
Sony Xperia 1 VIII datang membawa peningkatan yang paling terasa di kamera telefoto, performa, dan stabilitas pemakaian harian. Namun bagi pemilik Xperia 1 VII, upgrade ini belum tentu terasa wajib karena fondasi utamanya masih sangat mirip.
Sony memperkenalkan Xperia 1 VIII pada Mei 2026 sebagai penerus flagship berfokus kamera. Di sisi lain, Xperia 1 VII yang hadir pada Juni 2025 masih menawarkan karakter Xperia klasik dengan pendekatan imaging ala Alpha dan spesifikasi yang tetap kompeten.
Zoom jadi pembeda paling jelas
Perbedaan terbesar ada di bagian belakang. Xperia 1 VIII memakai tiga kamera 48 MP untuk lensa utama, ultrawide, dan periscope telefoto, sedangkan Xperia 1 VII mengandalkan kamera utama 48 MP, ultrawide 48 MP, dan telefoto variabel 12 MP.
Xperia 1 VII punya keunikan yang sulit dicari tandingannya karena lensa telefoto bergerak dengan zoom optik fisik kontinu 3,5x hingga 7,1x atau 85 mm sampai 170 mm. Fleksibilitas itu menarik untuk penggemar fotografi manual, tetapi sensor telefoto 1/3,5 inci membuat kompromi kualitas tetap ada.
Sony mengambil arah berbeda pada Xperia 1 VIII. Mekanisme lensa bergerak dilepas dan diganti telefoto periscope 48 MP dengan sensor 1/1,56 inci yang jauh lebih besar.
Pendekatan baru ini membuat Xperia 1 VIII lebih kuat untuk zoom dalam kondisi minim cahaya. Hasilnya ditujukan untuk foto zoom yang lebih bersih, kualitas telefoto yang lebih stabil, dan pengalaman yang lebih mudah bagi pengguna umum.
Sony juga menambahkan RAW multi-frame processing pada model baru. Selain itu, AI Camera Assistant hadir eksklusif di Xperia 1 VIII untuk memberi saran lensa, tone, dan efek depth sesuai adegan.
Performa naik, tetapi perubahannya tetap terukur
Di sektor dapur pacu, Xperia 1 VIII memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan GPU Adreno 840. Xperia 1 VII masih menggunakan Snapdragon 8 Elite dan GPU Adreno 830.
Peningkatan itu juga terlihat pada hasil benchmark. Data Nanoreview menunjukkan Xperia 1 VIII mencatat skor AnTuTu sekitar 3.842.882, unggul sekitar 14 persen atas Xperia 1 VII yang berada di kisaran 2.994.112. Di Geekbench, model baru meraih sekitar 3.522 untuk single-core dan 9.923 untuk multi-core.
Xperia 1 VII mencatat sekitar 3.094 untuk single-core dan 9.293 untuk multi-core. Selisih ini terasa penting untuk game berat dan sesi pemakaian panjang, terutama karena Xperia 1 VIII disebut lebih konsisten menjaga frame rate.
Sony juga menambah vapor chamber yang ditingkatkan dan arsitektur GPU baru untuk menekan throttling. Meski begitu, Xperia 1 VII belum tertinggal jauh untuk kebutuhan harian seperti multitasking, konsumsi media, dan penggunaan umum.
Layar, bodi, dan perlindungan masih satu keluarga
Kedua ponsel sama-sama memakai panel LTPO AMOLED 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi 1080 x 2340. Keduanya juga mempertahankan format Xperia yang tinggi dan relatif ringkas, dengan fokus pada akurasi warna untuk konsumsi media dan kebutuhan kreator.
Perbedaan layar paling terasa ada di tingkat kecerahan. Xperia 1 VIII mencapai puncak 1.510 nits dalam mode otomatis, sedikit di atas Xperia 1 VII yang berada di 1.475 nits.
Secara fisik, Xperia 1 VII lebih ringan dan tipis dengan bobot 197 gram serta ketebalan 8,2 mm. Xperia 1 VIII berbobot 200 gram dan tebal 8,3 mm karena membawa modul kamera internal yang ditingkatkan.
Material premium tetap dipertahankan di kedua generasi. Sony masih memakai Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan, kaca belakang bertekstur, dan frame aluminium dengan sentuhan taktil.
Perlindungan bodi justru menjadi salah satu nilai tambah model baru. Xperia 1 VIII mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, sedangkan Xperia 1 VII hadir dengan IP65 dan IP68.
Baterai sama, efisiensi yang membedakan
Kapasitas baterai keduanya sama-sama 5.000 mAh. Dukungan pengisian juga serupa, yaitu 30W wired charging, 15W wireless charging, dan reverse wireless charging.
Meski kapasitas dan kecepatan isi ulang tidak berubah, daya tahan Xperia 1 VIII disebut lebih baik berkat chipset yang lebih hemat dan panel LTPO yang lebih optimal. Bypass charging juga tercantum pada Xperia 1 VIII dalam daftar spesifikasi.
Penyempurnaan struktur pendingin turut membantu saat pengisian dan beban kerja berat. Efeknya bukan hanya pada stabilitas performa, tetapi juga pada pengendalian panas yang lebih baik.
Untuk sistem operasi, keduanya sama-sama berada di Android 16. Itu berarti alasan upgrade tidak terletak pada versi software dasar, melainkan pada kamera, performa, dan ketahanan bodi.
Pada akhirnya, pilihan upgrade sangat bergantung pada pola penggunaan. Jika Xperia 1 VII masih cukup untuk fotografi santai, menonton, dan tugas harian, loncatan ke Xperia 1 VIII mungkin tidak terasa dramatis.
Sebaliknya, pengguna yang membutuhkan telefoto lebih kuat, performa gaming yang lebih stabil, dan bantuan AI untuk fotografi akan menemukan peningkatan yang lebih jelas di Xperia 1 VIII. Model lama tetap relevan, tetapi model baru terasa lebih matang untuk pemakaian yang menuntut zoom, kecepatan, dan kontrol kamera yang lebih praktis.
Source: tech.sportskeeda.com




