Pilihan HP gaming murah dengan layar 120Hz kini semakin mudah ditemukan di kelas Rp1 jutaan. Fitur ini mulai hadir di banyak model entry-level, sehingga pengguna tidak perlu lagi membayar mahal untuk mendapatkan animasi layar yang lebih mulus saat bermain game atau sekadar menggulir media sosial.
Kehadiran refresh rate 120Hz memang menjadi nilai jual yang kuat di segmen ini. Namun, performa gaming tetap bergantung pada chipset, kapasitas RAM, dan optimasi sistem, sehingga layar cepat bukan satu-satunya faktor penentu pengalaman bermain.
Mengapa 120Hz jadi incaran di HP murah
Layar 120Hz mampu menampilkan hingga 120 frame per detik, yang membuat gerakan visual terasa lebih halus dibanding panel 60Hz. Efeknya paling terasa saat permainan bergerak cepat, karena perpindahan sudut pandang dan animasi menu terlihat lebih responsif.
Di kelas harga murah, fitur ini menjadi pembeda penting. Banyak ponsel masih memakai panel HD+ dan chipset entry-level, jadi pengguna perlu memahami bahwa game berat umumnya hanya nyaman di setelan grafis rendah hingga menengah.
7 HP gaming termurah dengan layar 120Hz
Berikut tujuh model yang menonjol di segmen ini berdasarkan data spesifikasi yang beredar di Indonesia.
| No | Model | Kisaran Harga | Layar | Baterai |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Poco C71 | Rp900 ribu–Rp1,1 juta | 6,88 inci HD+ 120Hz | 5.200 mAh |
| 2 | Tecno Spark Go 2 | Rp900 ribu–Rp1,2 juta | 6,67 inci HD+ 120Hz | 5.000 mAh |
| 3 | Itel P70 | Rp1,2 juta–Rp1,5 juta | 6,67 inci HD+ 90Hz/120Hz | 6.000 mAh |
| 4 | Redmi A5 | Rp1,1 juta–Rp1,3 juta | 6,88 inci HD+ hingga 120Hz | 5.200 mAh |
| 5 | Infinix Smart 10 | Rp1,3 juta–Rp1,6 juta | 6,67 inci HD+ 120Hz | 5.000 mAh |
| 6 | Nubia V70 Max | Rp1,3 juta-an | 6,9 inci HD+ 120Hz | 6.000 mAh |
| 7 | Realme P3 Lite | Rp1,2 juta–Rp1,7 juta | 6,67 inci HD+ 120Hz | 6.300 mAh |
Poco C71 jadi sorotan karena masuk ke kelas Rp900 ribuan hingga Rp1,1 jutaan. Ponsel ini memakai chipset Unisoc T7250, RAM hingga 8GB dengan ekstensi, penyimpanan 128GB, dan baterai 5.200 mAh.
Tecno Spark Go 2 juga menarik karena membawa layar 120Hz, RAM hingga 4GB+4GB virtual, serta speaker stereo. Perangkat ini berjalan dengan Android 15 Go Edition dan sudah mengantongi sertifikasi IP64, yang cukup langka di kelas harga murah.
Pilihan yang menonjol lewat baterai besar
Itel P70 masuk daftar berkat baterai 6.000 mAh yang cocok untuk pemakaian panjang. Ponsel ini menggunakan MediaTek Helio G50 Ultimate, RAM hingga 16GB dalam skema 8GB plus 8GB extended, dan layar 6,67 inci dengan refresh rate hingga 120Hz.
Realme P3 Lite menawarkan baterai 6.300 mAh, yang menjadi salah satu kapasitas terbesar di daftar ini. Ponsel 4G tersebut dibekali chipset Unisoc T7250, RAM 4GB dengan tambahan virtual 8GB, serta layar 120Hz berukuran 6,67 inci.
Nubia V70 Max dan Infinix Smart 10 mengisi segmen Rp1,3 jutaan dengan karakter berbeda. Nubia membawa layar 6,9 inci dan baterai 6.000 mAh, sedangkan Infinix Smart 10 menawarkan panel 120Hz dengan tingkat kecerahan hingga 700 nits untuk penggunaan luar ruangan.
Redmi A5 melengkapi daftar dengan layar 6,88 inci yang mendukung refresh rate hingga 120Hz. Xiaomi membekali perangkat ini dengan chipset Unisoc T7250, RAM 4GB yang dapat diperluas, baterai 5.200 mAh, dan kamera utama 32 MP.
Rekomendasi singkat berdasarkan kebutuhan
- Untuk harga paling terjangkau: Poco C71 dan Tecno Spark Go 2.
- Untuk baterai paling besar: Realme P3 Lite dan Itel P70.
- Untuk penggunaan luar ruangan: Infinix Smart 10.
- Untuk layar paling luas: Nubia V70 Max.
- Untuk kamera lebih menonjol: Redmi A5.
Walau layar 120Hz memberi pengalaman visual yang lebih nyaman, tidak semua game bisa berjalan di 120fps. Dalam banyak kasus, layar memang mendukung 120Hz, tetapi performa tetap dibatasi oleh kemampuan chipset dan pengaturan game.
Karena itu, pembeli perlu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan harian, bukan hanya mengejar angka refresh rate. Untuk game ringan, scrolling cepat, dan daya tahan baterai, tujuh HP ini sudah menawarkan kombinasi fitur yang sangat kompetitif di kelas sejutaan.







