Samsung Galaxy A37 5G Dibuka, Boks Makin Tipis Tanpa Charger dan Cuma Sisakan Kabel

Samsung kembali menarik perhatian pasar ponsel kelas menengah di Indonesia lewat Galaxy A37 5G yang kini mulai dijual di Tanah Air. Salah satu hal yang paling cepat terlihat saat perangkat ini dibuka adalah boks penjualan yang makin tipis karena adapter charger tidak lagi disertakan.

Isi kemasan Galaxy A37 5G dibuat sangat sederhana. Di dalam kotak, pengguna hanya akan menemukan unit ponsel, kabel USB-C ke USB-C, buku panduan dan kartu garansi, serta SIM ejector.

Boks tipis tanpa charger jadi ciri utama

Langkah Samsung menghapus kepala charger dari paket penjualan bukan hal baru di lini Galaxy A. Perusahaan sebelumnya menyebut kebijakan ini bertujuan mengurangi limbah elektronik atau e-waste dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Bagi pembeli, konsekuensinya cukup jelas. Ponsel tetap bisa langsung dipakai, tetapi pengisian daya harus memakai charger terpisah yang cocok dengan kabel USB-C yang sudah tersedia di dalam kotak.

Tidak ada juga aksesori tambahan lain seperti earphone atau casing pelindung. Artinya, pengguna yang ingin langsung memberi perlindungan ekstra pada bodi ponsel perlu menyiapkan aksesori secara terpisah.

Isi boks Samsung Galaxy A37 5G

Komposisi paket penjualan Galaxy A37 5G menunjukkan pendekatan yang makin minimalis. Samsung hanya memasukkan perlengkapan dasar yang dianggap paling penting untuk penggunaan awal.

  1. Unit ponsel
  2. Kabel USB-C ke USB-C
  3. Buku panduan dan kartu garansi
  4. SIM ejector

Pola seperti ini kini makin umum di pasar smartphone modern, terutama pada kelas menengah dan premium. Produsen berupaya memangkas aksesori yang dinilai tidak esensial, sembari menjaga kemasan tetap ringkas dan efisien.

Desain familiar dengan sentuhan warna baru

Dari sisi tampilan, Galaxy A37 5G masih mempertahankan bahasa desain yang sudah akrab dari generasi sebelumnya. Namun, Samsung memberi pembaruan lewat varian warna hijau gelap yang disebut Awesome Graygreen.

Lapisan glossy pada bodi belakang membuat tampilannya lebih mengilap dan terasa elegan. Di sisi lain, permukaan seperti ini juga cenderung lebih mudah memperlihatkan sidik jari saat sering disentuh.

Modul kamera di bagian belakang dibuat lonjong vertikal dan menampung tiga lensa. Susunan itu memberi kesan sederhana dan rapi, sejalan dengan identitas desain Samsung yang selama ini mengutamakan tampilan bersih.

Bingkai rata dan penempatan port yang fungsional

Samsung memakai bingkai rata atau flat frame pada Galaxy A37 5G. Desain ini memberi kesan kokoh saat digenggam dan mengikuti tren ponsel modern yang banyak memakai tepi datar.

Di sisi kanan terdapat tombol volume dan tombol power. Sisi kiri dibuat polos, sementara bagian bawah memuat speaker, mikrofon, port USB-C, dan laci SIM ganda nano.

Bagian atas hanya diisi lubang speaker kecil dan mikrofon. Susunan ini membuat bodi ponsel terasa ringkas dan tetap fungsional untuk kebutuhan harian.

Hal yang perlu disiapkan calon pembeli

Paket penjualan yang lebih sederhana memang membantu menekan limbah dan menyederhanakan kemasan. Namun, pengguna perlu menyesuaikan kebiasaan karena beberapa perlengkapan yang dulu umum ada di dalam boks kini tidak lagi tersedia.

Bagi calon pembeli di Indonesia, ada baiknya menyiapkan beberapa aksesori sejak awal agar pengalaman memakai perangkat lebih praktis. Berikut hal yang paling relevan untuk dipertimbangkan:

  1. Charger terpisah yang sesuai dengan kabel USB-C bawaan
  2. Casing pelindung dari pilihan pihak ketiga
  3. Pelindung layar jika ingin perlindungan tambahan
  4. Adaptasi penggunaan bagi mereka yang belum memiliki adaptor USB-C kompatibel

Dengan isi boks yang dibatasi pada kebutuhan dasar, Galaxy A37 5G menegaskan arah baru Samsung yang semakin hemat aksesori. Di saat yang sama, perangkat ini tetap mempertahankan desain familiar, susunan port yang rapi, dan warna baru yang memberi kesan segar bagi pengguna ponsel kelas menengah.

Source: tekno.kompas.com

Terkait