Oppo resmi menambah lini A series dengan meluncurkan Oppo A6c ke pasar global dan ponsel ini langsung menarik perhatian berkat desain kamera belakang yang berbeda. Di sisi lain, perangkat ini juga membawa baterai besar 7.000 mAh yang menjadi salah satu daya tarik utamanya untuk pengguna yang mengutamakan pemakaian tahan lama.
Peluncuran global Oppo A6c dilakukan setelah model ini lebih dulu hadir di China, tetapi versi internasional membawa sejumlah penyesuaian. Perbedaan paling jelas terlihat pada desain modul kamera yang kini memakai tiga lingkaran besar dan tampak seperti susunan “boba”, sebuah gaya yang membuat tampilannya lebih mudah dikenali dibanding versi China.
Desain kamera yang menonjol
Modul kamera belakang Oppo A6c versi global menempatkan tiga elemen besar dalam satu bidang persegi panjang. Tampilan ini sekilas mengingatkan pada pendekatan desain ponsel premium yang menonjolkan kamera sebagai identitas visual, meski Oppo tetap membawanya ke kelas harga yang lebih terjangkau.
Jika dibandingkan dengan versi China, modul kamera global terlihat lebih ramai. Versi China hanya memakai dua lingkaran kamera dengan bentuk modul pil memanjang, sehingga perubahan desain pada model global memberi kesan lebih agresif dan modern di kelas entry-level.
Baterai jumbo menjadi nilai jual utama
Selain desain, sektor baterai menjadi sorotan besar pada Oppo A6c. Ponsel ini membawa baterai 7.000 mAh, lebih besar dari versi China yang memiliki kapasitas 6.500 mAh, sehingga Oppo tampak menargetkan pengguna yang membutuhkan durasi pakai panjang untuk aktivitas harian.
Baterai tersebut didukung pengisian daya 15 watt dan fitur reverse wired charging 5 watt. Fitur ini memungkinkan Oppo A6c digunakan untuk mengisi daya perangkat lain, sebuah kemampuan yang biasanya tidak selalu hadir di ponsel kelas harga menengah bawah.
Spesifikasi layar dan performa
Oppo A6c memakai layar IPS LCD 6,75 inci dengan resolusi HD Plus 1.570 x 720 piksel. Layar ini mendukung refresh rate hingga 120 Hz dan touch sampling rate 240 Hz, sehingga respons sentuhan terasa lebih cepat saat dipakai untuk navigasi harian atau bermain gim ringan.
Tingkat kecerahan layar mencapai 700 nits dalam mode normal dan dapat naik hingga 900 nits pada High Brightness Mode. Dengan karakter ini, layar Oppo A6c berpotensi tetap terbaca lebih baik di luar ruangan, walaupun resolusinya masih berada di kelas HD Plus.
Pada dapur pacu, Oppo membekali perangkat ini dengan chipset Unisoc T7250 atau T615 yang memiliki CPU octa-core dan GPU Mali-G57. Kombinasi ini dipadukan dengan RAM 4 GB LPDDR4X dan penyimpanan internal 64 GB atau 128 GB berjenis UFS 2.2.
Kamera utama 13 MP dan kamera depan 5 MP
Di sektor fotografi, Oppo A6c membawa kamera utama wide angle 13 MP dengan bukaan f/2.2 dan autofocus. Kamera ini ditemani satu lensa tambahan, meski Oppo tidak merinci fungsi maupun spesifikasi detail dari lensa tersebut.
Untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan 5 MP dengan bukaan f/2.2 yang memakai desain poni waterdrop. Oppo juga menyertakan mode portrait, night, panorama, dan pro untuk menunjang kebutuhan fotografi dasar yang lebih fleksibel.
Fitur pendukung yang tetap relevan
Oppo A6c menyediakan sensor sidik jari di samping, face unlock, dan sertifikasi IP64 untuk ketahanan terhadap debu serta percikan air. Fitur-fitur ini memberi nilai tambah karena perangkat tidak hanya mengandalkan baterai besar, tetapi juga menawarkan perlindungan dan kemudahan akses yang umum dicari pengguna.
Berikut ringkasan fitur utama Oppo A6c:
- Baterai 7.000 mAh
- Pengisian daya 15 watt
- Reverse wired charging 5 watt
- Layar 6,75 inci IPS LCD
- Refresh rate 120 Hz
- Kamera utama 13 MP
- Kamera depan 5 MP
- Sertifikasi IP64
Konektivitas dan harga jual
Untuk konektivitas, Oppo A6c mendukung 4G LTE, WiFi 5, Bluetooth 5.2, port USB-C, dan jack audio 3,5 mm. Meski demikian, perangkat ini belum dibekali NFC, sehingga pengguna yang terbiasa memakai pembayaran digital berbasis kartu perlu mempertimbangkan keterbatasan tersebut.
Di Thailand, Oppo A6c dijual dalam dua varian harga. Varian 4/64 GB dibanderol 4.999 baht, sedangkan varian 4/128 GB dipasarkan seharga 5.999 baht.
Tabel harga Oppo A6c di Thailand:
| Varian | Harga |
|---|---|
| 4/64 GB | 4.999 baht |
| 4/128 GB | 5.999 baht |
Oppo juga menghadirkan tiga pilihan warna, yakni Feather White, Stone Brown, dan Feather Purple. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Oppo A6c akan masuk ke Indonesia, sehingga pasar global masih menjadi fokus utama kehadiran ponsel ini untuk sementara waktu.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com




