Samsung mulai menyebarkan patch keamanan terbaru untuk lini Galaxy S26, tetapi pembaruan ini belum memberi jawaban atas keluhan yang paling banyak dibahas pengguna. Di saat perlindungan sistem ditingkatkan, masalah kamera pada Galaxy S26 Ultra masih belum mendapat perbaikan yang jelas.
Update yang sudah terlihat di India, Korea Selatan, dan kemudian Eropa itu justru dinilai tipis karena changelog resmi hanya menyebut peningkatan keamanan umum. Bagi pemilik Galaxy S26 Ultra, situasi ini terasa kurang memuaskan karena isu kamera telefoto 3x masih belum tersentuh.
Patch Keamanan Masuk, tetapi Isi Pembaruan Sangat Minim
Laporan soal distribusi patch ini pertama kali mencuat setelah dibagikan oleh Tarun Vats di X dan kemudian dikutip Android Authority. Versi firmware yang disebut beredar adalah vS948BXXS2AZCL, dengan ukuran unduhan sekitar 560MB.
Samsung hanya menampilkan keterangan singkat pada log pembaruan. Isi pesannya sebatas perangkat kini “dilindungi dengan keamanan yang ditingkatkan”, tanpa rincian soal celah yang ditutup atau komponen sistem yang diperbarui.
Kondisi ini membuat pengguna sulit menilai dampak nyata dari patch tersebut. Pada praktiknya, pembaruan keamanan yang minim detail memang sering lebih mengarah ke pemeliharaan rutin ketimbang perubahan yang terasa langsung dalam penggunaan harian.
Detail Keamanan Resmi Masih Belum Lengkap
Masalah lain muncul karena halaman Security Updates milik Samsung disebut belum diperbarui untuk patch ini. Padahal, halaman tersebut biasanya memuat rincian kerentanan dengan label tingkat risiko seperti “High” atau “Moderate”.
Sebagai pembanding, Android Security Bulletin untuk periode yang sama tetap menampilkan sejumlah perbaikan sistem. Salah satu yang menonjol adalah perbaikan tingkat “Critical” pada Framework dengan identitas CVE-2026-0049.
Namun, jika melihat daftar perbaikannya secara umum, jumlahnya memang tidak terlihat besar. Kondisi itu memperkuat kesan bahwa patch kali ini lebih fokus pada stabilitas dan pengamanan dasar, bukan pembaruan besar yang membawa perubahan luas.
Isu Kamera Galaxy S26 Ultra Masih Jadi Sorotan
Kekecewaan terbesar datang dari Galaxy S26 Ultra. Sejumlah pengguna di Korea Selatan sebelumnya melaporkan hasil foto yang tampak buram saat memakai kamera telefoto pada zoom 3x.
Masalah itu dikabarkan tidak muncul pada mode 1x, 2x, atau 5x. Pola tersebut membuat dugaan semakin mengarah ke gangguan perangkat lunak, bukan kerusakan total pada modul kamera.
Laporan yang dikutip Android Authority juga menyebut ada pengguna yang telah membawa perangkatnya untuk diperiksa. Dari hasil penanganan awal, sumber masalah tampak lebih mungkin berasal dari sisi software.
Samsung disebut sudah mengetahui keluhan tersebut. Perusahaan juga dikabarkan tengah menyiapkan perbaikan, tetapi belum ada jadwal pasti kapan solusi itu akan hadir ke perangkat pengguna.
Mengapa Patch Tipis Ini Membuat Pengguna Kecewa
Galaxy S26 Ultra diposisikan sebagai model premium, sehingga kamera menjadi salah satu daya tarik utama. Saat muncul keluhan di sektor ini, ekspektasi pengguna otomatis mengarah pada perbaikan cepat dan tegas melalui pembaruan perangkat lunak.
Berikut sejumlah poin penting yang perlu dicatat pengguna:
- Patch sudah bergulir di India, Korea Selatan, dan Eropa.
- Ukuran pembaruan sekitar 560MB.
- Changelog hanya menyebut peningkatan keamanan umum.
- Belum ada perbaikan untuk isu kamera telefoto 3x.
- Samsung menyatakan solusi untuk masalah kamera sedang disiapkan.
Bagi pengguna biasa, patch ini tetap penting karena menjaga keamanan perangkat agar tetap terlindungi dari celah sistem. Tetapi bagi pemilik Galaxy S26 Ultra yang menunggu perbaikan kamera, update kali ini belum menjawab kebutuhan utama.
Selama Samsung belum merilis firmware lanjutan yang lebih spesifik, gangguan blur pada zoom 3x masih berpotensi bertahan. Karena itu, perhatian pengguna kini tertuju pada pembaruan berikutnya, terutama jika Samsung ingin memulihkan kepercayaan pada sektor kamera ponsel paling premiumnya.
