
Oppo resmi memperkenalkan A6k di China dengan fokus yang sangat jelas: baterai besar, bodi tangguh, dan layar yang lebih mulus untuk penggunaan harian. Ponsel ini menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat awet dipakai seharian, tetapi tetap nyaman untuk streaming, media sosial, dan gim ringan.
Salah satu daya tarik utamanya adalah baterai 7.000 mAh yang menjadi basis utama strategi Oppo di model ini. Perusahaan mengklaim daya tahan itu mampu menunjang menonton drama streaming lebih dari 22,5 jam, sedangkan saat baterai tersisa 5 persen, ponsel masih bisa digunakan untuk panggilan telepon hingga 2,7 jam.
Baterai besar jadi fokus utama
Oppo tidak hanya menonjolkan kapasitas, tetapi juga umur pakai baterai pada A6k. Dalam pengujian pengisian hingga 1.830 siklus, Oppo menyebut kapasitas baterai masih bertahan di atas 80 persen setelah digunakan sampai habis.
Angka tersebut penting karena banyak pengguna kini mempertimbangkan kesehatan baterai dalam jangka panjang. Dengan klaim itu, Oppo ingin menunjukkan bahwa A6k tidak hanya kuat di hari pertama, tetapi juga dirancang untuk tetap stabil dalam pemakaian jangka panjang.
Untuk pengisian daya, Oppo A6k mendukung fast charging 45 watt. Oppo mengklaim pengisian selama 5 menit dapat memberi daya cukup untuk streaming online selama dua jam, sebuah fitur yang relevan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Tiga lapis perlindungan terhadap air dan debu
Di luar baterai, Oppo juga memberi perhatian besar pada durabilitas bodi. Oppo A6k membawa sertifikasi IP66, IP68, dan IP69, yang berarti perangkat ini memiliki perlindungan terhadap debu, tahan terhadap percikan dan semprotan air, serta mampu bertahan saat direndam air hingga kedalaman 1,5 meter.
Berikut ringkasan tingkat perlindungannya:
- IP66: tahan terhadap semprotan air kuat.
- IP68: tahan saat direndam air.
- IP69: tahan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan suhu tertentu.
Oppo juga menyebut bodi perangkat ini tahan jatuh dan tahan guncangan. Kombinasi tersebut membuat A6k terlihat cocok untuk pengguna yang sering berada di luar ruangan atau membutuhkan ponsel yang lebih siap menghadapi kondisi tidak ideal.
Layar 120 Hz untuk pengalaman yang lebih halus
Dari sisi tampilan, Oppo A6k memakai layar LCD 6,75 inci dengan resolusi HD Plus 1.570 x 720 piksel. Panel ini sudah mendukung refresh rate 120 Hz, touch sampling rate 240 Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.125 nits.
Spesifikasi itu memberi sinyal bahwa Oppo ingin menghadirkan kenyamanan visual di kelas harga terjangkau. Refresh rate tinggi biasanya membuat pergerakan layar terasa lebih mulus, sementara touch sampling rate yang besar membantu respons sentuhan lebih cepat saat scrolling atau bermain gim.
Performa menengah dengan memori besar
Untuk dapur pacu, Oppo A6k mengandalkan MediaTek Dimensity 6300. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X hingga 12 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 512 GB, sehingga memberi ruang lega bagi pengguna yang menyimpan banyak aplikasi, foto, dan video.
Konfigurasi tersebut menempatkan A6k sebagai ponsel menengah yang menekankan efisiensi dan kelancaran pemakaian harian. Oppo juga menyertakan pelat pembuang panas yang disebut lebih besar dari standar, meski perusahaan tidak merinci ukuran detailnya.
Kamera, fitur AI, dan kelengkapan lain
Pada sektor kamera, Oppo A6k membawa kamera belakang ganda yang terdiri dari sensor utama 50 MP dan kamera monokrom 2 MP. Di depan, tersedia kamera 8 MP yang ditanam pada lubang layar.
Perangkat ini menjalankan ColorOS 15.0 dan mendukung sejumlah fitur berbasis AI, termasuk penyuntingan foto serta fungsi bantu untuk menjawab pertanyaan seperti soal matematika. Oppo juga melengkapi ponsel ini dengan speaker stereo ganda, sensor sidik jari di sisi bodi, port USB-C, dan fitur pembersih debu serta air pada speaker.
Harga Oppo A6k di China
Oppo A6k sudah dijual di China dalam tiga pilihan warna: Dawn Gold, Twilight Blue, dan Seashell White. Berikut daftar harga resminya:
| Varian | Harga |
|---|---|
| 8/256 GB | 1.999 yuan |
| 8/512 GB | 2.199 yuan |
| 12/256 GB | 2.399 yuan |
Dengan banderol tersebut, Oppo menempatkan A6k di segmen yang menarik bagi konsumen yang mengutamakan baterai besar, ketahanan fisik, dan layar 120 Hz tanpa harus masuk ke kelas harga premium. Belum ada kepastian apakah model ini akan dibawa ke pasar Indonesia, tetapi kombinasi 7.000 mAh, IP69, dan fast charging 45 watt membuatnya menonjol di antara ponsel terjangkau yang fokus pada daya tahan.





