Samsung Galaxy S26 Pecahkan Rekor Pre-Order, Varian Ultra Borong 70 Persen Pesanan

Author: Qoo Media

Samsung mencatat lonjakan minat tinggi pada lini ponsel flagship terbarunya, Galaxy S26 Series. Dalam satu pekan masa pre-order di Korea Selatan, total pemesanan awal untuk Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra mencapai 1,35 juta unit.

Angka itu menjadi rekor baru untuk keluarga Galaxy S. Data yang dihimpun KompasTekno dari Android Authority menyebut capaian tersebut melampaui Galaxy S25 Series yang sebelumnya membukukan sekitar 1,3 juta unit pre-order.

Pre-order Galaxy S26 Series tembus rekor

Kinerja pre-order ini menegaskan bahwa pasar premium masih kuat untuk Samsung. Konsumen tidak hanya merespons peluncuran model baru, tetapi juga terlihat bersedia membeli varian dengan spesifikasi tertinggi.

Dari tiga model yang dipasarkan, Galaxy S26 Ultra menjadi penyumbang terbesar. Samsung mencatat sekitar 70 persen dari total pre-order berasal dari model Ultra.

Porsi itu naik jauh dibanding generasi sebelumnya. Pada Galaxy S25 Series, model Ultra disebut hanya berkontribusi sekitar 52 persen dari total pemesanan awal.

Kenaikan kontribusi model Ultra menunjukkan perubahan preferensi konsumen. Pembeli di segmen flagship kini tampak lebih fokus pada fitur paling lengkap, meski harus membayar lebih mahal.

Fenomena ini juga sejalan dengan tren pasar ponsel premium secara global. Banyak produsen kini mengandalkan model tertinggi sebagai penggerak pendapatan dan citra merek.

Mengapa Galaxy S26 Ultra paling diburu

Minat besar pada Galaxy S26 Ultra tidak lepas dari sejumlah pembaruan yang dibawa Samsung. Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Privacy Display.

Teknologi layar ini dirancang untuk membatasi sudut pandang. Dengan begitu, orang di sekitar pengguna lebih sulit melihat isi layar secara langsung.

Samsung mengklaim fitur tersebut sebagai yang pertama di industri smartphone. Jika klaim itu konsisten dalam penggunaan harian, fitur ini bisa menjadi nilai jual penting bagi pengguna yang membutuhkan privasi lebih tinggi.

Di sisi dapur pacu, Galaxy S26 Ultra memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset kustom ini disebut membawa peningkatan kemampuan neural processing unit atau NPU hingga 39 persen dibanding generasi sebelumnya.

Peningkatan NPU penting karena perangkat flagship kini makin bergantung pada fitur berbasis kecerdasan buatan. Mulai dari pemrosesan foto, efisiensi daya, sampai fungsi asisten pintar, semuanya membutuhkan akselerasi AI yang lebih kuat.

Kombinasi fitur privasi, performa tinggi, dan dukungan AI membuat model Ultra tampil sebagai paket paling komplet. Hal ini menjelaskan mengapa porsi pemesanan model ini melonjak tajam.

Warna favorit konsumen selama masa pemesanan

Samsung juga mengungkap kecenderungan pilihan warna konsumen selama pre-order. Hasilnya menunjukkan warna-warna netral masih mendominasi.

Untuk Galaxy S26 Ultra dan Galaxy S26 reguler, varian hitam dan putih menjadi pilihan paling populer. Sementara itu, Galaxy S26 Plus paling banyak dipesan dalam warna hitam dan violet.

Data ini memperlihatkan bahwa konsumen flagship masih cenderung memilih warna aman. Meski Samsung menawarkan opsi yang lebih ekspresif, warna klasik tetap menjadi primadona.

Secara umum, Galaxy S26 Series hadir dalam empat warna utama. Pilihannya meliputi Cobalt Violet, White, Black, dan Sky Blue.

Jadwal ketersediaan di pasar global dan Indonesia

Setelah periode pre-order berakhir, Galaxy S26 Series dilaporkan mulai tersedia di toko pada Rabu di sejumlah wilayah. Yonhap News Agency menyebut pasar yang termasuk gelombang awal antara lain Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, dan India.

Di Indonesia, masa pemesanan awal masih berlangsung hingga Selasa pukul 23.59 WIB. Jika jadwal global itu berjalan sesuai laporan Yonhap, ketersediaan perangkat di pasar Indonesia berpotensi dimulai pada Rabu.

Sampai kini, belum ada rincian resmi terpisah mengenai total pre-order Galaxy S26 Series di Indonesia. KompasTekno sebelumnya juga telah menghubungi Samsung Indonesia untuk meminta informasi lebih lanjut terkait performa pemesanan di pasar domestik.

Promo pre-order Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia

Untuk menarik minat pembeli di Indonesia, Samsung menyiapkan beberapa penawaran selama masa pre-order. Insentif ini menyasar konsumen baru maupun pengguna Galaxy lama yang ingin naik kelas.

Berikut promo yang ditawarkan:

  1. Free Memory Upgrade
    Konsumen bisa mendapatkan varian 12/512 GB dengan harga varian 12/256 GB. Skema ini berlaku untuk Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra.

  2. Cashback rekanan bank
    Tersedia potongan harga tambahan hingga Rp 2.000.000. Besaran akhir mengikuti syarat dari masing-masing bank rekanan.

  3. Trade-in atau tukar tambah
    Samsung menawarkan keuntungan tambahan hingga Rp 1.000.000. Program ini ditujukan antara lain bagi pemilik Galaxy S25, S24, dan S23 yang ingin beralih ke seri terbaru.

  4. Samsung Rewards
    Pembeli bisa memperoleh poin hingga 5x lipat dari transaksi reguler. Skema ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang aktif di ekosistem Samsung.

Strategi promosi seperti ini lazim dipakai untuk mendorong penjualan awal. Namun pada kasus Galaxy S26 Series, besarnya angka pre-order menunjukkan bahwa daya tarik produk tampaknya sudah kuat bahkan sebelum insentif diperhitungkan sepenuhnya.

Harga resmi Galaxy S26 Series di Indonesia

Samsung memasarkan tiga model Galaxy S26 Series dengan beberapa pilihan memori. Berikut daftar harga resminya di Indonesia:

Model Varian Harga
Galaxy S26 12/256 GB Rp 16.500.000
Galaxy S26 12/512 GB Rp 19.500.000
Galaxy S26 Plus 12/256 GB Rp 19.500.000
Galaxy S26 Plus 12/512 GB Rp 22.500.000
Galaxy S26 Ultra 12/256 GB Rp 24.500.000
Galaxy S26 Ultra 12/512 GB Rp 27.500.000
Galaxy S26 Ultra 16 GB/1 TB Rp 32.000.000

Dengan komposisi harga tersebut, Galaxy S26 Ultra memang berada di posisi paling premium. Meski begitu, data pre-order di Korea Selatan memperlihatkan bahwa harga tinggi tidak menghalangi permintaan, terutama ketika konsumen melihat ada peningkatan fitur yang dianggap relevan seperti privasi layar, performa AI, dan konfigurasi kelas atas.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com
Terbaru