Samsung Tutup Celah Font Di One UI, zFont 3 Kini Tak Lagi Bisa Menyusup

Samsung kini memperketat sistem font di One UI dan langkah ini langsung memukul pengguna yang terbiasa memasang font kustom lewat aplikasi pihak ketiga. Perubahan tersebut mulai terlihat pada One UI 8.5 dan pembaruan yang membawa patch keamanan edisi Maret, sehingga jalur tidak resmi yang selama ini dipakai zFont 3 tak lagi berjalan seperti sebelumnya.

Bagi pengguna Galaxy, perubahan ini berarti font yang sebelumnya masih bisa dipasang lewat celah sistem kini tidak dapat dipilih atau digunakan. Samsung tetap menyediakan font bawaan dan opsi resmi melalui Galaxy Store, tetapi akses untuk menambahkan font dari aplikasi luar kini makin dibatasi.

Samsung menutup celah yang lama dimanfaatkan aplikasi pihak ketiga

Samsung selama ini hanya menampilkan beberapa font bawaan di perangkat Galaxy. Jika pengguna ingin pilihan lain, perusahaan mengarahkan unduhan melalui Galaxy Store, baik yang gratis maupun berbayar.

Di luar jalur resmi itu, zFont 3 dan aplikasi serupa memanfaatkan celah sistem agar font kustom bisa muncul di menu pemilihan font One UI. Cara ini populer karena memberi alternatif gratis tanpa harus bergantung pada toko resmi Samsung.

Laporan dari pengguna Galaxy S25 yang mencoba beta kedelapan One UI 8.5 menunjukkan celah tersebut sudah ditutup. Temuan serupa juga muncul di perangkat Galaxy lain yang telah menerima patch keamanan Maret, menurut laporan PiunikaWeb, Reddit, dan XDA Developers.

Apa yang berubah setelah pembaruan

Perubahan ini tidak sekadar membuat font pihak ketiga sulit dipasang. Dalam banyak kasus, font yang sudah pernah dipakai lewat zFont 3 juga tidak lagi bisa dipilih kembali setelah pengguna berpindah ke font bawaan Samsung atau font resmi dari Galaxy Store.

Saat font dari zFont 3 dipilih, sistem menampilkan peringatan “This font is not supported. Contact the font provider. Uninstall this font?” Setelah itu, pengguna hanya diberi dua pilihan, yaitu Cancel dan Delete.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa Samsung tidak hanya memperketat tampilan menu font, tetapi juga memblokir mekanisme yang sebelumnya dipakai aplikasi pihak ketiga untuk menyisipkan font ke antarmuka One UI. Konfirmasi serupa datang dari pihak zFont 3 melalui Reddit, yang menyebut aplikasi itu sudah tidak kompatibel dengan perangkat lunak terbaru Samsung.

Dampak langsung bagi pengguna Galaxy

Langkah Samsung paling terasa bagi pengguna yang terbiasa mempersonalisasi tampilan tanpa membeli font resmi. Pada One UI, font bukan sekadar elemen visual, karena font memengaruhi kenyamanan membaca notifikasi, menu sistem, hingga tampilan aplikasi bawaan.

Bagi sebagian pengguna, hilangnya akses ke font pihak ketiga terasa seperti pembatasan opsi. Namun dari sisi produsen, pengetatan ini bisa dibaca sebagai upaya menjaga stabilitas antarmuka, konsistensi tampilan, dan kompatibilitas sistem setelah pembaruan.

Jalur font tidak resmi memang sering memberi keleluasaan lebih besar, tetapi juga membawa risiko teknis. Pada versi perangkat lunak yang lebih baru, font dari sumber tak resmi berpotensi memicu masalah tampilan, konflik antarmuka, atau hasil yang tidak konsisten di sejumlah menu sistem.

Perangkat yang dilaporkan terdampak

Berikut kondisi yang dilaporkan setelah pembaruan diterapkan:

  1. Pengguna Galaxy S25 dengan beta One UI 8.5 tidak lagi bisa memakai font dari zFont 3.
  2. Pengguna perangkat Galaxy lain dengan patch keamanan Maret mengalami gejala yang sama.
  3. Font pihak ketiga masih dapat terlihat di beberapa kasus, tetapi tidak bisa diaktifkan.
  4. Sistem menandai font tersebut sebagai tidak didukung dan menyarankan penghapusan.

Pola ini menunjukkan bahwa masalahnya tidak terbatas pada satu model ponsel. Temuan yang muncul di beberapa sumber mengarah pada perubahan sistem yang lebih luas di ekosistem Galaxy.

Pilihan yang masih tersedia untuk pengguna

Meski jalur nonresmi makin tertutup, pengguna Galaxy masih punya beberapa opsi resmi untuk mengganti font di One UI. Pilihan ini memang lebih terbatas, tetapi menjadi jalur yang paling aman untuk kompatibilitas perangkat.

Opsi Keterangan
Font bawaan Samsung Tersedia langsung di menu sistem
Font dari Galaxy Store Resmi dan kompatibel dengan One UI
Menahan versi lama software Berisiko tertinggal patch keamanan

Pilihan menahan pembaruan bukan solusi ideal. Menunda update bisa membuat perangkat tertinggal perlindungan keamanan yang justru lebih penting dibanding mempertahankan akses ke font tidak resmi.

Di tahap ini, belum ada tanda bahwa Samsung akan membuka kembali celah yang dipakai zFont 3. Dengan One UI 8.5 dan patch keamanan Maret yang sudah menutup akses tersebut, arah kebijakan Samsung tampak jelas: personalisasi font di perangkat Galaxy akan semakin dipusatkan ke kanal resmi yang mereka awasi.

Berita Terkait

Back to top button