Samsung Diam-Diam Naikkan Harga Galaxy M Dan F Lagi, Ponsel Murahnya Kian Menjauh

Samsung kembali mengerek harga sejumlah ponsel Galaxy seri M dan F di India, dan dampaknya makin terasa di segmen yang selama ini diposisikan sebagai pilihan murah. Kenaikan terbaru ini berlaku sejak awal Mei 2026 dan menjadi revisi harga keenam yang tercatat sepanjang 2026.

Yang membuatnya menonjol bukan cuma besaran kenaikannya, tetapi juga frekuensinya. Di tengah pasar yang sangat sensitif terhadap harga, akumulasi revisi berulang membuat lini yang dulu dikenal terjangkau kini mulai bergerak menjauh dari label “budget”.

Daftar model yang ikut naik

Kenaikan harga terbaru menyentuh Galaxy F06, F36, F70e, M06, M17e, M17, dan M36. Daftar harga yang sudah diperbarui di situs resmi Samsung menunjukkan sebagian besar varian naik flat sebesar ₹1.000.

Perubahan ini pertama kali disorot tipster Abhishek Yadav di X. Ia membagikan tampilan yang disebut sebagai komunikasi internal kepada para peritel, lalu perubahan itu ikut terlihat di kanal resmi penjualan Samsung.

Untuk model yang paling terjangkau, Galaxy F06 dan Galaxy M06 kini mulai dari ₹12.499 untuk varian 4GB/64GB. Varian 6GB/128GB dari dua model ini sekarang dibanderol ₹15.999.

Lonjakan yang paling terasa di kelas murah

Galaxy F06 menjadi salah satu contoh paling mencolok dari rangkaian penyesuaian harga ini. Saat peluncuran, varian 4GB/128GB dari model tersebut dijual ₹9.999, tetapi kini berada di ₹13.999.

Selisih itu memperlihatkan bagaimana kenaikan kecil yang berulang bisa berubah menjadi perubahan besar pada harga akhir. Bagi pembeli yang memburu ponsel murah, jarak dari harga awal peluncuran ke harga saat ini sudah cukup untuk mengubah hitungan nilai.

Di sisi lain, seri Galaxy F36 dan M36 sekarang berada di rentang ₹21.999 hingga ₹27.999, tergantung konfigurasi. Opsi menengah lain seperti Galaxy F70e dan M17e juga ikut naik ₹1.000 di seluruh varian.

Posisi Galaxy M17 ikut terdorong naik

Untuk lini Galaxy M17, harga awal kini berada di ₹16.999. Varian tertingginya mencapai ₹20.999.

Kenaikan seragam seperti ini membuat posisi produk lebih mahal dibanding sebelumnya, meski perubahan per revisi terlihat sederhana. Pada segmen yang peka terhadap selisih harga kecil, perubahan semacam ini bisa langsung memengaruhi keputusan beli.

Samsung sendiri belum memberi penjelasan resmi terkait rangkaian revisi harga tersebut. Namun, tekanan biaya di industri memberi konteks yang cukup jelas untuk memahami arah pasar saat ini.

Tekanan biaya komponen ikut membayangi

Harga komponen, terutama memori dan penyimpanan, dilaporkan mengalami kenaikan. Permintaan dari infrastruktur AI dan pusat data disebut ikut mendorong tekanan pada rantai pasok, lalu merembet ke perangkat konsumen.

Jika kondisi itu terus berlanjut, ruang gerak pabrikan untuk mempertahankan harga lama akan makin sempit. Dalam situasi seperti ini, lini ponsel murah dan menengah biasanya jadi yang paling cepat terkena penyesuaian.

Itulah sebabnya kenaikan pada Galaxy M dan F terasa penting, meski nominalnya terlihat kecil di atas kertas. Perubahan Rp-eh, atau lebih tepatnya ₹1.000 per langkah, menjadi lebih berarti ketika terjadi berulang dalam waktu singkat.

Dampak langsung bagi pembeli di India

Bagi pembeli di India, harga resmi yang lebih tinggi belum tentu langsung membuat harga pasar ikut naik dengan besaran sama. Penjualan musiman di Amazon dan Flipkart masih bisa menekan harga efektif lewat diskon dan program tukar tambah.

Namun, tanpa promo, titik masuk untuk membeli model-model ini sekarang jelas lebih tinggi dari sebelumnya. Konsumen yang menunda pembelian demi menunggu harga turun juga berisiko menghadapi revisi resmi berikutnya jika pola bulanan ini terus berlanjut.

Kondisi itu membuat waktu pembelian jadi semakin penting. Calon pembeli Galaxy F06, M06, F36, M36, F70e, M17e, dan M17 kini perlu menghitung ulang nilai yang ditawarkan pada harga baru, terutama di segmen yang sangat sensitif terhadap rasio harga dan spesifikasi.

Dengan harga resmi terbaru yang sudah diperbarui di kanal penjualan Samsung, pasar kini tinggal menunggu apakah tren kenaikan ini berhenti atau justru kembali berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button