Realme 16 Pro+ masuk ke kelas mid-premium dengan dua daya tarik utama yang langsung mencuri perhatian, yakni kamera 200MP dan baterai 7000 mAh. Kombinasi ini membuat ponsel seharga Rp 8.999.000 untuk varian 12GB/512GB terlihat menantang banyak rival di bawah Rp 10 juta.
Berdasarkan pengujian yang dimuat detikINET, perangkat ini tidak hanya mengandalkan angka besar di atas kertas. Kamera telefoto periscope, layar AMOLED 144Hz, dan performa Snapdragon 7 Gen 4 ikut memperkuat posisinya sebagai opsi yang layak dilirik untuk penggunaan harian, fotografi, dan hiburan.
Desain dan ketahanan
Realme memakai pendekatan desain yang berbeda pada 16 Pro+. Ponsel ini mengusung konsep Urban Wild Design hasil kolaborasi dengan desainer Jepang Naoto Fukasawa.
Bagian belakangnya menggunakan bio-based organic silicone berbahan dasar jerami tanaman. Material ini terasa lembut, tidak mudah meninggalkan sidik jari, dan memberi kesan premium saat digenggam.
Frame aluminium dengan finishing mengilap membuat tampilannya terlihat mewah. Namun, permukaan frame cenderung licin saat dipakai tanpa case.
Dimensinya tergolong ramping untuk ponsel dengan baterai besar. Ketebalannya 8,49 mm dengan bobot sekitar 203 gram.
Sisi ketahanan menjadi nilai tambah lain yang cukup menonjol. Realme 16 Pro+ sudah mengantongi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69K untuk perlindungan dari debu serta air.
Layar AMOLED yang terang dan mulus
Panel depan Realme 16 Pro+ memakai layar AMOLED curved 6,8 inci. Resolusinya 1.5K atau 1280 x 2800 piksel dengan refresh rate hingga 144Hz.
Dalam penggunaan nyata, refresh rate 144Hz memang tidak aktif di semua aplikasi. Meski begitu, pengalaman visual tetap terasa halus karena sebagian besar aplikasi masih berjalan di kisaran 120Hz.
Menurut data pengujian pada artikel referensi, tingkat kecerahan HBM mencapai sekitar 1800 nits. Sementara peak brightness untuk konten HDR disebut bisa menyentuh 6500 nits.
Layar ini juga mendukung 100% DCI-P3 color gamut dan HDR10. Hasilnya, warna terlihat kaya dan kontras, baik saat menonton YouTube maupun Netflix.
Perlindungan layar memakai Corning Gorilla Glass 7i. Sensor sidik jari juga sudah berada di dalam layar dengan tipe optical in-display.
Kamera 200MP jadi pembeda utama
Sektor kamera menjadi alasan terbesar Realme 16 Pro+ menarik perhatian. Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 200MP dengan teknologi LumaColor, kamera periscope telephoto 50MP dengan 3.5x optical zoom, dan kamera ultrawide 8MP.
DetikINET menyebut kombinasi kamera utama 200MP dan lensa periscope 50MP ini sebagai paket yang jarang ditemui di kelas harga tersebut. Di kondisi cahaya cukup, kamera utama mampu menghasilkan detail sangat tinggi dengan dynamic range lebar.
Karakter warna pada foto juga dinilai lebih natural dibanding beberapa generasi Realme sebelumnya. Teknologi LumaColor membantu menjaga tone tetap realistis dalam beragam kondisi pencahayaan.
Hasil crop 2x dari sensor utama masih tergolong tajam. Ini membuat kamera utama tetap fleksibel untuk kebutuhan zoom ringan.
Lensa telefoto 3.5x menjadi salah satu fitur yang paling menonjol saat dipakai memotret portrait. Detail wajah terlihat kuat dengan bokeh yang lebih alami dan skin tone yang tetap realistis.
Untuk kebutuhan zoom, kemampuan hybrid hingga 10x masih dinilai layak dipakai. Pada 30x, hasilnya masih cukup untuk kebutuhan kasual, sedangkan 120x digital zoom mulai menunjukkan penurunan detail dan noise yang lebih jelas.
Dalam kondisi minim cahaya, performa kameranya tetap solid. Night mode bekerja dengan exposure yang seimbang dan noise yang relatif terjaga.
Realme juga menambahkan fitur Portrait Lenses dengan beberapa focal length. Opsi yang tersedia meliputi 1x Environmental, 1,5x Street, 2x Classic, 3.5x Headshot, dan 4x Close-up.
Untuk pengguna media sosial, ada Vibe Mode yang menawarkan 21 tone warna. Fitur ini memberi karakter visual berbeda langsung dari proses pemotretan tanpa perlu banyak edit tambahan.
Meski begitu, tidak semua kamera tampil setara. Kamera ultrawide 8MP menjadi titik kompromi karena detailnya dinilai biasa saja dan konsistensi warnanya tidak selalu sama dengan kamera utama.
Performa harian dan gaming
Realme 16 Pro+ ditenagai Snapdragon 7 Gen 4 Mobile Platform. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan GPU Adreno 722.
Dalam pemakaian harian, performanya cukup kencang untuk multitasking, media sosial, editing ringan, dan gaming. Game berat seperti Genshin Impact hingga Delta Force disebut dapat berjalan tanpa gangguan berarti selama pengujian.
Sistem pendinginnya memakai AirFlow VC Cooling. Pada stress test, suhu perangkat naik dari sekitar 32 derajat Celsius ke 41 derajat Celsius, yang masih tergolong wajar untuk kelasnya.
Berikut hasil benchmark yang dicatat pada artikel referensi:
- AnTuTu: 1.459.731
- Geekbench single-core: 1.350
- Geekbench multi-core: 4.287
- PCMark Work 3.0: 16.436
- 3DMark Wild Life Stress Test stability: 93,5%
Data tersebut menunjukkan performa Realme 16 Pro+ berada di level kompetitif untuk segmen mid-premium. Ponsel ini memang belum menyasar gamer hardcore, tetapi sudah lebih dari cukup untuk mayoritas pengguna.
Baterai 7000 mAh yang benar-benar awet
Kapasitas baterai 7000 mAh menjadi salah satu nilai jual terkuat Realme 16 Pro+. Ukuran ini masih jarang ditemui di kelas mid-premium, terlebih dalam bodi yang tetap relatif ramping.
Dalam pengujian detikINET, screen-on time mencapai sekitar 9 jam dengan kombinasi Wi-Fi, sesekali 5G, dan refresh rate aktif. Pada pengujian PCMark, daya tahannya tercatat 18 jam 49 menit.
Angka tersebut menempatkan ponsel ini sebagai salah satu perangkat dengan ketahanan baterai terbaik di kelasnya. Untuk pemakaian normal hingga berat, daya tahannya bisa melewati satu hari penuh dan mendekati dua hari.
Pengisian dayanya juga tidak tertinggal. Realme menyematkan 80W SuperVOOC yang mampu mengisi dari 0 sampai 50% dalam waktu kurang dari 30 menit, sedangkan pengisian penuh diklaim kurang dari 1 jam dengan charger bawaan.
Di luar kamera ultrawide yang belum istimewa, Realme 16 Pro+ menawarkan paket yang seimbang di banyak sektor penting. Kamera utama beresolusi tinggi, telefoto periscope yang jarang ada di kelas harga ini, layar terang 144Hz, dan baterai besar dengan fast charging cepat menjadi kombinasi yang sulit diabaikan bagi pengguna yang memprioritaskan fotografi mobile dan daya tahan panjang.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com




