Oppo Find N6, Tipis Seperti iPhone Tapi Baterai 6000mAh Sulit Dimiliki

Oppo Find N6 hadir sebagai jawaban atas salah satu keluhan paling umum pada ponsel lipat, yaitu bodi yang tebal dan baterai yang cepat habis. Perangkat ini mencoba mematahkan anggapan bahwa foldable harus mengorbankan kenyamanan desain demi fitur layar besar.

Dari data yang dipublikasikan Telset.id, Find N6 membawa pendekatan yang lebih matang lewat bodi tipis, baterai 6.000mAh, dan kamera utama 200MP. Kombinasi itu membuat Oppo terlihat serius menantang dominasi pemain lama di segmen ponsel lipat premium.

Desain tipis yang mendekati ponsel biasa

Salah satu hal paling menarik dari Oppo Find N6 adalah ketebalannya saat dilipat yang hanya 8,93mm. Angka ini membuatnya terasa sangat dekat dengan ponsel premium konvensional, termasuk iPhone 17 Pro yang disebut berada di 8,75mm.

Hampir semua ponsel lipat masih punya masalah serupa, yakni terasa lebih tebal dan kurang nyaman saat dibawa harian. Oppo mencoba menghilangkan hambatan itu dengan desain yang lebih ramping tanpa mengurangi fungsi layar lipat.

Perusahaan juga memberi perhatian besar pada bagian engsel dan lipatan layar. Dalam presentasi di London, Oppo menyebut penggunaan teknik pencetakan cair 3D dan pemindaian laser untuk menekan variasi ketinggian engsel dari 0,2mm menjadi 0,05mm.

Bekas lipatan pada layar masih bisa terlihat dalam kondisi cahaya tertentu. Namun, laporan hands-on menyebut lipatannya terasa lebih dangkal dibanding generasi sebelumnya, sehingga pengalaman membuka layar terasa lebih halus.

Layar besar dengan tingkat terang tinggi

Find N6 mempertahankan format layar yang sudah dikenal pada lini Find N. Layarnya terdiri dari panel luar 6,62 inci dan layar utama 8,12 inci yang lebih luas untuk membaca, menonton, atau bekerja.

Peningkatan penting ada pada tingkat kecerahan panel. Layar luar diklaim mencapai puncak 3.500 nits, sedangkan layar bagian dalam menyentuh 2.500 nits.

Berikut rincian utama layarnya:

  1. Layar luar: 6,62 inci
  2. Layar dalam: 8,12 inci
  3. Kecerahan puncak layar luar: 3.500 nits
  4. Kecerahan puncak layar dalam: 2.500 nits

Kombinasi ukuran dan kecerahan ini membuat perangkat lebih nyaman dipakai di luar ruangan. Saat tertutup, pengguna bisa menggunakannya seperti ponsel biasa, lalu membuka layar besar saat butuh ruang kerja ekstra.

Baterai 6.000mAh jadi pembeda utama

Di kelas foldable, kapasitas baterai sering menjadi titik lemah karena ruang internal terbatas. Oppo justru memasang baterai silicon-carbon 6.000mAh, yang tergolong sangat besar untuk ponsel lipat setipis ini.

Telset.id mencatat kapasitas tersebut lebih besar 400mAh dibanding Find N5 dan unggul 1.600mAh dari Samsung Z Fold 7. Dalam pengujian pemutaran video nonstop, Find N6 bertahan hampir 30 jam di layar depan dan sekitar 24 jam di layar dalam.

Daya tahan seperti ini menjadi nilai jual penting untuk pengguna yang sering berpindah aktivitas. Ponsel lipat biasanya dipuji karena fleksibilitas, tetapi baterainya sering membatasi pengalaman, dan Oppo tampaknya berhasil menutup celah itu.

Dukungan pengisian dayanya juga agresif. Oppo membenamkan teknologi SUPERVOOC 80W untuk pengisian kabel dengan adaptor proprietary, 55W dengan charger high-wattage lain, serta 50W AIRVOOC untuk pengisian nirkabel dengan aksesori khusus Oppo.

Performa flagship dan kamera 200MP

Untuk dapur pacu, Oppo Find N6 memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 custom 7-inti. Chip ini membuatnya berada di kelas flagship paling atas dan sanggup menangani multitasking berat di layar besar.

Pada sektor kamera, Oppo memasang konfigurasi yang tidak main-main. Susunannya terdiri dari kamera utama 200MP dengan lensa f/1.8, ultrawide 50MP, dan telephoto periskop 50MP dengan zoom optik 3x serta kemampuan telemacro hingga 10cm.

Kolaborasi dengan Hasselblad tetap dipertahankan untuk memberi karakter warna dan kontrol pemotretan yang lebih kaya. Fitur seperti Master Mode dan XPAN juga tersedia untuk pengguna yang ingin hasil foto lebih fleksibel dan lebih artistik.

Menurut laporan pengujian, sensor 200MP memberi detail tinggi dan ruang crop yang lebih lega. Ketiga kamera belakang juga mendukung perekaman video 4K 60 fps dalam Dolby Vision, sementara kamera utama bisa mencapai 120 fps.

Meski begitu, sistem zoom-nya bukan yang paling jauh di kelasnya. Dalam aspek ini, Find N6 masih berada di bawah beberapa pesaing yang menawarkan zoom optik 5x, walau secara keseluruhan paket kameranya tetap sangat kompetitif.

Multitasking kuat, tetapi belum tentu cocok untuk semua orang

Oppo menekan sisi produktivitas lewat fitur multitasking yang sangat ambisius. Pengguna bisa menjalankan satu aplikasi layar penuh sambil membuka tiga Free-Flow Windows yang tetap aktif dan interaktif.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Oppo ingin menjadikan foldable bukan sekadar perangkat hiburan, tetapi juga alat kerja. Namun, pada layar 8,12 inci, menjalankan empat aplikasi sekaligus bisa terasa padat bagi sebagian pengguna.

Oppo juga menyiapkan stylus baru bernama Oppo AI Pen. Stylus ini hadir dengan case khusus yang dapat berfungsi sebagai pelindung sekaligus dock pengisian nirkabel.

Fungsinya mencakup akses cepat ke palet alat, perpindahan mode tulis dan hapus lewat tombol, serta dukungan catatan layar mati yang dijanjikan hadir lewat pembaruan perangkat lunak. Ada juga fitur iPhone Connect untuk berbagi file dan remote PC control guna memperluas integrasi lintas perangkat.

Harga dan ketersediaan

Oppo Find N6 diluncurkan lebih dulu di China, Jepang, Malaysia, Thailand, dan sejumlah wilayah Asia lainnya mulai 20 Maret. Pilihan warnanya tersedia dalam silver dan oranye.

Untuk pasar China, harga awalnya tercatat ¥9.999 untuk varian 12GB/256GB. Dengan desain sangat tipis, baterai jumbo, pengisian cepat, dan kamera 200MP, Find N6 tampil sebagai salah satu foldable paling lengkap di kelas premium, meski distribusinya masih terbatas di kawasan Asia.

Berita Terkait

Back to top button