RayNeo GT Max Melompat Jauh, Kacamata AR Pertama dengan Dolby Vision dan Layar Terasa IMAX

RayNeo langsung menggeser batas baru di pasar kacamata AR lewat GT Max. Perangkat ini diklaim sebagai kacamata AR pertama di dunia yang mendukung Dolby Vision, sekaligus membawa bidang pandang 59 derajat yang disebut sebagai salah satu yang terluas di kelas konsumen saat ini.

Sorotan terbesar ada pada upaya RayNeo membuat pengalaman wearable terasa seperti layar raksasa. Perusahaan menggambarkan tampilan GT Max setara layar 267 inci dari jarak enam meter, dengan target utama meniru sensasi menonton bioskop tanpa meninggalkan format kacamata.

Bidang pandang lebih lega, layar terasa lebih besar

Angka 59 derajat menjadi titik jual penting karena banyak kacamata AR lain masih berada di kisaran 45 derajat. RayNeo menyebut lonjakan itu setara dengan sekitar 86 persen area tampilan yang lebih luas, sehingga ruang pandang virtual terasa jauh lebih lapang.

Pendekatan ini menyorot masalah klasik di pasar AR, yaitu tampilan virtual yang sering terasa sempit. Dengan sudut pandang yang lebih lebar, RayNeo mencoba mendorong GT Max ke arah pengalaman nonton yang lebih imersif dan tidak terlalu terasa seperti melihat jendela kecil di depan mata.

Untuk mencapai tampilan tersebut, RayNeo membangun mesin optik baru bernama Peacock Optical Engine 3.0 Max. Sistem ini memakai modul cahaya prisma dan teknologi refleksi multilapis untuk menopang area visual yang lebih besar.

Meski struktur optiknya lebih kompleks, RayNeo mengatakan ketebalan keseluruhan bisa dipangkas 29 persen. Di sisi lain, perusahaan mengakui waktu produksi satu modul optik naik 60 persen dan biayanya menjadi lebih dari dua kali lipat.

Dolby Vision jadi pembeda utama

GT Max memakai panel Micro OLED generasi 5,5 dengan desain dual-layer. Konfigurasi ini ditujukan untuk meningkatkan kecerahan, warna, dan kontras agar tampilan lebih hidup.

RayNeo juga bekerja sama dengan laboratorium kualitas gambar TCL untuk penyetelan visual. Selain itu, ada Pure Cinema Mode yang dirancang menjaga tampilan tetap sesuai maksud kreator, bukan sekadar menaikkan saturasi warna secara berlebihan.

Dukungan Dolby Vision menjadi pembeda terbesar pada model ini. RayNeo menyatakan GT Max adalah kacamata AR pertama yang secara resmi mendukung format tersebut.

Namun, pemutaran konten Dolby Vision memerlukan perangkat pendamping baru bernama Magic Box 2 Dolby Vision Edition. RayNeo juga menjalin kemitraan konten dengan Youku, Tencent Video, iQIYI, dan Bilibili untuk memperkaya ekosistem pemutaran.

Dua chip, tiga mode tampilan

Di bagian internal, GT Max menjalankan dua chip khusus sekaligus. Vision 4000 dipakai untuk pemrosesan gambar, sedangkan Zone 360 menangani perhitungan spasial.

Kombinasi itu mendukung tiga mode tampilan, yaitu follow mode, spatial fixation mode, dan image stabilization. RayNeo menempatkan fitur ini untuk berbagai skenario, mulai dari menonton film di sofa hingga menjaga layar tetap stabil saat berada di perjalanan, termasuk ketika naik kereta.

Audio, bobot, dan kenyamanan

Peningkatan GT Max tidak berhenti di sisi visual. RayNeo memasang speaker berbentuk racetrack yang dikustomisasi dengan ukuran 38 persen lebih besar dibanding unit standar.

Sistem audio itu memakai konfigurasi enam magnetic circuit, lalu dituning oleh Bang & Olufsen. Audio spasial dengan head-tracking juga membuat arah suara mengikuti posisi gambar di ruang virtual.

Bobot GT Max berada di angka 78 gram. RayNeo menyebut angka itu hasil pengurangan dari prototipe awal berbobot 89 gram setelah proses pengembangan selama enam bulan.

Untuk kenyamanan, perangkat ini memakai material nylon, magnesium-aluminum alloy, dan engsel powder metallurgy. RayNeo juga menyediakan dukungan lensa resep hingga 1000 derajat miopia dan 800 derajat hipermetropia.

Kacamata ini hadir dalam tiga ukuran, yakni S, M, dan L. Pendekatan itu menunjukkan RayNeo ingin menyesuaikan produk dengan variasi bentuk wajah pengguna, bukan hanya mengandalkan satu ukuran universal.

Ada versi standar dan paket pendamping

Selain GT Max, RayNeo juga merilis RayNeo GT versi standar. Model ini lebih ringan dengan bobot 68 gram dan membawa bidang pandang 46 derajat.

Meski posisinya di bawah flagship, RayNeo GT tetap mempertahankan konfigurasi dual-chip dan mode spasial yang sama. Artinya, pengguna masih mendapat fondasi fitur utama dari seri baru ini meski tanpa spesifikasi paling tinggi.

Harga RayNeo GT Max dimulai dari 2,599 yuan, sedangkan RayNeo GT dibanderol mulai 1,899 yuan. Magic Box 2 Dolby Vision Edition dijual terpisah dengan harga 999 yuan, dengan pemesanan awal sudah dibuka dan pengiriman perdana dijadwalkan mulai 30 Mei.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button