Apple dikabarkan sedang menyiapkan perubahan besar pada Siri, dengan membuka akses ke lebih banyak chatbot AI pihak ketiga. Jika rumor ini benar, pengguna iPhone tidak lagi bergantung hanya pada ChatGPT saat Siri tidak bisa menjawab pertanyaan secara langsung.
Informasi itu datang dari Mark Gurman dari Bloomberg, yang selama ini dikenal punya rekam jejak kuat dalam melaporkan rencana produk Apple. Dalam laporan tersebut, perubahan ini disebut akan hadir bersama iOS 27 yang diproyeksikan diperkenalkan pada 8 Juni.
Siri menuju model yang lebih terbuka
Saat ini, integrasi AI di Siri masih terbatas dan cenderung satu arah. Ketika Siri tidak mampu memberikan jawaban yang memadai, asisten itu bisa meneruskan pertanyaan ke ChatGPT sebagai mitra yang sudah tersedia.
Rumor terbaru menyebut Apple ingin memperluas mekanisme tersebut agar Siri bisa bekerja dengan layanan AI apa pun yang mendukung sistem ekstensi. Dengan begitu, ChatGPT tidak lagi menjadi satu-satunya opsi untuk menerima pelimpahan pertanyaan dari Siri.
Perubahan ini, bila terealisasi, akan mengubah posisi Siri dari sekadar asisten suara menjadi pintu masuk ke ekosistem AI yang lebih luas. Pengguna nantinya bisa memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka, baik untuk menulis, merangkum, mencari informasi, maupun membantu pekerjaan produktivitas.
Apa yang berubah bagi pengguna iPhone
Dalam skema baru itu, pengalaman memakai Siri akan terasa lebih fleksibel. Pengguna tidak lagi terikat pada satu model AI untuk semua kebutuhan, karena pilihan layanan bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
Alur penggunaannya kemungkinan masih mirip dengan sistem saat ini. Ketika Siri menemui permintaan yang sulit dijawab, sistem dapat menawarkan atau langsung meneruskan kueri ke layanan AI yang sudah dipilih sebelumnya.
Perubahan seperti ini berpotensi membuat iPhone terasa lebih adaptif di tengah persaingan perangkat berbasis AI yang makin ketat. Apple tampaknya ingin menjadikan Siri bukan hanya asisten bawaan, tetapi juga penghubung yang mengarahkan pengguna ke berbagai layanan kecerdasan buatan modern.
Persaingan chatbot AI di iPhone bisa makin terbuka
Bila akses Siri benar-benar diperluas, peluang bagi pengembang chatbot AI lain juga ikut terbuka. Layanan seperti Google Gemini, Claude, atau platform AI lain bisa saja ikut masuk ke dalam pengalaman Siri, selama mereka menyediakan integrasi yang kompatibel.
Kondisi itu bisa menguntungkan pengguna karena pilihan layanan akan lebih beragam. Setiap penyedia AI punya kekuatan yang berbeda, mulai dari kemampuan menulis, penalaran, pencarian, hingga pemahaman konteks percakapan.
Di sisi lain, Apple tetap diperkirakan akan menjaga kendali penuh atas kualitas pengalaman pengguna. Selama ini Apple dikenal ketat dalam kurasi App Store dan cenderung memprioritaskan privasi, keamanan, serta integrasi sistem sebagai syarat utama.
Potensi perubahan model bisnis Apple
Laporan Bloomberg juga menyinggung sisi bisnis dari strategi ini. Apple disebut bisa memperoleh pendapatan dari langganan aplikasi AI yang dijual melalui App Store.
Artinya, perusahaan tidak harus bergantung pada satu kesepakatan eksklusif, seperti integrasi ChatGPT dengan OpenAI. Pola ini dinilai lebih fleksibel karena memberi ruang bagi banyak penyedia AI untuk masuk ke platform Apple sekaligus tetap menghasilkan pemasukan dari ekosistem aplikasinya.
Berikut poin utama yang disebut dalam rumor tersebut:
- Siri akan mendukung lebih banyak layanan AI pihak ketiga.
- Integrasi dilakukan melalui sistem ekstensi dalam aplikasi.
- ChatGPT tidak lagi menjadi satu-satunya opsi pelimpahan jawaban.
- Pengguna bisa memilih penyedia AI yang ingin dipakai.
- Apple berpotensi meraih pendapatan dari langganan App Store.
Tantangan teknis dan privasi masih besar
Meski terdengar menjanjikan, laporan ini masih sebatas rumor dan belum diumumkan resmi oleh Apple. Sejumlah detail penting juga belum terjawab, termasuk cara memilih AI default, batasan akses data, dan apakah semua model akan mendapat perlakuan yang sama.
Ada pula tantangan soal konsistensi pengalaman pengguna. Jika Siri menjadi gerbang ke banyak chatbot berbeda, Apple harus memastikan perpindahan antar layanan tetap cepat, jelas, dan tidak membingungkan.
Isu privasi juga hampir pasti menjadi sorotan utama. Apple selama ini kerap menekankan pemrosesan data yang aman, sehingga integrasi dengan banyak penyedia AI akan menuntut standar transparansi dan kontrol yang lebih ketat.
Mengapa perubahan ini penting untuk ekosistem Apple
Rumor ini memperlihatkan arah baru strategi AI Apple yang cenderung lebih realistis dan terbuka. Alih-alih memaksakan satu solusi tunggal, Apple diduga memilih memberi keleluasaan kepada pengguna untuk menentukan layanan AI yang paling sesuai.
Jika benar diterapkan, langkah ini bisa mengubah cara pengguna memandang Siri. Asisten bawaan Apple tidak lagi berdiri sebagai jalur tunggal, melainkan sebagai penghubung utama yang mengarahkan permintaan ke berbagai mesin AI sesuai kebutuhan dan konteks percakapan.
