Vivo V70 Elite Membongkar Kelemahan Galaxy A57, Telefoto 50 MP Dan Selfie 50 MP Membuatnya Unggul

Vivo V70 Elite dan Samsung Galaxy A57 sama-sama menempati kelas menengah atas, tetapi arah pengembangan kameranya terlihat berbeda sejak awal. Samsung membawa kekuatan pemrosesan gambar yang selama ini menjadi identitas lini Galaxy, sedangkan Vivo menekan spesifikasi kamera agar lebih agresif untuk fotografi langsung.

Jika fokusnya adalah memilih ponsel dengan kamera paling lengkap di kelas ini, data spesifikasi memberi gambaran yang cukup tegas. Vivo V70 Elite tampil lebih menonjol karena membawa telefoto khusus dan kamera depan yang jauh lebih tinggi resolusinya.

Kamera utama sama, tetapi karakter hasil bisa berbeda

Kedua ponsel sama-sama memakai kamera utama 50 MP. Meski begitu, sumber referensi menyebut sensor utama Vivo memiliki aperture lebih lebar, yang umumnya membantu saat cahaya mulai turun dan efek bokeh alami dibutuhkan.

Dalam praktiknya, aperture yang lebih lebar bisa membuat cahaya masuk lebih banyak. Hasilnya, foto malam berpotensi terlihat lebih stabil tanpa harus terlalu bergantung pada pemrosesan yang agresif.

Samsung tetap punya kartu kuat di sisi pengolahan gambar. Reputasi Galaxy A series selama ini sering dikaitkan dengan warna yang rapi, kontras yang konsisten, dan hasil foto yang siap dibagikan tanpa banyak penyuntingan.

Ultrawide jadi area yang dimenangkan Samsung

Perbedaan paling jelas muncul di kamera ultrawide. Samsung Galaxy A57 memakai sensor 12 MP dengan sudut pandang 123 derajat, sedangkan Vivo V70 Elite hanya membawa sensor 8 MP.

Untuk pemotretan lanskap, gedung, atau foto grup di ruangan sempit, Galaxy A57 punya keuntungan praktis. Sudut pandang yang lebih lebar memberi ruang tangkapan lebih besar dalam satu frame.

Namun, kualitas ultrawide tidak hanya ditentukan oleh resolusi. Koreksi distorsi, konsistensi warna, dan kecocokan dengan kamera utama juga sangat berpengaruh pada hasil akhirnya.

Telefoto membuat Vivo unggul jauh

Di kelas menengah, kamera telefoto masih belum umum. Karena itu, keberadaan sensor telefoto 50 MP pada Vivo V70 Elite menjadi pembeda yang sangat besar.

Galaxy A57 tidak memiliki lensa telefoto khusus. Samsung justru menambahkan kamera makro 5 MP sebagai kamera ketiga, yang dalam banyak skenario terasa kurang relevan bagi pengguna yang sering memotret portrait atau objek dari jarak menengah.

Berikut ringkasan fungsi kamera ketiga pada kedua perangkat:

  1. Vivo V70 Elite: telefoto 50 MP untuk zoom yang lebih bersih.
  2. Samsung Galaxy A57: makro 5 MP untuk jarak dekat, tetapi manfaatnya lebih terbatas.
  3. Kebutuhan harian: telefoto biasanya lebih berguna untuk portrait, detail, dan zoom dibanding makro.

Artikel referensi juga menilai telefoto Vivo mampu memberi detail tinggi, warna alami, dan rentang dinamis yang lebih luas. Untuk pengguna yang mengejar fleksibilitas kamera belakang, fitur ini layak menjadi pertimbangan utama.

Selfie dan video call ikut memperlebar jarak

Vivo V70 Elite membawa kamera depan 50 MP, sementara Samsung Galaxy A57 hanya 12 MP. Perbedaan megapiksel memang tidak otomatis menentukan hasil, tetapi spesifikasi lain pada Vivo juga terlihat lebih kuat.

Sumber referensi menyebut kamera depan Vivo punya sensor yang lebih besar dan aperture yang lebih lebar. Kombinasi itu biasanya membantu selfie tampil lebih terang, lebih tajam, dan lebih stabil dalam kondisi cahaya yang tidak ideal.

Ini penting bagi pengguna yang sering melakukan video call, membuat konten singkat, atau memotret selfie di malam hari. Dalam skenario tersebut, Vivo tampak jauh lebih siap di atas kertas.

Performa ikut mendukung kualitas kamera

Kualitas kamera tidak berdiri sendiri karena chipset dan kecepatan pemrosesan juga ikut memengaruhi pengalaman. Vivo V70 Elite menggunakan Snapdragon 8s Gen 3, sedangkan Samsung Galaxy A57 memakai Exynos 1680.

Berdasarkan data Geekbench 6 dari artikel referensi, Snapdragon 8s Gen 3 mencatat skor single-core 2019 dan multi-core 5570. Exynos 1680 berada di 1389 untuk single-core dan 4448 untuk multi-core.

Pada pengujian GPU compute, Snapdragon juga unggul dengan skor 11594, sementara Exynos 1680 mencatat 7924. Angka ini memberi indikasi bahwa Vivo punya ruang lebih besar untuk pemrosesan foto, preview yang mulus, dan editing yang lebih cepat.

Layar juga ikut membantu pengalaman fotografi. Panel AMOLED 6,59 inci milik Vivo diklaim mencapai 5000 nits peak brightness, sedangkan Super AMOLED 6,7 inci pada Galaxy A57 mencapai 1900 nits.

Saat memotret di luar ruangan, layar yang lebih terang memudahkan pengecekan fokus dan eksposur. Faktor ini tidak langsung menentukan kualitas kamera, tetapi sangat terasa saat dipakai harian.

Perbandingan ringkas spesifikasi kamera

AspekVivo V70 EliteSamsung Galaxy A57
Kamera utama50 MP50 MP
Ultrawide8 MP12 MP, 123°
TelefotoAda, 50 MPTidak ada
MakroTidak disebut5 MP
Kamera depan50 MP12 MP

Dari sisi daya, Vivo juga membawa baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 90W. Samsung Galaxy A57 hadir dengan baterai 5.000 mAh dan fast charging 45W, sementara harga awal yang disebut dalam sumber adalah 51,999 rupees untuk Vivo dan 56,999 rupees untuk Samsung.

Samsung tetap unggul dalam beberapa aspek seperti bodi dan perlindungan kaca, termasuk Gorilla Glass Victus+ di panel belakang. Namun untuk pembeli yang menempatkan kamera sebagai prioritas utama, Vivo V70 Elite terlihat lebih lengkap karena membawa komposisi yang lebih relevan untuk zoom, portrait, dan selfie.

Terkait