Empat smartphone kelas menengah dari Samsung, Redmi, dan Poco disebut tinggal selangkah lagi masuk Indonesia. Petunjuk terkuatnya datang dari sertifikat TKDN Kemenperin dan lolos Postel Komdigi yang sudah dikantongi masing-masing perangkat.
Daftar model yang muncul adalah Samsung SM-A276B, Redmi 2606FRN72Y, Redmi 26012RN62Y, dan Poco 2606FPC72Y. Berdasarkan penelusuran KompasTekno, keempatnya merujuk ke Samsung Galaxy A27 5G, Redmi 17 4G, Redmi Note 17 4G, dan Poco C95 Pro 4G.
| Model | Nama Perangkat | Status Sertifikasi | Nilai TKDN |
|---|---|---|---|
| SM-A276B | Samsung Galaxy A27 5G | TKDN dan Postel | 40,30 persen |
| 2606FRN72Y | Redmi 17 4G | TKDN dan Postel | 38,20 persen |
| 26012RN62Y | Redmi Note 17 4G | TKDN dan Postel | 38,20 persen |
| 2606FPC72Y | Poco C95 Pro 4G | TKDN saja | 38,20 persen |
Dengan dua izin dasar itu, perangkat-perangkat tersebut pada dasarnya sudah memenuhi syarat untuk dipasarkan di Tanah Air. Untuk konsumen, ini menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran lokal tinggal menunggu waktu.
Samsung Galaxy A27 5G lebih dulu lengkap jejaknya
Samsung Galaxy A27 5G terdaftar di situs TKDN Kemenperin dengan nilai 40,30 persen, melewati batas minimum 35 persen untuk smartphone 4G dan 5G. Ponsel ini juga sudah muncul di laman sertifikasi Postel dengan nomor sertifikat 123112/DJID/2026 yang diterbitkan pada 19 Juni 2026.
Samsung sendiri sudah memperkenalkan Galaxy A27 5G secara global pada akhir Juni. Perangkat ini debut di Jerman dan Amerika Serikat lebih dulu sebelum masuk ke pasar lain.
Dari sisi spesifikasi, Galaxy A27 5G dibekali layar Super AMOLED 6,7 inci 120 Hz, chipset Snapdragon 6 Gen 3, baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25 watt, kamera utama 50 MP OIS, kamera ultrawide 5 MP, kamera makro 2 MP, serta kamera depan 12 MP.
Samsung juga menjanjikan pembaruan Android hingga 6 generasi dan update keamanan 6 tahun. Di Jerman, perangkat ini dibanderol mulai 350 euro, sedangkan di Amerika Serikat harganya 350 dollar AS dan mulai dijual pada 14 Juli.
Xiaomi menyiapkan tiga model sekaligus
Selain Samsung, Xiaomi lewat Redmi dan Poco juga menyiapkan tiga perangkat baru di kelas menengah. Tiga model itu sama-sama tercatat dengan nilai TKDN 38,20 persen.
Redmi 17 dan Redmi Note 17 4G sudah lolos sertifikasi Postel Indonesia pada 8 Juli 2026. Redmi 17 tercatat memakai nama pemasaran “REDMI 17”, sementara Redmi Note 17 masih tampil dengan nomor model 26012RN62Y.
Adapun Poco C95 Pro 4G belum terlihat di database Postel Indonesia saat berita ini ditulis. Meski begitu, status TKDN tetap menunjukkan bahwa perangkat itu sudah masuk jalur persiapan untuk hadir di Indonesia.
Bocoran awal Redmi 17 dan dugaan rebranding Poco
Sejumlah dokumen sertifikasi dan bocoran sebelumnya menyebut Redmi 17 kemungkinan memakai chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2 dan hanya mendukung jaringan 4G. Ponsel ini juga diperkirakan hadir dalam beberapa pilihan memori, mulai dari 4 GB/128 GB hingga 8 GB/512 GB.
Fitur lain yang disebut akan dibawa Redmi 17 mencakup dual SIM, WiFi dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz, Bluetooth, serta NFC. Jika bocoran itu tepat, maka perangkat ini akan menyasar segmen menengah dengan kombinasi konektivitas yang cukup lengkap.
Poco C95 Pro 4G diduga kuat merupakan versi rebranding dari Redmi 17. Dugaan itu muncul karena nomor model keduanya sangat mirip, yaitu 2606FRN72Y untuk Redmi 17 dan 2606FPC72Y untuk Poco C95 Pro.
Xiaomi memang kerap memakai strategi rebranding untuk lini Redmi dan Poco, terutama di segmen entry level hingga kelas menengah. Karena itu, kemiripan model tersebut menjadi petunjuk yang cukup kuat, meski detail resminya masih menunggu konfirmasi.
Redmi Note 17 muncul lebih cepat dari biasanya
Redmi Note 17 juga menarik perhatian karena muncul lebih awal dibanding pola peluncuran seri Redmi Note sebelumnya. Perangkat ini sebelumnya terdaftar di database GSMA dengan nomor model 26012RN62Y, 26012RN62L, dan 26012RN62A untuk pasar global serta Amerika Latin.
Kemunculan lebih cepat itu memunculkan dugaan bahwa Xiaomi akan mempercepat jadwal peluncuran seri Redmi Note generasi terbaru. Sejumlah bocoran juga menyebut perusahaan sedang menyelaraskan penamaan produknya agar langsung melompat ke Redmi Note 17, tanpa memakai nama Redmi Note 16.
Meski begitu, seluruh spesifikasi dan jadwal rilis tiga ponsel Xiaomi tersebut masih menunggu pengumuman resmi. Hingga saat ini, yang sudah pasti baru satu hal: jejak sertifikasi mereka menunjukkan kedatangan di Indonesia tinggal menunggu momentum.
Source: tekno.kompas.com






