Produsen sensor kamera asal China, SmartSens, resmi memperkenalkan sensor baru untuk ponsel flagship bernama SC5A6XS. Sensor ini hadir dengan resolusi 50MP dan format 1 inci, dua spesifikasi yang membuatnya masuk ke jajaran komponen kamera kelas atas untuk smartphone.
Keunggulan utama sensor ini terletak pada fokusnya terhadap HDR, performa low-light, dan efisiensi daya. SmartSens menargetkan segmen ponsel premium yang kini semakin mengandalkan kualitas foto dan video dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Sensor 1 Inci yang Menarik Perhatian
Format 1 inci masih menjadi ukuran sensor yang banyak diburu produsen ponsel karena mampu menangkap cahaya lebih banyak dibanding sensor yang lebih kecil. Dalam praktiknya, ukuran ini membantu meningkatkan detail, memperkaya rentang dinamis, dan memberi peluang lebih besar untuk hasil foto yang lebih bersih.
SC5A6XS dibangun dengan proses stacked 22nm. Pendekatan ini biasanya dipakai untuk mendorong efisiensi dan integrasi yang lebih baik, sehingga sensor bisa bekerja lebih optimal dalam perangkat tipis yang punya ruang terbatas.
HDR Lebih Tinggi untuk Kondisi Ekstrem
SmartSens membekali SC5A6XS dengan teknologi Lofic HDR 3.0. Teknologi ini dirancang untuk menghadapi pencahayaan yang sangat kontras, dengan dynamic range hingga 115dB.
Angka tersebut penting karena menunjukkan kemampuan sensor menjaga detail di area terang dan gelap dalam satu frame. Untuk pengguna, hasilnya bisa berupa langit yang tidak mudah overexposed dan bayangan yang tidak tenggelam terlalu gelap.
Penerapan HDR pada sensor ini juga memakai pendekatan multi-frame dalam satu eksposur. Metode tersebut membantu mengurangi artefak gerakan yang sering muncul saat kamera menggabungkan beberapa frame pada kondisi dinamis.
Kemampuan Video yang Lebih Serius
SC5A6XS tidak hanya menonjol di foto, tetapi juga di perekaman video. Sensor ini mendukung 4K hingga 120fps dan 4K 60fps dengan HDR aktif, dua fitur yang relevan untuk ponsel flagship yang ingin bersaing di sektor video.
Dukungan ini memberi ruang lebih besar bagi produsen smartphone untuk menawarkan rekaman yang lebih mulus dan detail. Dalam pasar flagship, kemampuan video kini sering menjadi pembeda penting selain kualitas foto utama.
Lebih Sensitif di Cahaya Rendah
Dari sisi perangkat keras, SmartSens memakai ukuran piksel 1,6 mikrometer dan teknologi SFCPixel untuk meningkatkan sensitivitas cahaya. Kombinasi ini ditujukan agar sensor bisa menangkap lebih banyak cahaya saat kondisi minim pencahayaan.
Dalam materi yang dikutip detikINET dari Gizmochina, hasilnya diklaim membuat foto low-light lebih bersih dengan noise yang lebih rendah. Klaim ini sejalan dengan kebutuhan pasar ponsel premium yang terus mengejar hasil malam hari tanpa banyak kompromi pada detail.
Autofokus dan Efisiensi Daya
Agar performanya lebih konsisten, SC5A6XS mengandalkan kombinasi AllPix ADAF full-pixel dan phase detection parsial. Sistem ini diklaim membuat autofokus bekerja lebih cepat dan akurat di berbagai kondisi pencahayaan.
SmartSens juga menyebut efisiensi daya meningkat sekitar 11% saat mode HDR. Peningkatan ini penting karena pemrosesan HDR dan perekaman video biasanya menguras daya serta memicu panas lebih tinggi pada penggunaan panjang.
Status Produksi dan Potensi Pengguna
Sensor SC5A6XS saat ini sudah masuk tahap sampling. SmartSens menjadwalkan produksi massal pada kuartal II 2026.
Salah satu kandidat perangkat yang berpotensi menggunakannya adalah lini flagship Huawei, kemungkinan seri Pura berikutnya. Jika benar dipakai oleh vendor besar, posisi SmartSens di pasar sensor kelas atas bisa menjadi lebih kuat.
Poin Penting SC5A6XS
- Resolusi 50MP dengan format 1 inci.
- Proses stacked 22nm dan teknologi Lofic HDR 3.0.
- Dynamic range hingga 115dB.
- Video 4K 120fps dan 4K 60fps dengan HDR aktif.
- Piksel 1,6 mikrometer dan teknologi SFCPixel untuk low-light.
- Efisiensi daya meningkat sekitar 11% saat mode HDR.
- Masuk tahap sampling dan produksi massal dijadwalkan pada kuartal II 2026.
Masuknya SmartSens ke segmen sensor 1 inci menunjukkan persaingan yang makin ketat di pasar komponen kamera smartphone. Jika klaim HDR, low-light, dan efisiensinya terbukti saat dipakai di perangkat komersial, SC5A6XS bisa menjadi alternatif penting bagi produsen ponsel yang ingin meningkatkan kemampuan kamera tanpa bergantung sepenuhnya pada pemasok lama.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com




