QLED Rp 2 Jutaan yang Mengejutkan, Xiaomi TV A Pro 32 2026 Ternyata Serius Layak Beli

Xiaomi TV A Pro 32 2026 langsung mencuri perhatian di kelas Smart TV murah karena menawarkan panel QLED di harga Rp 2 jutaan. Di segmen 32 inci, kombinasi itu jarang muncul, apalagi masih dibarengi Google TV serta dukungan audio Dolby dan DTS.

Untuk penggunaan harian di kamar tidur atau apartemen studio, TV ini terasa lebih matang dari ekspektasi awal. Pengalaman menonton yang ditawarkan memang belum premium sepenuhnya, tetapi cukup kuat untuk membuatnya menonjol di kelas entry-level.

Layar QLED jadi nilai jual utama

Keunggulan paling jelas ada di layar. Panel QLED membuat tampilan terasa lebih hidup, cerah, dan kaya dibanding TV LED biasa pada rentang harga yang sama.

Coverage DCI-P3 hingga 90% memberi warna yang lebih sinematik saat dipakai menonton film, serial, maupun video di YouTube dan Netflix. Warna merah dan hijau terlihat menyala, sementara skin tone tetap natural berkat dukungan HDR10.

Meski resolusinya masih HD 1366×768, ukuran 32 inci membuat tampilan tetap terasa tajam untuk jarak pandang normal di kamar. Sudut pandangnya juga luas, sehingga gambar tidak cepat berubah saat dilihat dari samping.

Xiaomi juga menyediakan beberapa picture mode, yaitu Standard, Vivid, Movie, dan Sport. Saat HDR aktif, opsi bertambah menjadi HDR Standard, HDR Vivid, Movie, HDR Game, dan HDR Monitor.

Audio cukup kuat untuk ruangan kecil

Di sektor suara, Xiaomi TV A Pro 32 2026 mengandalkan dua driver 10W dengan sertifikasi Dolby Audio, DTS-X, dan DTS Virtual:X. Hasilnya, suara terdengar jernih dan volumenya cukup besar untuk ruangan kecil hingga sedang.

Dialog film mudah dipahami dan musik memiliki kedalaman yang lumayan. Fitur surround virtual juga membantu memberi kesan lebih immersive saat menonton konten hiburan.

Saat DTS Virtual:X dimatikan, pengguna masih bisa memilih Sound Mode seperti Standard, Movie, News, Game, dan Custom. Ada pula DAC-4 Dialog Enhancer yang bisa diatur Off, Low, Medium, atau High untuk memperjelas dialog film dan berita.

Desain ringkas, tapi terasa premium

Dari sisi desain, TV ini tampil lebih mewah daripada harga jualnya. Bezel ultra-tipis dan finishing metalik memberi kesan modern dan elegan di ruang kecil.

Screen-to-body ratio yang tinggi membuat panel terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya. Bobotnya ringan, mudah dipasang di dinding, dan cocok ditempatkan di kamar tidur, apartemen studio, atau meja kerja.

Proses pemasangan dari kotak kemasan juga tergolong mudah, bahkan bisa dilakukan sendiri. Di bagian belakang tersedia port HDMI, USB, Ethernet (LAN), Optical Audio, dan AV untuk perangkat lama.

Remote dan Google TV jadi penunjang utama

Remote control bawaan tidak dibuat terlalu minimalis, tetapi fungsional. Xiaomi menyediakan tombol pintas untuk Netflix, YouTube, Prime Video, Live TV, serta tombol Favorit.

Ada juga tombol khusus untuk perintah suara. Karena memakai koneksi Bluetooth, remote terasa lebih responsif dan bisa digunakan dari berbagai arah tanpa harus diarahkan langsung ke TV.

Di sisi software, Google TV menjadi salah satu kekuatan utama. Antarmukanya bersih, rekomendasi kontennya cukup akurat, dan voice control membuat pencarian terasa cepat tanpa perlu mengetik satu per satu.

Layanan streaming populer tersedia lengkap, Google Cast berjalan lancar, dan pengalaman smart TV terasa modern. Untuk pengguna yang lebih sering menonton konten digital, inilah bagian yang paling mudah dirasakan manfaatnya.

Performa cukup, tapi ada batas

Untuk pemakaian harian, performanya tergolong memadai. Prosesor quad-core dipadukan dengan Google TV berjalan lancar saat streaming, browsing menu, dan memutar konten.

Namun RAM 1 GB membuat TV ini terasa terbatas jika terlalu banyak aplikasi dibuka sekaligus. Loading app dan perpindahan menu kadang butuh sedikit kesabaran, meski tidak sampai mengganggu pengalaman menonton utama.

TV digital langsung tanpa set top box

Xiaomi TV A Pro 32 2026 sudah mendukung DVB-T2, sehingga siaran TV digital terrestrial bisa ditangkap langsung tanpa set top box tambahan. Penggunaan antena dalam dengan booster menunjukkan hasil yang cukup baik.

Siaran digital dapat ditangkap stabil, gambar muncul di kualitas HD yang jernih, dan suara terdengar lebih bersih dibanding TV analog lama. Fitur ini membuat TV ini praktis bagi pengguna yang masih rutin menonton siaran lokal.

Dengan kombinasi QLED, desain premium, speaker yang mumpuni, Google TV yang nyaman, dan dukungan TV digital, Xiaomi TV A Pro 32 2026 tampil sebagai pilihan solid di budget Rp 2 jutaan. TV ini paling cocok untuk kamar kecil atau sebagai TV sekunder yang ingin terlihat lebih mahal tanpa membuat pengeluaran ikut naik.

Source: inet.detik.com
Terkait