OnePlus resmi meluncurkan Nord 6 di pasar India sebagai penerus Nord 5 dengan penekanan utama pada daya tahan baterai dan performa layar. Ponsel ini langsung menarik perhatian karena membawa baterai 9.000 mAh, kapasitas yang jarang ditemui di kelas harga menengah.
Di pasar India, perangkat ini diposisikan di kisaran Rp 7 jutaan dan ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan ponsel tahan lama tanpa mengorbankan spesifikasi tinggi. Kombinasi baterai besar, layar cepat, dan chipset kelas atas membuat Nord 6 menjadi salah satu rilisan paling menonjol di lini Nord.
Baterai 9.000 mAh jadi sorotan utama
OnePlus Nord 6 hadir dengan baterai jumbo 9.000 mAh yang menjadi peningkatan besar dibanding Nord 5 versi global yang memakai baterai 6.800 mAh. Meski kapasitasnya melonjak, ketebalan bodi ponsel ini hanya 8,5 mm, sehingga masih tergolong ramping untuk ukuran perangkat dengan baterai sebesar itu.
OnePlus mengklaim baterai tersebut mampu dipakai untuk menonton YouTube hingga 26,9 jam atau bernavigasi di Google Maps sampai 16,6 jam. Ponsel ini juga didukung pengisian cepat 80 watt dan fitur reverse wired charging, yang memungkinkan perangkat mengisi daya gadget lain lewat kabel USB-C.
Layar AMOLED 165 Hz untuk pengalaman visual lebih mulus
Selain baterai, sektor layar juga menjadi daya tarik utama. OnePlus Nord 6 mengusung panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.272 x 2.772 piksel dan refresh rate 165 Hz.
Tingkat kecerahan layarnya mencapai 3.600 nit, angka yang tergolong tinggi untuk ponsel di kelasnya. Refresh rate setinggi ini membuat pergerakan animasi terasa lebih halus saat bermain game, menggulir media sosial, atau berpindah antar menu.
Spesifikasi inti OnePlus Nord 6
Perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 8s Gen 4 dengan kecepatan hingga 3,21 GHz. Chip tersebut dipadukan dengan dua opsi RAM, yakni 8 GB dan 12 GB, serta penyimpanan internal 256 GB.
Untuk kebutuhan fotografi, OnePlus Nord 6 dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Sony Lytia 600 dan OIS. Di sebelahnya ada kamera ultrawide 8 MP, sementara kamera depan memakai sensor 32 MP untuk selfie dan video call.
Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka OxygenOS 16. Berikut ringkasan spesifikasinya:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Layar | AMOLED 6,78 inci |
| Resolusi | 1.272 x 2.772 piksel |
| Refresh rate | 165 Hz |
| Kecerahan puncak | 3.600 nit |
| Chipset | Snapdragon 8s Gen 4 |
| RAM | 8 GB / 12 GB |
| Memori internal | 256 GB |
| Kamera belakang | 50 MP + 8 MP |
| Kamera depan | 32 MP |
| Baterai | 9.000 mAh |
| Pengisian daya | 80 watt |
| Sistem operasi | Android 16, OxygenOS 16 |
Ketahanan bodi dan fitur perlindungan
OnePlus juga membekali Nord 6 dengan sertifikasi IP66, IP68, IP69K, serta standar ketahanan MIL-STD-810H. Kombinasi sertifikasi ini menunjukkan bahwa perangkat dirancang lebih siap menghadapi debu, air, dan kondisi pemakaian yang lebih berat dibanding ponsel biasa.
Bagi pengguna yang aktif di luar ruangan, fitur perlindungan semacam ini menjadi nilai tambah yang penting. Kehadiran standar militer juga memperkuat kesan bahwa Nord 6 tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada daya tahan jangka panjang.
Harga OnePlus Nord 6 di India
Di India, OnePlus Nord 6 dipasarkan dengan harga 38.999 rupee untuk varian 8/256 GB. Sementara itu, varian 12/256 GB dibanderol 41.999 rupee.
Dengan banderol tersebut, KompasTekno merangkum dari GSMArena bahwa harga Nord 6 berada di sekitar Rp 7,1 juta hingga Rp 7,7 juta. Namun, OnePlus sendiri saat ini belum menjual produknya secara resmi di Indonesia.
Posisi Nord 6 di pasar ponsel menengah
Kombinasi baterai 9.000 mAh, layar 165 Hz, dan Snapdragon 8s Gen 4 membuat OnePlus Nord 6 tampil agresif di kelas menengah premium. Paket spesifikasi ini menargetkan pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, performa tinggi, dan layar cepat dalam satu perangkat.
Di segmen harga Rp 7 jutaan, Nord 6 juga masuk ke kategori yang kompetitif karena menawarkan kapasitas baterai jauh di atas rata-rata ponsel sekelasnya. Jika kelak masuk ke pasar lebih luas, perangkat ini berpotensi menarik minat pengguna yang mencari ponsel serbaguna untuk kerja, hiburan, dan gaming tanpa harus sering mengisi daya.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com




