standar kamera ini berada di 25MP, tetapi tiap sensor diposisikan untuk kebutuhan yang berbeda agar hasil foto tetap fleksibel.

Berikut konfigurasi kamera utamanya:

  1. Kamera ultra-wide 50MP dengan sensor Sony LYTIA 818, aperture f/2.0, OIS, dan teknologi spektrum bionik VCS generasi ketiga.
  2. Kamera utama 200MP dengan sensor Sony LYTIA 901, aperture f/1.85, yang dirancang untuk menangkap cahaya lebih baik dan menekan pantulan.
  3. Kamera telefoto 85mm 200MP dengan sensor Samsung HP0, stabilisasi setara gimbal, dan autofokus cepat hingga 60 kali per detik.

Susunan ini menunjukkan bahwa Vivo tidak hanya mengejar angka megapiksel tinggi. Perusahaan juga menekankan konsistensi hasil di berbagai kondisi, mulai dari portrait, lanskap, hingga objek yang bergerak cepat.

Zoom ekstrem hingga 400mm lewat aksesori Zeiss

Kemampuan zoom menjadi salah satu fitur paling menonjol pada X300 Ultra. Vivo menyediakan telekonverter eksternal Zeiss G2 yang mampu membawa panjang fokus hingga 200mm atau setara sekitar 8,7x zoom optik.

Ada pula versi Ultra Zeiss G2 yang memperluas jangkauan hingga 400mm dengan susunan optik 15 elemen. Fitur ini memberi nilai tambah untuk pengguna yang sering memotret konser, olahraga, satwa liar, atau objek detail dari jarak jauh.

Video yang dirancang untuk kreator konten

Selain foto, Vivo X300 Ultra juga menargetkan pengguna yang lebih serius di ranah video. Ponsel ini mendukung perekaman hingga 4K 120fps dengan Dolby Vision dan 4K 120fps 10-bit Log di semua lensa.

Vivo menambahkan sistem Blueprint Original Color dengan 12 saluran spektral agar warna tampil lebih akurat. Dukungan 3D LUT, workflow ACES, mode sinematik 24fps dan 60fps, stabilisasi OIS di semua kamera, serta empat mikrofon membuat perangkat ini relevan untuk kebutuhan produksi konten yang lebih profesional.

Layar besar dan baterai besar untuk penggunaan panjang

Di bagian depan, X300 Ultra memakai layar AMOLED LTPO 6,82 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate 144Hz. Layar ini juga mendukung HDR10+ serta peredupan PWM 2160Hz untuk kenyamanan visual di berbagai kondisi cahaya.

Perangkat ini berjalan dengan Android 16 dan OriginOS 6. Vivo juga membekalinya dengan baterai 6600mAh, pengisian cepat 90W, wireless charging 40W, dan reverse wireless charging. Kombinasi ini membuat X300 Ultra tidak hanya kuat di kamera, tetapi juga siap dipakai sepanjang hari untuk kebutuhan intensif.

Harga dan varian yang ditawarkan

Vivo membuka harga X300 Ultra mulai dari 6.999 yuan untuk varian 12GB + 256GB. Sementara itu, varian Satellite Edition 16GB + 1TB dengan paket fotografi dibanderol hingga 11.999 yuan.

Pre-order sudah dibuka di Tiongkok dan penjualan dijadwalkan dimulai pada 3 April. Dengan kombinasi kamera 200MP, zoom optik eksternal hingga 400mm, dan spesifikasi flagship yang komplet, X300 Ultra tampil sebagai salah satu ponsel paling ambisius Vivo di kelas premium.

Exit mobile version