Kamera smartphone selama ini dikenal sebagai salah satu fitur yang paling cepat menguras baterai. Kondisi itu makin terasa saat ponsel dipakai merekam video beresolusi tinggi, karena sensor harus bekerja keras dan memproses gambar secara real time.
Peluang untuk membuat kamera HP lebih irit baterai kini datang dari kerja sama Sony dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company atau TSMC. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengembangkan sensor kamera generasi baru yang lebih efisien, khususnya untuk smartphone.
Fokus pada sensor generasi berikutnya
Sony mengonfirmasi bahwa kemitraan dengan TSMC memang ditujukan untuk pengembangan sensor gambar generasi berikutnya untuk kamera smartphone. Perwakilan Sony menyebut kerja sama itu dimulai dari aplikasi untuk kamera ponsel, lalu nantinya bisa diperluas ke teknologi AI fisik lain seperti robotika dan otomotif.
Selama ini, Sony merancang dan memproduksi sensor kameranya secara mandiri di Jepang. Lewat kerja sama baru ini, Sony akan memanfaatkan teknologi fabrikasi chip TSMC yang lebih modern untuk memproduksi sensor kamera generasi berikutnya.
Dalam skema itu, Sony akan lebih fokus pada desain dan teknologi sensor kamera. Sementara itu, TSMC akan menangani proses produksi dengan teknologi manufaktur canggih miliknya.
Dampak paling terasa ada di konsumsi daya
Perubahan pada sisi produksi chip ini dinilai penting karena bisa membuat sensor kamera bekerja lebih efisien. Jika teknologi produksi terbaru TSMC dipakai, konsumsi daya ponsel saat kamera aktif berpotensi turun.
Artinya, kamera HP masa depan bisa menjadi tidak terlalu boros baterai meski dipakai untuk mengambil banyak foto atau merekam video dalam waktu lama. Bagi pengguna, ini berarti aktivitas fotografi dan perekaman video bisa berlangsung lebih panjang tanpa cepat membuat daya ponsel terkuras.
Efisiensi daya juga menjadi relevan karena kamera termasuk komponen yang paling aktif saat ponsel menjalankan tugas berat. Saat resolusi tinggi dipakai terus-menerus, beban kerja sensor dan pemrosesan gambar ikut meningkat.
Potensi suhu perangkat ikut turun
Selain hemat baterai, sensor kamera generasi baru hasil kerja sama Sony dan TSMC juga dinilai dapat membantu menekan suhu panas berlebih. Ini penting karena panas yang tinggi sering memengaruhi performa kamera smartphone, terutama ketika merekam video beresolusi tinggi dalam durasi panjang.
Jika suhu perangkat bisa dijaga lebih rendah, smartphone berpotensi mengalami lebih sedikit frame drop saat merekam. Hasilnya, video berkualitas tinggi bisa direkam dengan lebih stabil dan konsisten.
Kerja sama ini sudah diumumkan, tetapi belum ada kepastian kapan sensor kamera smartphone pertama dari kolaborasi Sony dan TSMC akan meluncur. Untuk saat ini, yang paling jelas adalah arah pengembangannya: kamera ponsel yang lebih efisien, lebih dingin, dan lebih siap menangani beban kerja berat.
Source: tekno.kompas.com