Setelah Lama Ditahan Regulasi, Galaxy Watch Akhirnya Bisa Pantau Tekanan Darah di AS, Tapi Ada Syarat yang Tak Bisa Diabaikan

Samsung akhirnya mengaktifkan fitur pemantauan tekanan darah pada Galaxy Watch untuk pengguna di Amerika Serikat. Kehadiran fitur ini menjadi kabar penting bagi pemilik smartwatch Samsung, terutama karena fungsi tersebut sudah lebih dulu tersedia di banyak negara lain dan sempat lama tertahan di pasar AS.

Peluncuran ini dilakukan bertahap, sehingga tidak semua pengguna akan langsung melihat fitur muncul di perangkat mereka pada waktu yang sama. Samsung juga menegaskan bahwa fitur ini berfungsi sebagai alat pemantauan kebugaran, bukan perangkat untuk diagnosis medis.

Fitur kesehatan yang lama dinantikan

Galaxy Watch kini menambah daftar kemampuan kesehatannya dengan pemantauan tekanan darah yang mulai tersedia di AS. Berdasarkan laporan SammyGuru, distribusi pembaruan dimulai pada akhir Maret dan terus digulirkan secara bertahap ke perangkat yang memenuhi syarat.

Kehadiran fitur ini memperluas nilai Galaxy Watch di tengah persaingan smartwatch yang semakin kuat di pasar wearable kesehatan. Bagi Samsung, langkah ini juga menutup penantian panjang pengguna yang selama ini hanya bisa menunggu kebijakan regulasi berubah.

Perangkat yang mendukung

Samsung menyebut fitur tekanan darah ini tersedia untuk Galaxy Watch 4 dan model yang lebih baru. Namun, dukungan perangkat keras saja belum cukup karena pengguna juga perlu memakai ponsel Galaxy yang kompatibel.

Syarat sistem operasinya mencakup Android 12 dengan One UI 4 atau versi yang lebih tinggi. Selain itu, aplikasi Samsung Health Monitor wajib terpasang agar fitur bisa diakses dan hasil pengukuran bisa disinkronkan.

Syarat penggunaan yang harus dipenuhi

Fitur ini tidak bisa langsung digunakan setelah jam tangan dikenakan pertama kali. Pengguna harus melakukan kalibrasi awal agar sistem dapat mengenali pola pengukuran dan menghasilkan estimasi tekanan darah yang bisa dibaca di layar.

Berikut syarat utama yang perlu dipenuhi sebelum fitur aktif:

  1. Galaxy Watch 4 atau model yang lebih baru.
  2. Ponsel Galaxy yang kompatibel.
  3. Android 12 dengan One UI 4 atau lebih tinggi.
  4. Aplikasi Samsung Health Monitor terpasang.
  5. Tensimeter manset lengan atas untuk kalibrasi awal.

Syarat terakhir menjadi komponen paling krusial karena tanpa pembanding dari alat manset tradisional, jam tangan tidak dapat menghitung estimasi tekanan darah dari pergelangan tangan.

Cara kerja pengukuran

Samsung tidak menempatkan Galaxy Watch sebagai pengganti alat medis standar. Sistemnya menggunakan hasil kalibrasi awal sebagai dasar, lalu sensor pada jam tangan membantu memperkirakan tekanan darah pengguna dari pergelangan tangan.

Setelah pengaturan awal selesai, perangkat dapat menampilkan tekanan sistolik dan diastolik. Data denyut jantung juga ikut tersedia, baik di jam tangan maupun melalui aplikasi Samsung Health Monitor pada ponsel yang terhubung.

Untuk menjaga akurasi, Samsung mewajibkan kalibrasi ulang setiap 28 hari. Proses ini harus dilakukan lagi menggunakan manset lengan atas yang sama seperti saat kalibrasi pertama.

Batasan penggunaan yang perlu dipahami

Samsung menegaskan fitur ini hanya ditujukan untuk pemantauan kebugaran umum. Perusahaan tidak mengarahkan fitur tersebut untuk diagnosis, pencegahan, atau pengobatan kondisi medis.

Batasan ini sejalan dengan ketatnya aturan regulasi kesehatan di Amerika Serikat. Karena itu, pengguna perlu memahami bahwa hasil pengukuran dari wearable bersifat estimasi dan bukan pengganti pemeriksaan klinis oleh tenaga medis.

Mengapa peluncuran ini penting

Kehadiran fitur tekanan darah di AS membuat Galaxy Watch semakin kompetitif di segmen perangkat kesehatan digital. Selama ini, smartwatch Samsung sudah menawarkan pemantauan tidur, detak jantung, komposisi tubuh, dan pada model tertentu ECG.

Tambahan fitur tekanan darah bisa memperkuat posisi Galaxy Watch sebagai perangkat pemantau kesehatan harian. Dalam konteks pasar wearable, kelengkapan sensor kesehatan sekarang sering menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian.

Apa saja manfaatnya bagi pengguna

Fitur ini tetap punya nilai praktis meski bukan alat medis. Pengguna bisa memantau tren tekanan darah dari waktu ke waktu dan mengaitkannya dengan pola tidur, aktivitas fisik, serta kondisi tubuh harian.

Manfaat tersebut bisa makin terasa bagi pengguna yang ingin melihat perubahan tekanan darah secara rutin tanpa harus selalu melakukan pengukuran manual. Meski begitu, hasil tetap perlu dibaca dengan hati-hati dan tidak dijadikan satu-satunya acuan kesehatan.

Ringkasan fitur tekanan darah Galaxy Watch

AspekKeterangan
PerangkatGalaxy Watch 4 dan yang lebih baru
Ponsel pendukungPonsel Galaxy yang kompatibel
Sistem minimumAndroid 12 dengan One UI 4 atau lebih tinggi
Aplikasi wajibSamsung Health Monitor
KalibrasiMenggunakan tensimeter manset lengan atas
Frekuensi kalibrasi ulangSetiap 28 hari
Fungsi utamaPemantauan kebugaran, bukan diagnosis medis

Peluncuran bertahap di AS menunjukkan Samsung masih berhati-hati dalam membawa fitur kesehatan tingkat lanjut ke pasar dengan regulasi ketat. Bagi pengguna yang memenuhi syarat, fitur ini menambah alasan untuk melihat Galaxy Watch bukan hanya sebagai smartwatch, tetapi juga sebagai alat pemantau kesehatan harian yang makin lengkap.

Terkait