Kembalinya ponsel berkeyboard fisik kembali mencuri perhatian setelah Unihertz membuka kampanye Titan 2 Elite di Kickstarter. Perangkat ini membawa nuansa mirip BlackBerry lewat keyboard QWERTY lengkap, tetapi tetap tampil sebagai smartphone modern dengan layar AMOLED 4,03 inci dan dukungan Android 16.
Respons pasar langsung terlihat dari dana yang terkumpul. Target awal sebesar $100,000 sudah terlampaui, sementara dukungan yang masuk kini disebut telah melewati $2.1 juta dari lebih dari 4,500 pendukung.
Keyboard fisik yang kembali relevan
Unihertz tidak hanya mengandalkan nostalgia dalam desain Titan 2 Elite. Perusahaan membekali perangkat ini dengan keyboard penuh yang memiliki tombol-programmable untuk pintasan tekan singkat maupun tekan lama, sehingga pengguna bisa membuka aplikasi tertentu atau bergerak lebih cepat saat mengetik dan mengedit teks.
Fungsi keyboard itu juga meluas ke navigasi. Pengguna bisa menggulir halaman dan menggerakkan kursor dengan bantuan tombol fisik, sebuah pendekatan yang membuat perangkat ini terasa berbeda dari ponsel layar sentuh biasa.
Di sisi kanan bodi, ada tombol merah yang juga bisa diprogram untuk menjalankan aplikasi apa pun hanya dengan satu sentuhan. Kehadiran tombol ini menambah kesan bahwa Titan 2 Elite memang dirancang untuk produktivitas, bukan sekadar tampil unik.
Dua varian, dua kelas performa
Unihertz menawarkan Titan 2 Elite dalam dua model, yakni versi standar dan Pro. Keduanya sama-sama membawa RAM 12GB, tetapi kemampuan prosesornya berbeda agar calon pembeli bisa menyesuaikan kebutuhan dan anggaran.
- Titan 2 Elite: MediaTek Dimensity 7400, RAM 12GB, penyimpanan 256GB.
- Titan 2 Elite Pro: MediaTek Dimensity 8400, RAM 12GB, penyimpanan 512GB.
- Keduanya: layar AMOLED 4,03 inci, kamera belakang 50 megapiksel, kamera depan 32 megapiksel, dan baterai 4,050 mAh.
Konfigurasi ini menempatkan Titan 2 Elite di posisi yang unik. Perangkat tersebut menggabungkan bentuk yang mengingatkan pada ponsel kerja era lalu dengan spesifikasi yang masih kompetitif di kelas Android saat ini.
Dukungan SIM ganda dan penyimpanan fleksibel
Salah satu nilai tambah Titan 2 Elite ada pada fleksibilitas konektivitas. Unihertz tetap mempertahankan dukungan untuk dua kartu SIM fisik sekaligus eSIM, fitur yang jarang ditemui pada ponsel dengan desain khusus seperti ini.
Selain itu, salah satu slot SIM bisa dipakai untuk microSD. Artinya, kapasitas penyimpanan dapat diperluas hingga 2TB, sebuah opsi yang menarik untuk pengguna yang menyimpan banyak dokumen, foto, atau file kerja di perangkat utama.
Harga Kickstarter dan jadwal pengiriman
Untuk pembeli awal, Unihertz membuka beberapa skema dukungan dengan harga yang berbeda. Pendukung Kickstarter yang ingin mendapatkan Titan 2 Elite warna oranye atau hitam perlu menyetor $396, dari harga penuh $489, ditambah biaya pengiriman $10 ke AS.
Sementara itu, Titan 2 Elite Pro ditawarkan melalui pledge $486, dari harga penuh $579. Unihertz memperkirakan pengiriman varian standar berlangsung pada Juni 2026, sedangkan versi Pro dijadwalkan menyusul pada Oktober 2026.
Status sertifikasi sebelum produksi massal
Saat ini, Titan 2 Elite masih memasuki tahap sertifikasi resmi. Unihertz menyebut sertifikasi Google, FCC, CE untuk kepatuhan Uni Eropa, UK Conformity Assessed, dan Japan Approvals Institute for Telecommunications Equipment sedang diproses.
Perusahaan memperkirakan seluruh sertifikasi itu selesai pada April, lalu uji coba dan produksi massal berjalan pada Mei. Tahapan ini penting karena ponsel dengan format niche seperti Titan 2 Elite tetap harus melewati standar regulasi sebelum dipasarkan lebih luas.
Dukungan Android 16 sampai 2031
Di sisi perangkat lunak, Titan 2 Elite dan Titan 2 Elite Pro langsung menjalankan Android 16 sejak awal. Unihertz juga menjanjikan lima tahun pembaruan sistem dan patch keamanan hingga 2031, komitmen yang cukup jarang untuk ponsel dengan desain khusus seperti ini.
Janji dukungan jangka panjang itu menjadi salah satu faktor yang membuat perangkat ini terlihat serius, bukan sekadar produk nostalgia. Bagi pengguna yang merindukan sensasi mengetik taktil ala BlackBerry, Titan 2 Elite menawarkan kombinasi antara keyboard fisik, spesifikasi Android modern, dan umur pakai perangkat lunak yang lebih panjang dari kebanyakan ponsel niche di pasaran.





