StepX Neo, HP Agentic AI Pertama dari China yang Bisa Kerja Sendiri

Author: Qoo Media

Perusahaan AI asal China, StepFun, baru saja memperkenalkan StepX Neo, sebuah smartphone yang disebut sebagai ponsel agentic AI pertama di dunia. Perangkat ini tidak hanya menjawab perintah, tetapi juga bisa menjalankan rangkaian tugas sendiri sampai selesai.

Keunggulan itu membuat StepX Neo berbeda dari smartphone lain yang sudah dibekali AI. Pengguna cukup memberi satu instruksi, lalu sistem akan menghubungkan aplikasi dan layanan yang dibutuhkan tanpa harus diarahkan berulang kali.

AI yang bekerja dari satu perintah

StepFun menjelaskan bahwa StepX Neo dibekali agen AI bernama Step Amoo yang terintegrasi langsung ke sistem operasi buatan mereka, Step AOS. Agen ini bisa diajak berbicara seperti chatbot biasa, tetapi untuk tugas inti disebut dapat bekerja secara offline tanpa koneksi internet terus-menerus.

Contoh tugasnya cukup konkret. Pengguna bisa meminta AI mencarikan tiket pesawat atau memesan restoran, lalu sistem akan mengerjakan langkah-langkah yang diperlukan hingga tugas selesai.

Belajar dari kebiasaan pengguna

Step Amoo juga dirancang untuk mempelajari kebiasaan pengguna dari waktu ke waktu. Jika seseorang sering memesan penerbangan dengan aturan tertentu, seperti boleh membawa hewan peliharaan, AI akan memprioritaskan pilihan serupa pada pencarian berikutnya.

Untuk pemesanan restoran, agen AI ini juga disebut dapat memilih tempat yang paling sering dikunjungi pengguna. Dengan pendekatan itu, StepFun ingin membuat ponsel terasa lebih memahami kebutuhan pemiliknya.

Fitur Utama Kemampuan Catatan
Step Amoo Agen AI yang menjalankan tugas secara mandiri Terintegrasi ke Step AOS
Offline untuk tugas inti Bisa bekerja tanpa koneksi internet terus-menerus Tetap bisa diajak berbicara seperti chatbot
Adaptif Mempelajari kebiasaan pengguna Memprioritaskan preferensi yang sering dipakai

Dirancang untuk perjalanan dan tugas harian

StepX Neo juga membawa fitur yang ditujukan untuk pengguna yang sering bepergian ke luar negeri. Ponsel ini diklaim bisa menerjemahkan percakapan langsung, pesan singkat, panggilan telepon, hingga tulisan pada rambu jalan, menu restoran, dan poster dalam 32 bahasa, termasuk sejumlah dialek.

Selain itu, AI pada ponsel ini disebut dapat menampilkan jadwal transportasi umum, mencari acara di sekitar lokasi, serta membuka itinerary perjalanan yang tersimpan meski pengguna berada di wilayah tanpa sinyal seluler.

Untuk kebutuhan perjalanan internasional, StepX Neo juga diklaim bisa mengisi formulir bea cukai secara otomatis dan mengingatkan jadwal check-in penerbangan.

Terhubung dengan aplikasi populer di China

Agar agen AI dapat menjalankan lebih banyak tugas, StepFun mengintegrasikan StepX Neo dengan sejumlah aplikasi populer di China, seperti Alipay, Didi, Meituan, WPS, Ctrip, dan CapCut. Integrasi ini membuat AI bisa memanfaatkan layanan yang sudah akrab dipakai pengguna sehari-hari.

Seluruh kemampuan tersebut dijalankan melalui Step AOS, yang dibangun dengan teknologi yang disebut perusahaan sebagai atomic capability engine. Sistem ini membagi fungsi smartphone ke dalam empat kelompok, yakni komunikasi, aplikasi, file, dan alat sistem.

Step AOS juga dibekali sistem input suara dan visual bernama NUI, yang berperan besar dalam mempelajari kebiasaan pengguna. StepFun mengatakan, pendekatan ini membuat pengguna cukup menyampaikan apa yang ingin dilakukan tanpa perlu mengoperasikan ponsel secara manual.

Untuk menjaga kepercayaan pengguna, perusahaan juga membangun tiga sistem pendukung, yaitu memori, pengambilan keputusan, dan keamanan. Di sisi lain, kemampuan AI yang berjalan langsung di ponsel ditenagai Step Edge, model dasar AI yang dikembangkan agar sesuai dengan keterbatasan komputasi smartphone.

Belum ada jadwal jual dan harga

StepFun belum mengumumkan jadwal penjualan maupun harga resmi StepX Neo. Spesifikasi lengkap perangkat ini juga masih belum diungkap ke publik.

Meski begitu, perusahaan sudah menempatkan StepX Neo sebagai gabungan dari model AI, AI edge, dan perangkat keras dalam satu produk ponsel yang siap dipasarkan. Hingga sekarang, perangkat tersebut baru diperkenalkan dan belum dibagikan lebih lanjut untuk ketersediaan di pasar.

Source: tekno.kompas.com
Terbaru