Review Lenovo Legion Pro 5i, Saat Laptop Gaming Kencang Memilih Tampil Kalem

Lenovo Legion Pro 5i masuk ke kelas laptop gaming menengah dengan pendekatan yang berbeda. Perangkat ini tidak hanya mengejar performa tinggi, tetapi juga mencoba tampil lebih rapi dan profesional untuk penggunaan harian di kantor, kampus, atau studio kreatif.

Di tengah banyaknya laptop gaming yang tampil agresif, Legion Pro 5i justru mengandalkan desain kalem, layar OLED cepat, dan kombinasi prosesor serta GPU generasi baru. Hasilnya, laptop ini relevan bukan cuma untuk game AAA, tetapi juga untuk editing video, desain grafis, dan rendering.

Desain kalem, tetap terasa premium

Secara tampilan, Legion Pro 5i membawa bahasa desain yang lebih minimalis dibanding banyak rival di kelasnya. Bodinya didominasi material plastik, sementara penutup layar memakai metal dengan finishing matte yang memberi kesan lebih premium.

Konstruksi perangkat ini tetap terasa solid meski tidak sepenuhnya berbahan logam. Desain seperti ini membuat Legion Pro 5i tidak terlalu mencolok saat dipakai di ruang kerja atau ruang kelas.

Varian dengan GPU RTX 5070 Ti memiliki bobot sekitar 2,4 kg. Untuk ukuran laptop gaming 16 inci, angka itu masih tergolong wajar meski jelas bukan kategori ringan.

Engsel layarnya juga mendukung bukaan hingga 180 derajat. Fitur ini memberi fleksibilitas lebih saat presentasi atau berbagi tampilan dengan orang lain.

Satu kekurangan kecil ada pada warna hitam bodi yang mudah meninggalkan sidik jari. Artinya, pengguna kemungkinan perlu lebih sering membersihkan permukaan laptop agar tampil tetap rapi.

Keyboard lega untuk gaming dan kerja

Lenovo membekali laptop ini dengan keyboard full-size lengkap dengan numpad. Tombol panah juga dibuat berukuran penuh, detail yang biasanya penting bagi gamer dan pengguna yang sering bekerja dengan data angka.

Keyboard Legion TrueStrike RGB 24-Zone membawa key travel 1,6 mm, soft-landing, dan anti-ghosting. Kombinasi itu membuat input terasa presisi saat bermain game cepat maupun saat mengetik dalam sesi kerja panjang.

Touchpad berbahan Mylar disediakan dalam ukuran yang cukup luas. Responsnya dinilai baik untuk navigasi harian dan berbagai gestur multitouch.

Namun fitur biometrik belum tersedia di model ini. Legion Pro 5i tidak dibekali sensor sidik jari maupun kamera IR untuk login Windows Hello.

Layar OLED 240 Hz jadi pembeda

Salah satu daya tarik terkuat Legion Pro 5i ada pada layarnya. Lenovo menyematkan panel OLED PureSight 16 inci dengan rasio 16:10 dan resolusi 2560 x 1600 piksel.

Refresh rate mencapai 240 Hz, yang membuatnya menarik untuk game kompetitif dan game aksi cepat. Dukungan DisplayHDR True Black 1000, Dolby Vision, dan G-Sync juga menambah nilai di sektor visual.

Panel OLED memberi kontras tinggi, warna kaya, dan detail tajam. Untuk kreator konten, karakter ini penting karena membantu pekerjaan yang menuntut akurasi visual lebih baik.

Lapisan layar yang glossy dan non-touch juga membuat gambar terlihat bersih tanpa efek grainy yang kadang muncul pada panel tertentu. Meski begitu, seperti layar OLED lain, potensi burn-in tetap ada bila dipakai secara ekstrem dalam jangka panjang.

Performa kencang untuk game modern dan kerja berat

Unit yang diulas pada artikel referensi memakai Intel Core Ultra 9 275HX. Prosesor ini bagian dari platform Arrow Lake HX dan membawa 24 core serta 24 thread dengan desain hybrid.

CPU tersebut dipadukan dengan memori DDR5 hingga 32 GB dan SSD PCIe Gen 4 sampai 1 TB. Kombinasi ini mendukung loading game cepat, transfer file gesit, dan respons sistem yang konsisten untuk beban kerja berat.

Di sisi grafis, Lenovo memasangkan Nvidia GeForce RTX 5070 Ti dengan VRAM 12 GB. GPU ini disebut memiliki boost clock hingga 2220 MHz, TGP 140W, dan kemampuan AI sampai 992 AI TOPS.

Adanya DLSS generasi baru ikut membantu peningkatan frame rate di game yang kompatibel. Dalam referensi disebut sejumlah judul berat seperti Cyberpunk 2077, Red Dead Redemption 2, dan The Witcher 3 dapat dijalankan dengan setelan tinggi pada resolusi 2.5K.

Lenovo juga menawarkan opsi konfigurasi lain yang lebih terjangkau, yaitu RTX 5060 dan RTX 5070. Pilihan ini memberi ruang lebih luas bagi calon pembeli untuk menyesuaikan kebutuhan dan anggaran.

Daftar spesifikasi kunci Lenovo Legion Pro 5i

  1. Layar OLED PureSight 16 inci, 2560 x 1600 piksel, 240 Hz
  2. Prosesor Intel Core Ultra 9 275HX
  3. GPU Nvidia GeForce RTX 5070 Ti 12 GB
  4. RAM DDR5 hingga 32 GB
  5. SSD PCIe Gen 4 hingga 1 TB
  6. Baterai 80 Wh
  7. Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4
  8. Webcam 5 MP
  9. Adaptor 300W dan USB-C charging hingga 100W

Pendinginan dirancang untuk performa tinggi

Untuk menjaga stabilitas saat beban tinggi, Lenovo menyematkan sistem pendingin Coldfront Hyperchamber. Sistem ini memakai kipas ganda bertekanan tinggi, heatpipe tebal, dan pengaturan berbasis AI.

Lenovo juga menyebut adanya Lenovo AI Engine+ yang ditopang Lenovo AI Core untuk menyesuaikan performa secara dinamis. Dalam mode Balance dan Perfo, sistem dapat mengatur skenario kerja agar FPS dan efisiensi tetap optimal.

Dalam penggunaan berat, suara kipas bisa mencapai sekitar 48 dB pada mode Performance menurut referensi. Area sekitar tombol panah keyboard juga menjadi titik yang relatif hangat saat sesi gaming panjang.

Karena itu, laptop ini lebih ideal dipakai dengan ruang udara yang cukup di bawah bodi atau dengan laptop stand. Langkah sederhana itu membantu aliran udara tetap lancar dan menekan penurunan performa.

Audio, konektivitas, dan baterai

Untuk konektivitas modern, Legion Pro 5i sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Webcam 5 MP yang dibawanya juga cukup relevan untuk meeting online atau streaming ringan.

Sektor audio justru bukan nilai jual utama. Speaker dinilai biasa saja dan tidak terlalu bertenaga untuk ukuran laptop gaming.

Baterainya berkapasitas 80 Wh. Dalam penggunaan ringan seperti browsing dan menonton video, daya tahan yang disebut pada referensi berada di kisaran 4 sampai 6 jam.

Angka itu tergolong standar untuk laptop gaming berperforma tinggi. Pengisian daya dilakukan lewat adaptor 300W, tetapi laptop ini juga mendukung USB-C hingga 100W untuk penggunaan yang lebih ringan.

Di pasar Indonesia, harga Lenovo Legion Pro 5i disebut mulai Rp 32 juta hingga Rp 42,5 juta. Lenovo juga melengkapinya dengan Legion Ultimate Support selama 3 tahun dan Accidental Damage Protection selama 3 tahun, termasuk perlindungan untuk tumpahan, benturan, lonjakan listrik, hingga layar retak.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com

Terkait