Samsung A27 5G Tampil Lebih Modern, Desain Baru Langsung Terasa Berbeda

Author: Qoo Media

Samsung Galaxy A27 5G datang membawa perubahan yang paling cepat terasa di bagian desain. Layar depan kini meninggalkan poni dan beralih ke Infinity-O Display, sementara bagian belakang juga ikut diberi sentuhan baru pada area kamera.

Di kelas menengah, penyegaran seperti ini cukup penting karena sering jadi pembeda utama di tangan calon pembeli. Berdasarkan pantauan tekno.kompas.com, perubahan visual pada Galaxy A27 5G membuat perangkat ini terasa lebih dekat ke lini Galaxy A Series yang lebih tinggi.

Layar depan terlihat jauh lebih bersih

Samsung mengganti Infinity-U Display pada Galaxy A26 5G dengan Infinity-O Display di Galaxy A27 5G. Kamera depan punch hole membuat tampilan layar depan terlihat lebih rapi dan modern.

Bezel juga dibuat lebih ramping, sekitar 3,5 mm atau 2,1 mm lebih tipis dibanding generasi sebelumnya. Efeknya, area layar terasa lebih lega saat digunakan untuk melihat konten atau berpindah aplikasi.

Galaxy A27 5G memakai panel Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120 Hz. Saat dipakai untuk scrolling dan berpindah aplikasi, animasinya terasa mulus dan minim lag.

Bagian Galaxy A26 5G Galaxy A27 5G
Desain layar depan Infinity-U Display Infinity-O Display
Bezel Lebih tebal Lebih tipis sekitar 3,5 mm
Kamera depan Poni Punch hole

Bagian belakang ikut terasa lebih segar

Perubahan desain tidak berhenti di depan. Samsung menambahkan frame berbentuk oval yang mengelilingi tiga kamera belakang, lalu memberi warna frame yang senada dengan bodi.

Sentuhan sederhana itu membuat panel belakang tidak lagi terasa polos. Varian warna yang tersedia adalah Black, Blue, dan Light Pink, dengan Blue menjadi pilihan yang paling mencuri perhatian.

Varian Blue terlihat premium dan kalem, bahkan sekilas mengingatkan pada warna yang dipakai Samsung di Galaxy Z Fold 7. Selain itu, bodinya juga terasa cukup nyaman digenggam dengan satu tangan.

Di atas kertas, Galaxy A27 5G memiliki ketebalan sekitar 7,8 mm dan bobot 200 gram. Ukuran ini membuat perangkat terasa relatif ramping dan tidak cepat melelahkan saat dipakai dalam waktu singkat.

Varian warna Kesan Catatan
Black Netral Salah satu dari tiga pilihan resmi
Blue Premium dan kalem Paling menarik perhatian
Light Pink Lembut Salah satu dari tiga pilihan resmi

Performa ikut naik dan fitur AI terasa responsif

Di sektor dapur pacu, Galaxy A27 5G ditenagai chipset Snapdragon 6 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X. Konfigurasi ini menggantikan Exynos 1380 yang dipakai pada Galaxy A26.

Dalam sesi penggunaan singkat, perangkat ini sempat diuji dengan membuka 20 aplikasi sekaligus, berpindah menu, dan mencoba game. Hasilnya, performa tetap lancar tanpa gangguan lag yang berarti.

Galaxy A27 5G juga membawa beberapa fitur AI seperti Voice Transcription, Circle to Search, dan Object Eraser. Ketiganya terasa responsif saat dicoba, terutama untuk pencarian objek di layar dan penghapusan objek pada foto.

Circle to Search dapat dipakai untuk mencari informasi dari objek yang terlihat di layar tanpa berpindah aplikasi. Sementara itu, Object Eraser mampu menghapus objek pada foto dengan cepat dan hasil yang cukup rapi.

Voice Transcription pun bekerja dengan cukup lincah saat mengubah percakapan suara menjadi teks otomatis. Secara keseluruhan, Galaxy A27 5G meninggalkan kesan awal yang positif karena desainnya lebih modern dan performanya terasa mulus.

Di Indonesia, Samsung Galaxy A27 5G dijual mulai dari Rp 5,2 jutaan untuk varian 6/128 GB dan Rp 6,2 jutaan untuk varian 8/256 GB. Dengan kombinasi desain baru, layar 120 Hz, dan fitur AI, ponsel ini jelas diarahkan untuk menarik perhatian di segmen menengah.

Source: tekno.kompas.com
Terbaru