Samsung Siapkan Galaxy A37 Dan A57 25 Maret 2026, AI Dan Harga Bocoran Jadi Taruhan

Samsung dipastikan akan memperkenalkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 pada 25 Maret. Informasi ini muncul di halaman resmi Samsung India, yang menampilkan jadwal acara pukul 17.30 waktu India atau 19.00 WIB.

Peluncuran awal diperkirakan berlangsung di India sebelum menyasar pasar lain, termasuk Indonesia. Langkah ini menegaskan bahwa Samsung masih menempatkan lini Galaxy A sebagai tulang punggung di segmen menengah, terutama saat persaingan ponsel kelas menengah semakin ramai.

Jadwal rilis dan arah peluncuran

Konfirmasi dari halaman resmi Samsung India menguatkan bahwa pengenalan dua model baru ini sudah semakin dekat. Waktu peluncuran yang ditampilkan di kanal resmi memberi sinyal bahwa Samsung mulai menyiapkan kampanye pemasaran lebih awal.

Pola seperti ini bukan hal baru bagi Samsung, karena India kerap dipilih sebagai pasar debut untuk perangkat kelas menengah. Dari sana, perangkat biasanya bergerak ke negara lain di Asia, termasuk Indonesia yang punya basis pengguna besar untuk seri Galaxy A.

Di Indonesia, peluang kehadiran Galaxy A37 dan Galaxy A57 juga terlihat dari kabar lolos sertifikasi TKDN. Tahapan tersebut biasanya menjadi indikator kuat bahwa perangkat sudah masuk jalur distribusi resmi di Tanah Air.

Galaxy A57 dibekali spesifikasi yang lebih tinggi

Galaxy A57 diposisikan sebagai model yang lebih premium di antara dua perangkat yang diumumkan. Ponsel ini disebut membawa layar Super AMOLED 6,6 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz.

Di sektor performa, Samsung menyiapkan chipset Exynos 1680 untuk model ini. Pilihan memorinya mencakup RAM 6GB, 8GB, dan 12GB, sedangkan penyimpanan internal tersedia dalam opsi 128GB dan 256GB.

Pada bagian kamera, Galaxy A57 membawa kamera utama 50 MP. Susunannya dilengkapi kamera ultrawide 12 MP, kamera makro 5 MP, dan kamera depan 12 MP untuk kebutuhan swafoto maupun panggilan video.

Baterai berkapasitas 5.000 mAh juga hadir di perangkat ini. Samsung turut menyertakan pengisian cepat 45W, yang menjadi nilai penting bagi pengguna aktif yang membutuhkan waktu isi daya lebih singkat.

Galaxy A37 tetap kompetitif di kelas menengah

Galaxy A37 hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau, tetapi tetap membawa spesifikasi yang relevan. Samsung membekalinya dengan layar AMOLED 6,7 inci, yang justru sedikit lebih besar dibanding Galaxy A57.

Untuk dapur pacu, Galaxy A37 menggunakan chipset Exynos 1480. Pada bagian kamera belakang, perangkat ini disebut mengusung kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera makro 5 MP.

Sama seperti model di atasnya, Galaxy A37 membawa baterai 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 45W. Kombinasi ini membuatnya tetap menarik untuk penggunaan harian, mulai dari media sosial, streaming video, hingga aktivitas multitasking ringan.

Kehadiran layar besar dan kapasitas baterai yang sama dengan Galaxy A57 memperlihatkan strategi Samsung yang cukup agresif. Perbedaan utama tampaknya akan lebih terasa pada sektor chipset, layar, dan konfigurasi kamera.

Fitur AI jadi sorotan utama

Salah satu poin yang paling menarik dari Galaxy A37 dan Galaxy A57 adalah hadirnya fitur berbasis AI. Fokus ini sejalan dengan tren industri ponsel saat ini, ketika produsen berlomba menghadirkan kecerdasan buatan ke kelas menengah.

Artikel referensi menyebut kedua perangkat akan menjalankan OneUI 8.5 berbasis Android 16. Kombinasi ini berpotensi membawa integrasi AI yang lebih luas, baik untuk kamera, pengelolaan performa, maupun pengalaman penggunaan harian.

Berikut hal yang kemungkinan paling dicari pengguna terkait AI di seri ini:

  1. Pengolahan foto yang lebih otomatis dan adaptif.
  2. Fitur penghemat daya yang lebih cerdas berdasarkan kebiasaan pemakaian.
  3. Optimalisasi multitasking agar perangkat tetap stabil saat dipakai intensif.
  4. Antarmuka OneUI terbaru dengan pengalaman yang lebih modern.

Samsung belum mengungkap detail resmi soal seluruh fitur AI yang akan dibawa. Namun, arah pengembangan perangkat lunak pada seri ini menunjukkan bahwa AI akan menjadi salah satu nilai jual utama saat ponsel diumumkan.

Bocoran harga memberi gambaran strategi Samsung

Selain spesifikasi, bocoran harga juga ikut menarik perhatian. Informasi dari Thailand menyebut Galaxy A37 5G varian 8GB/256GB akan dibanderol 13.999 baht Thailand.

Sementara itu, Galaxy A57 varian 12GB/256GB disebut muncul dalam materi promosi dengan harga 17.999 baht Thailand. Meski belum resmi, angka ini memberi petunjuk kuat soal posisi keduanya di pasar menengah premium.

Berikut ringkasan data yang sudah muncul sejauh ini:

ModelLayarChipsetKamera UtamaBateraiFast ChargingBocoran Harga
Galaxy A37AMOLED 6,7 inciExynos 148050 MP5.000 mAh45W13.999 baht Thailand
Galaxy A57Super AMOLED 6,6 inci FHD+ 120HzExynos 168050 MP5.000 mAh45W17.999 baht Thailand

Harga tersebut masih bersifat bocoran dan bisa berubah saat peluncuran resmi di tiap negara. Samsung biasanya menyesuaikan strategi harga berdasarkan pasar, termasuk varian memori, pajak, dan kebutuhan distribusi lokal.

Posisi seri Galaxy A di pasar menengah

Galaxy A37 dan Galaxy A57 hadir di segmen yang paling ramai persaingannya. Banyak produsen kini menawarkan layar AMOLED, baterai besar, dan kamera 50 MP di rentang harga menengah, sehingga Samsung perlu menonjol lewat kombinasi software, ekosistem, dan pembaruan jangka panjang.

Dari informasi yang tersedia, Samsung tampak ingin menjaga daya saing lewat pendekatan yang lebih seimbang. Perusahaan menempatkan Galaxy A57 sebagai pilihan yang lebih kuat, sementara Galaxy A37 disiapkan untuk pengguna yang mencari harga lebih bersahabat tanpa kehilangan fitur penting.

Saat pengumuman resmi berlangsung, perhatian akan tertuju pada detail akhir seperti varian warna, fitur AI yang benar-benar tersedia, serta harga resmi di masing-masing negara. Untuk pasar Indonesia, dua model ini berpotensi menjadi penantang serius di kelas menengah begitu Samsung membuka jadwal penjualan resminya.

Terkait