
OnePlus resmi memperkenalkan Ace 6 Ultra di China sebagai ponsel gaming kelas atas yang menonjolkan performa, daya tahan baterai, dan aksesori tambahan untuk bermain gim. Perangkat ini diposisikan sebagai varian tertinggi di lini Ace 6, dengan fokus utama pada pengalaman bermain yang stabil dan responsif.
Salah satu klaim paling menarik datang dari kemampuan perangkat ini menjalankan gim populer pada 165 fps. OnePlus menyebut Ace 6 Ultra bisa memainkan League of Legends: Wild Rift, Clash of Clans, Soul Knight, hingga Subway Surfers pada level tersebut, sementara game Delta Force diklaim tetap berjalan di 165 fps selama tiga jam dengan konsumsi daya rata-rata 4,6 watt.
Ditenagai Dimensity 9500
Di balik performanya, OnePlus Ace 6 Ultra memakai MediaTek Dimensity 9500 dengan GPU Mali-G1 Ultra 12 inti. OnePlus mengklaim konfigurasi ini mampu meningkatkan performa ray tracing lebih dari dua kali lipat dan memberikan peningkatan performa keseluruhan hingga 33 persen dibanding generasi sebelumnya.
Chip tersebut juga membawa CPU octa-core dengan ARM C1-Ultra core yang disebut memberi lonjakan performa single-core sebesar 32 persen. Kombinasi ini menjadi landasan utama untuk mengejar pengalaman gaming beresolusi tinggi dan frame rate tinggi di perangkat mobile.
Baterai besar untuk sesi bermain panjang
Sektor baterai juga menjadi nilai jual utama. OnePlus Ace 6 Ultra dibekali baterai dual-cell 8.600 mAh, yang termasuk besar di jajaran ponsel OnePlus dan ditujukan untuk menopang sesi bermain panjang.
OnePlus mengklaim baterai itu bisa bertahan hingga 7,4 jam untuk bermain game 165 fps atau sampai 13,6 jam untuk navigasi. Perusahaan juga menyebut umur pakai baterai dapat mencapai lima tahun, dengan dukungan fast charging 120 watt dan bypass charging.
Untuk pengisian daya, OnePlus menyatakan baterai bisa terisi hingga 53 persen dalam 20 menit dan mencapai penuh dalam sekitar 49 menit. Dukungan ini membuat Ace 6 Ultra tidak hanya kuat untuk bermain, tetapi juga cepat kembali siap dipakai setelah pengisian singkat.
Layar OLED terang dan spesifikasi pendukung
Layar menjadi elemen penting lain pada ponsel ini. OnePlus Ace 6 Ultra memakai panel OLED 6,78 inci buatan BOE dengan resolusi 1.272 x 2.772 piksel, dukungan warna 10-bit, Dolby Vision, HDR10+, dan cakupan 100 persen DCI-P3.
Tingkat kecerahan puncaknya disebut mencapai 3.600 nits pada 25 persen APL. OnePlus juga menggabungkan DC dimming di atas 70 nits dan PWM dimming frekuensi tinggi di bawah 70 nits untuk kenyamanan visual.
Kamera, desain, dan ketahanan
Di sektor kamera, perangkat ini membawa kamera utama 50 MP dengan sensor 1/1,55 inci, bukaan f/1.8, dan OIS. Ada juga kamera ultrawide 8 MP serta kamera depan 16 MP, dengan kemampuan perekaman video hingga 4K 60 fps di kamera belakang dan 1080p 30 fps di kamera depan.
Dari sisi desain, bingkai ponsel memakai aluminium alloy dan layarnya dilindungi kaca tempered. Bagian belakang tersedia dalam dua opsi, yaitu kaca tempered pada varian Ace Awakening dan kaca biasa pada varian Metal Storm.
OnePlus Ace 6 Ultra juga dibekali speaker stereo simetris, motor linear sumbu X untuk haptic feedback, sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, serta port USB-C 2.0. Ponsel ini turut mengantongi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69K untuk perlindungan terhadap cipratan, air, dan semprotan air bertekanan tinggi.
Kontroler gaming khusus dijual terpisah
Untuk memperkuat identitasnya sebagai ponsel gaming, OnePlus menyiapkan kontroler khusus yang dijual terpisah. Aksesori ini punya empat tombol tambahan di bagian belakang dengan waktu respons 1,8 milidetik.
Kontroler itu tidak memakai joystick seperti kontroler konsol, tetapi membawa fitur tambahan berupa antena ekstra, jack audio 3,5 mm, port USB-C tambahan, dan dudukan magnet untuk kipas pendingin terpisah. Desainnya juga retractable sehingga bisa digunakan pada perangkat lain.
Di pasar China, OnePlus Ace 6 Ultra dijual mulai 3.800 yuan untuk varian 12/256 GB, lalu 4.100 yuan untuk 16/256 GB, 4.400 yuan untuk 12/512 GB, 4.700 yuan untuk 16/512 GB, dan 5.400 yuan untuk 16/1 TB. Kontroler gaming khususnya dibanderol 450 yuan dan dijual terpisah dari perangkat utama.
Source: tekno.kompas.com




