Tecno Camon 50 Dibanderol Rp 3,8 Jutaan, Kamera Sony Dan Baterai 6.500 mAh Bikin Lawan Kepanasan

Author: Qoo Media

Tecno Camon 50 4G hadir sebagai ponsel kelas menengah yang menonjol lewat kombinasi kamera, layar, dan daya tahan baterai. Dengan harga mulai Rp 3 jutaan, perangkat ini dibangun untuk pengguna yang mencari kamera tajam dan baterai besar tanpa harus naik ke kelas premium.

Dalam pengujian beberapa hari, Tecno Camon 50 memperlihatkan karakter yang cukup lengkap untuk kebutuhan harian. Ponsel ini tidak hanya mengandalkan spesifikasi, tetapi juga membawa fitur yang biasanya jarang muncul di kelas harga tersebut, termasuk ketahanan air dan debu yang tinggi.

Desain ringkas dengan kesan premium

Tecno merancang Camon 50 dengan bodi yang relatif tipis, hanya 7,53 mm, dan bobot sekitar 179 gram. Format ini membuatnya tetap nyaman dipakai lama dan tidak cepat terasa berat saat digenggam.

Varian yang diuji hadir dalam warna Malachite Green. Bagian belakang memakai material plastik dengan finishing matte yang halus, sehingga terlihat rapi dan tidak mudah meninggalkan sidik jari.

Desain belakangnya mengusung lekukan lembut yang memberi kesan lebih dinamis, sementara frame flat membuat tampilannya terasa modern. Modul kamera belakang dibuat sederhana, namun tetap menjaga kesan elegan.

Yang paling mencolok justru ada pada ketangguhannya. Camon 50 membawa sertifikasi IP68/IP69K dan standar militer MIL-STD-810H, sehingga tahan debu, tahan air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit, serta sanggup menghadapi semburan air bertekanan tinggi.

Layar AMOLED 144 Hz yang terang

Di bagian depan, Camon 50 memakai layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K atau 1208 x 2644 piksel. Refresh rate 144 Hz membuat animasi terasa mulus, termasuk saat menggulir media sosial atau bermain gim ringan.

Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 4.500 nit, dengan dukungan HDR dan ProXDR. Kondisi ini membantu layar tetap terbaca saat dipakai di bawah sinar matahari langsung.

Bezel yang tipis, sekitar 1,75 mm, membuat rasio screen-to-body mencapai 89,4 persen. Layar juga dilindungi Corning Gorilla Glass dan didukung touch sampling rate 2.800 Hz untuk respons sentuh yang cepat.

Tecno turut menyematkan stereo speaker dengan Dolby Atmos. Suaranya terdengar cukup lantang dan jernih, sehingga nyaman untuk menonton video atau bermain gim.

Kamera jadi daya tarik utama

Sektor kamera menjadi nilai jual paling besar pada Camon 50. Ponsel ini memakai kamera utama 50MP Sony LYT-700C dengan sensor 1/1.56 inci, aperture f/1.8, OIS, dan PDAF.

Kamera utamanya menghasilkan foto yang tajam saat cahaya cukup. Warna terlihat natural dan dynamic range tergolong luas, sementara mode SuperNight membantu menjaga detail saat memotret dalam kondisi gelap.

Kehadiran OIS membuat hasil foto malam dan jepretan handheld lebih stabil. Di sisi lain, kamera ultrawide 8MP dengan sudut pandang 112 derajat tergolong memadai, meski hasil di bagian tepi masih sedikit soft.

Untuk selfie, Camon 50 membawa kamera depan 32MP. Hasilnya cukup tajam untuk foto wajah dan video call, termasuk saat dipakai pada mode portrait.

Fitur berbasis AI juga menjadi salah satu pembeda. Ada AI 60x Superzoom, Glare Remover, Shadow Remover, hingga AI Photo Editor yang bisa mengubah foto statis menjadi 3D atau menghapus objek tertentu.

Tecno juga menyediakan Aqua Mode untuk merekam video di bawah air hingga kedalaman 2 meter. Fitur ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering bepergian atau membutuhkan perangkat yang lebih fleksibel.

Performa harian cukup kuat

Di sektor performa, Camon 50 ditenagai MediaTek Helio G200 Ultimate berfabrikasi 6nm. Chip ini dipadukan dengan RAM 8GB yang bisa diperluas secara virtual hingga 16GB, serta penyimpanan UFS 2.2 128GB.

Skor AnTuTu yang dicatat berada di kisaran 578.973 poin. Angka ini menempatkan Camon 50 sebagai perangkat yang masih nyaman untuk multitasking berat dan game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, serta Genshin Impact pada pengaturan medium.

Pengujian lain menunjukkan hasil Geekbench single core 733, multi core 1.849, dan PCMark 9.341. Untuk menjaga suhu, Tecno memakai sistem pendingin 12-layer graphite dengan area pendingin 13.828 mm².

HiOS 16 dan fitur AI terasa menonjol

Camon 50 menjalankan HiOS 16 berbasis Android 16 dengan tampilan yang terasa lebih bersih dan lancar. Tecno juga menjanjikan 3 generasi pembaruan OS dan 5 tahun security patch.

Asisten AI Ella hadir sejak proses awal pengaturan perangkat. Sistem ini memandu pengguna secara percakapan, mulai dari pemilihan bahasa hingga koneksi WiFi dan login akun.

Di penggunaan harian, Ella bisa membantu menjawab perintah suara, merangkum video YouTube, membaca serta membalas pesan WhatsApp secara hands-free, dan mengelola beberapa tugas dasar. Ada pula AI Studio di Galeri untuk menghapus objek, memperluas gambar, dan mengubah latar belakang.

Baterai besar jadi salah satu kekuatan utama

Camon 50 membawa baterai 6.500 mAh dengan klaim daya tahan yang tinggi. Dalam penggunaan campuran, baterainya disebut mampu bertahan hingga 10 jam screen-on time, sedangkan untuk pemakaian ringan bisa mencapai 2 hari.

Pada pengujian PCMark, baterainya mencatat 23 jam 38 menit. Angka ini memperkuat kesan bahwa perangkat ini memang dirancang untuk penggunaan panjang tanpa sering mencari colokan.

Pengisian dayanya mendukung 45W Super Charge dengan estimasi 0-100 persen sekitar 70-80 menit. Ada juga fitur bypass charging untuk bermain gim sambil mengisi daya, plus reverse charging yang berguna dalam situasi tertentu.

Harga varian 8/128 GB disebut berada di Rp 3,8 jutaan, tergantung promo yang berlaku. Di kelas ini, Camon 50 tampil sebagai opsi menarik bagi pengguna yang memprioritaskan kamera, baterai, layar, dan ketahanan bodi dalam satu perangkat.

Source: inet.detik.com
Terbaru