RTX 5090 Tembus Mac Mini M4 Pro, Langkah Awal yang Mengubah Batas GPU Nvidia di macOS

Kabar bahwa RTX 5090 bisa dipasangkan ke Mac menarik perhatian karena selama bertahun-tahun ekosistem Apple dan GPU Nvidia berjalan di jalur yang terpisah. Apple memang mencabut dukungan resmi untuk kartu grafis Nvidia dari macOS pada 2018, sehingga pengguna Mac yang membutuhkan akselerasi GPU dari kubu hijau praktis tidak punya opsi langsung di sistem operasi bawaan.

Situasi itu kini berubah arah berkat Tiny Corp, perusahaan di balik akselerator AI tinybox. Perusahaan ini berhasil menulis ulang driver GPU Nvidia dari nol dan menamakannya TinyGPU, lalu mengemasnya sebagai ekstensi kernel macOS yang bersifat open-source.

Dapat berjalan di Mac tanpa trik rumit

Menariknya, driver ini disebut sudah mendapat lampu hijau resmi dari Apple. Artinya, pengguna tidak perlu lagi mengandalkan mesin virtual atau melakukan pengaturan ekstrem pada sistem keamanan bawaan hanya untuk mencoba menjalankannya.

Menurut informasi referensi, proses pemasangan juga dibuat lebih sederhana. Pengguna hanya perlu menyambungkan GPU eksternal lewat Thunderbolt atau USB4, lalu menyetujui pemasangan ekstensi agar perangkat bisa langsung digunakan.

Seorang YouTuber bernama Alex Ziskind sudah menunjukkan hal itu secara langsung. Dalam pengujiannya, RTX 5090 dengan VRAM 32GB disambungkan ke Mac Mini M4 Pro, dan kartu grafis tersebut bisa berjalan berdampingan dengan Apple Silicon hanya melalui kabel.

Hasil uji masih jauh dari sempurna

Meski bisa terhubung, performa aktualnya belum langsung memuaskan. Pada uji inferensi menggunakan model AI Llama 3.1 8B, RTX 5090 hanya mencatat kecepatan sekitar 7,48 token per detik.

Angka itu menunjukkan bahwa pemrosesan respons AI masih belum kencang jika dibandingkan harapan terhadap GPU kelas atas seperti RTX 5090. Namun, hasil yang menarik justru muncul pada pengalaman awal saat teks mulai tampil di layar.

Ziskind mencatat waktu tunggu hingga teks pertama muncul sekitar tiga hingga empat kali lebih cepat dibandingkan sistem Metal bawaan Apple. Dalam skenario percakapan teks biasa, hal ini bisa membuat AI terasa lebih sigap dan responsif saat dipakai.

Di sisi lain, keunggulan itu belum berlaku saat sistem berjalan secara keseluruhan. Menurut laporan tersebut, menjalankan program kecerdasan buatan lokal lewat Metal bawaan Apple masih sekitar sepuluh kali lebih cepat dibandingkan solusi baru ini.

Bottleneck ada di efisiensi kernel

Kendala utama ternyata bukan pada koneksi kabel Thunderbolt. Masalah lebih besar justru berada pada efisiensi kernel sistem yang menopang driver tersebut.

Referensi menyebut memori RTX 5090 sebenarnya mampu mencapai hingga 1,8TB per detik. Tetapi driver baru itu baru sanggup menembus sekitar 33GB per detik, sehingga masih jauh dari potensi maksimal perangkat kerasnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pencapaian TinyGPU lebih tepat dilihat sebagai fondasi awal, bukan produk yang sudah matang secara performa. Pada tahap seperti ini, fokus utamanya ada pada pembuktian kompatibilitas dan cara kerja dasar di macOS.

Artinya bagi pengguna Mac

Kehadiran dukungan ini tetap penting karena membuka peluang baru bagi pengguna Mac yang membutuhkan GPU Nvidia eksternal. Untuk kalangan pengembang AI atau pengguna yang ingin mencoba kombinasi Apple Silicon dengan kartu grafis kelas atas, langkah ini memberi opsi yang sebelumnya nyaris tertutup.

TinyGPU juga memberi sinyal bahwa integrasi Nvidia di Mac tidak lagi mustahil secara teknis. Selama fondasi manajemen memori sudah berjalan, ruang optimasi masih terbuka lebar untuk meningkatkan kinerja di tahap berikutnya.

Dengan kata lain, RTX 5090 memang sudah bisa dipasangkan ke Mac lewat TinyGPU, tetapi hasilnya masih berada di fase awal pengembangan. Yang paling penting saat ini bukan pada angka performa tertinggi, melainkan pada keberhasilan membuat ekosistem yang lama terpisah itu akhirnya bisa saling terhubung lagi.

Source: inet.detik.com

Terkait