Samsung Pamer Layar Canggih Yang Bisa Ukur Detak Jantung, Data Kesehatan Tetap Tersembunyi

Author: Qoo Media

Samsung kembali menarik perhatian industri layar dengan memamerkan panel yang tidak hanya menampilkan gambar, tetapi juga mampu membaca tanda vital pengguna. Teknologi itu hadir lewat Sensor OLED, sebuah display berukuran 6,8 inci yang bisa mengukur detak jantung dan tekanan darah langsung dari layar.

Inovasi ini menegaskan arah baru Samsung Display dalam menggabungkan fungsi visual dan pemantauan kesehatan dalam satu panel. Bagi pasar smartphone, pendekatan seperti ini membuka kemungkinan fitur kesehatan hadir tanpa perlu sensor tambahan yang menempel di bodi perangkat.

Layar yang bisa memantau kesehatan

Sensor OLED bekerja dengan fotodioda organik yang dibenamkan di dalam display. Komponen ini mendeteksi aliran darah melalui cahaya dari layar yang dipantulkan di jari pengguna.

Dengan cara itu, panel bukan hanya menjadi media tampilan, tetapi juga alat pengukur biometrik. Samsung menyebut teknologi ini memungkinkan pengguna memantau detak jantung dan tekanan darah secara langsung dari layar ponsel.

Meski membawa sensor tambahan, Samsung mengklaim panel tersebut tetap memiliki kepadatan piksel tinggi hingga 500 PPI. Angka ini setara dengan display ponsel flagship dan menunjukkan proses penyatuan sensor serta piksel dalam satu lapisan tetap bisa menjaga kualitas visual.

Privasi dan tampilan tetap dijaga

Sensor OLED juga mendukung teknologi Flex Magic Pixel. Fitur ini serupa dengan Privacy Display yang dipakai Galaxy S26 Ultra.

Teknologi tersebut dapat menyembunyikan data kesehatan sensitif saat layar dilihat dari samping. Di saat yang sama, tampilan tetap terlihat normal bagi pengguna yang melihatnya langsung dari depan.

Pendekatan ini penting karena data kesehatan termasuk informasi yang sangat pribadi. Dengan lapisan privasi seperti ini, layar cerdas tidak hanya berfungsi lebih jauh, tetapi juga lebih aman digunakan dalam ruang publik.

Ada panel lain untuk warna dan kecerahan

Selain Sensor OLED, Samsung juga memperlihatkan Flex Chroma Pixel OLED. Panel ini difokuskan pada akurasi warna dan kecerahan yang lebih tinggi.

Samsung mengklaim tingkat kecerahan panel tersebut mencapai 3.000 nits dalam mode kecerahan tinggi. Klaim itu dikutip dari Android Authority, Kamis (7/5/2026).

Panel ini juga disebut mencakup 96% ruang warna BT.2020. Standar yang ditetapkan International Telecommunication Union itu mendefinisikan rentang warna ultra lebar, sehingga panel ini diklaim mampu menampilkan warna yang lebih akurat dan kaya dibandingkan kebanyakan smartphone saat ini.

Samsung mengatakan pencapaian itu dimungkinkan lewat teknologi LEAD buatan internal dan material display baru. Perusahaan juga menyebut upaya itu tetap menjaga konsumsi daya dan umur panel agar tidak cepat mengalami degradasi.

Masih sebatas prototipe

Kedua panel baru itu masih berstatus prototipe dan dipamerkan di ajang SID Display Week 2026. Samsung belum mengungkap apakah teknologi ini akan dipakai di smartphone masa depan.

Meski begitu, pameran ini memperlihatkan bagaimana Samsung terus mendorong batas kemampuan layar ponsel. Dari pemantauan kesehatan hingga peningkatan warna dan kecerahan, perusahaan ini tampak ingin menjadikan display sebagai pusat fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar alat menonton konten.

Source: inet.detik.com
Terbaru