Masalah baru menimpa sejumlah ponsel Google Pixel setelah pembaruan keamanan rilisan Maret dipasang. Banyak pengguna melaporkan perangkat mereka gagal masuk ke layar utama dan berhenti di logo “G” Google sebelum mengulang proses booting tanpa akhir.
Keluhan ini muncul di beberapa generasi Pixel, sehingga masalahnya tidak terlihat sebagai kasus tunggal. Pada tahap awal, sebagian perangkat masih bereaksi saat dihubungkan ke charger, tetapi layar tetap kembali gelap setelah menampilkan logo Google dan tidak pernah masuk ke lock screen.
Gejala yang muncul di banyak laporan
Laporan pengguna yang beredar di Reddit dan kemudian disorot Android Authority menunjukkan pola gangguan yang mirip. Ponsel cenderung masuk bootloop, lalu berhenti di logo “G” dan gagal melanjutkan proses start-up seperti biasa.
Berikut gejala yang paling sering disebut oleh pemilik perangkat terdampak:
- Ponsel berhenti di logo “G” saat dinyalakan.
- Layar menjadi hitam lalu mengulang booting.
- Perangkat tidak masuk ke lock screen.
- Sebagian unit tidak merespons saat hanya memakai daya baterai.
- Ada yang menampilkan pesan “Cannot load Android system and data corrupt.”
Salah satu pengguna menyebut Pixel 8 miliknya tidak menunjukkan respons saat tidak tersambung ke pengisi daya. Saat charger dipasang, perangkat memang hidup, tetapi hanya sampai logo Google dan kemudian kembali mati sebelum sempat masuk ke sistem.
Keluhan serupa juga muncul pada Pixel 10 XL setelah pembaruan yang sama. Bahkan, ada laporan Pixel 10 menampilkan pesan yang mengarah pada kerusakan data sistem Android, yang memperkuat dugaan bahwa gangguan ini berkaitan dengan proses pemuatan sistem operasi.
Update Maret mulai disebut sebagai pemicu
Sejauh ini, banyak laporan mengarah pada pembaruan keamanan Maret sebagai titik awal masalah. Meski begitu, belum ada kepastian resmi mengenai model mana yang paling terdampak atau apakah penyebabnya murni berasal dari update tersebut.
Android Central melaporkan adanya utas panjang di Google Issue Tracker yang membahas gangguan ini. Jejak diskusi itu membuat dugaan bahwa Google sudah mengetahui masalah yang sedang dialami sebagian pengguna Pixel.
Meski perhatian publik sudah mengarah ke sana, belum ada jadwal pasti untuk perbaikan resmi. Kondisi ini membuat pemilik Pixel yang terdampak harus menunggu patch lanjutan sambil mencari langkah sementara agar perangkat tetap bisa digunakan.
Model yang terdampak dan reaksi pengguna
Laporan yang muncul tidak hanya datang dari satu lini perangkat. Sejumlah pengguna Pixel generasi baru ikut mengeluhkan kondisi serupa, dan hal itu membuat isu ini mendapat sorotan lebih luas di komunitas Android.
Beberapa pengguna juga menilai masalah ini terasa lebih mengganggu karena muncul setelah pembaruan yang seharusnya membawa peningkatan keamanan. Dalam praktiknya, update yang sama justru dikaitkan dengan perangkat yang tidak lagi bisa masuk ke sistem, sehingga fungsi dasar ponsel ikut terhenti.
Situasi tersebut memperburuk reputasi pembaruan terbaru Pixel, apalagi sebelumnya sejumlah pengguna juga melaporkan gangguan lain setelah update yang berbeda. Dengan kata lain, bootloop yang muncul kali ini menambah daftar keluhan yang sudah lebih dulu ramai dibicarakan.
Keluhan lain yang ikut membayangi Pixel
Sebelum isu berhenti di logo “G” ini mencuat, pemilik Pixel sudah lebih dulu mengeluhkan problem lain. Android Central mencatat adanya laporan terkait masalah grafis, gangguan pada always-on display, hingga ponsel yang membeku beberapa kali dalam sehari.
Gangguan seperti layar berkedip dan freeze juga masih dibahas oleh sebagian pengguna sejak peluncuran perangkat. Karena itu, kemunculan bootloop setelah update Maret menjadi sorotan tambahan yang membuat situasi Pixel kian rumit di mata pengguna.
Langkah sementara yang dicoba pengguna
Hingga kini belum ada solusi resmi yang dikonfirmasi bisa menyelesaikan semua kasus. Namun, sejumlah pengguna mencoba beberapa langkah darurat sambil menunggu kabar perbaikan dari Google.
Langkah yang paling sering dicoba antara lain:
- Menyambungkan ponsel ke charger lalu menyalakannya kembali.
- Masuk ke Fastboot Mode untuk mengecek apakah perangkat masih merespons.
- Mencoba Safe Mode jika opsi itu masih dapat diakses.
- Memantau Google Issue Tracker dan forum dukungan resmi.
- Menghindari factory reset sebelum ada kepastian, terutama jika data belum dicadangkan.
Pada beberapa perangkat, Safe Mode sempat membantu, tetapi hasilnya tidak konsisten. Ada pula pengguna yang bisa masuk ke Fastboot Mode, namun upaya menyalakan perangkat dari sana tetap tidak berhasil membawa ponsel keluar dari bootloop.
Langkah-langkah tersebut lebih tepat disebut sebagai upaya darurat, bukan solusi final. Jika masalah memang berasal dari pembaruan sistem, perbaikan paling aman tetap menunggu pembaruan resmi dari Google agar perangkat kembali normal tanpa risiko kehilangan data.
Untuk saat ini, perhatian utama pengguna Pixel terdampak tertuju pada pembaruan berikutnya dari Google. Selama belum ada patch resmi yang dirilis, laporan ponsel yang berhenti di logo “G” setelah update Maret diperkirakan masih akan terus bermunculan di forum dan kanal dukungan teknis.







