Vertu AlphaFold Hadir Dengan AI Sekretaris, Harga Fantastisnya Bikin Kaget

Vertu kembali mencoba merebut perhatian pasar ponsel premium lewat Vertu AlphaFold, perangkat layar lipat pertamanya. Yang membuatnya menonjol bukan hanya status sebagai ponsel lipat mewah, tetapi juga paket fitur AI yang ditujukan untuk eksekutif dan pengguna kelas atas.

Di tengah persaingan ponsel lipat yang makin padat, Vertu memilih jalur yang berbeda. Merek yang dulu identik dengan ponsel bertahtakan berlian ini menempatkan AlphaFold sebagai simbol kemewahan sekaligus alat kerja yang lebih personal.

AI Hermes Jadi Daya Tarik Utama

Nilai jual terbesar AlphaFold ada pada agen AI bernama Hermes. Fitur ini diposisikan sebagai asisten virtual yang bisa membantu urusan manajerial dan korporat secara lebih langsung.

Hermes dirancang untuk terhubung dengan perangkat lunak Enterprise Resource Planning atau ERP perusahaan. Sistem ini menggabungkan sinyal data bisnis ke satu dasbor, lalu menjalankan alur kerja lintas aplikasi seperti kalender, email, dan platform komunikasi.

Vertu juga memberi perhatian besar pada keamanan data. Pemrosesan informasi privat dilakukan sepenuhnya secara lokal di perangkat, sementara tugas sensitif seperti transfer dana atau pemberian wewenang kepada karyawan tetap memerlukan konfirmasi manual.

Di sisi lain, AlphaFold masih mempertahankan layanan concierge khas Vertu. Pengguna bisa mengakses bantuan manusia sungguhan lewat satu sentuhan, termasuk untuk kebutuhan seperti menyewa jet pribadi atau mencari akses VIP ke acara tertutup.

Spesifikasi Premium, Namun Ada Celah

Secara fisik, AlphaFold menawarkan beberapa komponen yang terdengar meyakinkan untuk kelas harganya. Perangkat ini membawa baterai 6.500mAh berbasis silikon-karbon dengan pengisian daya 68W.

Bagian layar juga dibuat untuk menonjolkan kesan futuristis. Panel LTPO OLED 120Hz berukuran 8,05 inci ditempatkan di bagian dalam, sementara layar luar memakai ukuran 6,53 inci.

Untuk mengurangi bekas lipatan, layar dalam dibuat menekuk dalam bentuk tetesan air atau teardrop. Engsel titanium dan serat karbonnya diklaim sanggup ditekuk hingga 650.000 kali.

Meski begitu, ada beberapa keputusan spesifikasi yang terasa kurang selaras dengan label super premium. AlphaFold masih memakai chip Snapdragon 8 Elite, bukan varian Elite Gen 5 terbaru yang disebut punya kemampuan pemrosesan AI lebih mumpuni.

Sektor kamera juga tidak sepenuhnya mengikuti kesan mewah yang dibangun Vertu. Ponsel ini membawa kamera utama 50MP dan ultrawide 50MP, tetapi kamera telefotonya hanya 5MP.

Harga yang Jelas Ditujukan ke Segmen Atas

Vertu memang tidak bermain di pasar yang mengutamakan rasio harga-ke-performa. AlphaFold dijual mulai dari USD 6.880 untuk varian standar dengan balutan kulit sapi.

Ada pula edisi kulit buaya Italia yang dipasarkan seharga USD 8.800. Untuk varian tertinggi, Vertu menyiapkan model dengan pola “Cloud de Paris”, lapisan emas Himalaya Gold IV, dan taburan berlian murni dengan harga USD 46.800.

Rentang harga itu memperlihatkan posisi AlphaFold sebagai produk yang lebih menekankan eksklusivitas daripada efisiensi teknis. Dalam paket yang sama, Vertu menggabungkan desain lipat, layanan concierge, dan AI korporat untuk menarik pembeli yang ingin ponsel sekaligus akses layanan kelas atas.

Source: inet.detik.com
Exit mobile version