Razr Ultra 2026 Naik Tipis, Harga Malah Bikin Razr Ultra 2026 Terlihat Lebih Masuk Akal

Motorola Razr Ultra 2026 datang dengan penyegaran yang terlihat menarik di atas kertas, tetapi dampaknya ke pembeli ternyata tidak sebesar yang dibayangkan. Justru harga yang melonjak $200 membuat model lama terlihat lebih masuk akal untuk banyak orang.

Razr Ultra 2026 memang membawa baterai lebih besar, sensor kamera utama baru, layar utama yang sedikit lebih terang, dan dua finishing baru. Namun saat spesifikasi inti disejajarkan, banyak bagian penting tetap sama dengan Razr Ultra 2025.

Harga jadi pembeda paling tajam

Razr Ultra 2026 dipasarkan seharga $1,499 untuk satu-satunya varian yang tersedia, yakni 16GB RAM dan 512GB storage. Motorola juga hanya menyiapkan dua pilihan warna, Pantone Cocoa dengan finishing kayu dan Orient Blue dengan finishing Alcantara.

Pre-order dibuka mulai 14 Mei dan penjualan umum dimulai 21 Mei. Motorola turut menyiapkan bonus pre-order berupa smartwatch atau earbuds.

Di sisi lain, Razr Ultra 2025 justru terlihat sangat agresif setelah harganya turun. Di situs Motorola, varian 512GB dan 1TB sama-sama dijual $800, lengkap dengan bonus Moto Buds dan Moto Tag.

Selisih harga ini membuat model 2025 tampil jauh lebih bernilai. Dengan harga hampir setengah dari model baru, banyak pembeli kemungkinan akan melihatnya sebagai opsi yang lebih rasional.

Desain tetap sangat dekat

Motorola tidak mengubah dimensi fisik Razr Ultra 2026 dibanding pendahulunya. Ukurannya tetap 171.5 x 74 x 7.2 mm saat dibuka dan 88.1 x 74 x 15.7 mm saat dilipat, dengan bobot yang sama-sama 199 gram.

Kesamaan ini juga membuat casing model lama tetap kompatibel dengan model baru. Dari sisi ketahanan, tidak ada lompatan besar karena keduanya masih memakai rating IP48.

Razr Ultra 2025 sendiri sudah dikenal punya build yang sangat baik. Ponsel itu memakai kombinasi aluminium, kaca, dan engsel yang diperkuat titanium, serta disebut tetap tahan dipakai harian setelah satu tahun.

Pilihan warna justru lebih banyak tersedia pada model 2025. Hal itu memberi nilai tambah bagi pengguna yang lebih memerhatikan variasi desain.

Layar naik sedikit, sisanya nyaris sama

Perubahan layar pada Razr Ultra 2026 memang ada, tetapi tidak besar. Layar utama lipatnya kini mencapai puncak kecerahan 5,000 nits, naik dari 4,500 nits pada Razr Ultra 2025.

Selain peningkatan itu, spesifikasi dasarnya masih sama. Keduanya memakai panel 7 inci LTPO AMOLED dengan refresh rate adaptif 165Hz dan dukungan warna 10-bit.

Layar luar juga hampir tidak berubah. Ukurannya tetap 4 inci LTPO AMOLED dengan refresh rate 165Hz dan kecerahan puncak 3,000 nits.

Perlindungan Gorilla Glass Ceramic 3 menjadi tambahan yang paling jelas di bagian luar pada Razr Ultra 2026. Namun pengalaman memakai layar luar pada Razr Ultra 2025 sudah lebih dulu dianggap sangat berguna untuk menjalankan banyak tugas dasar tanpa harus membuka ponsel.

Chipset sama, baterai lebih besar

Hal paling mengejutkan dari Razr Ultra 2026 adalah keputusan Motorola mempertahankan chipset yang sama. Perangkat ini tetap menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite, bukan chip generasi yang lebih baru.

Artinya, performa harian tetap berpotensi sangat kencang, tetapi tidak ada lompatan besar di atas kertas. Razr Ultra 2025 sendiri sudah terbukti menawarkan performa kelas flagship untuk aplikasi harian dan game.

Peningkatan yang paling nyata ada pada baterai. Razr Ultra 2026 membawa kapasitas 5,000mAh berbasis silicon-carbon, sedangkan Razr Ultra 2025 memakai 4,700mAh.

Meski baterainya lebih besar, ukuran dan bobot perangkat tetap sama. Kecepatan pengisian juga tidak berubah, yakni 68W wired dan 30W wireless pada kedua model.

Dari sisi perangkat lunak, Razr Ultra 2026 menjalankan Android 16, sementara Razr Ultra 2025 memakai Android 15. Komitmen pembaruan untuk model 2026 tetap tiga upgrade OS dan lima tahun update keamanan.

Kamera utama baru, komposisi lain bertahan

Motorola membekali Razr Ultra 2026 dengan sensor utama 50MP LOFIC. Sensor ini dirancang untuk meningkatkan dynamic range, detail, dan kecepatan shutter.

Di luar kamera utama, susunannya masih sangat mirip. Keduanya sama-sama memakai kamera ultrawide 50MP dan kamera depan 50MP.

Razr Ultra 2025 sebelumnya sudah dikenal mampu menghasilkan foto yang punchy dan detail pada siang hari, dengan performa low-light yang layak. Ponsel itu juga bisa merekam video 8K, meski tanpa lensa telefoto hasil zoom di atas 2x tidak disarankan.

Motorola turut menambahkan trik software pada aplikasi kamera Razr Ultra 2026. Salah satunya camcorder mode yang memungkinkan zoom masuk dan keluar dengan memutar pergelangan tangan saat merekam.

Seri ini juga masih membawa fitur kamera berbasis AI. Pada Razr Ultra 2025, fitur seperti Action Shot dan Group Shot sudah menjadi bagian dari pengalaman fotografi yang ditawarkan.

Jika dilihat sebagai keseluruhan paket, Razr Ultra 2026 lebih terasa sebagai penyempurnaan kecil daripada lompatan generasi. Model baru membawa baterai lebih besar, sensor utama baru, layar utama sedikit lebih terang, dan finishing baru, tetapi model lama masih menawarkan chip yang sama, layar yang hampir sama, pengisian daya yang sama, desain yang sama, dan pilihan storage yang lebih banyak.

Dalam kondisi harga saat ini, Razr Ultra 2025 justru terlihat sebagai tawaran yang lebih sulit diabaikan. Razr Ultra 2026 tetap menjadi opsi paling mutakhir bagi pembeli yang ingin versi terbaru dari ponsel lipat premium Motorola, tetapi rasio nilai yang ditawarkan model lama kini tampak jauh lebih kuat.

Source: www.androidcentral.com
Exit mobile version