Samsung mulai memperluas program beta One UI 8.5 ke lebih banyak ponsel Galaxy lama, dan langkah ini langsung menarik perhatian pengguna perangkat flagship generasi sebelumnya. Pembaruan uji coba ini memberi kesempatan untuk menjajal tampilan baru, fitur AI, dan peningkatan sistem sebelum versi stabil dirilis ke publik.
Perluasan beta juga menjadi sinyal bahwa Samsung semakin dekat ke tahap final pengembangan One UI 8.5. Bagi pemilik perangkat yang masuk daftar, ini berarti akses lebih awal ke pengalaman software yang lebih segar sekaligus peluang untuk melihat arah desain dan fitur Galaxy berikutnya.
Gelombang beta kini menjangkau lebih banyak perangkat
Samsung mengumumkan bahwa One UI 8.5 beta hadir di pasar terbatas seperti Inggris, India, Korea, dan Amerika Serikat. Dalam gelombang terbaru ini, perusahaan tidak hanya menyasar lini premium baru, tetapi juga membawa program uji coba ke sejumlah model yang masih sangat relevan di ekosistem Galaxy.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Samsung ingin menguji kompatibilitas software di beragam bentuk perangkat. Pendekatan ini penting karena ponsel flagship, ponsel lipat, hingga tablet memiliki kebutuhan sistem yang berbeda, sehingga pengujian yang lebih luas bisa membantu memperkecil risiko masalah saat rilis stabil datang.
Berikut daftar perangkat yang masuk gelombang beta baru:
- Galaxy S24
- Galaxy S24+
- Galaxy S24 Ultra
- Galaxy Z Fold 6
- Galaxy Z Flip 6
- Galaxy S25 FE
- Galaxy S24 FE
- Galaxy Tab S11
Samsung juga menyebut program beta akan diperluas ke lebih banyak perangkat Galaxy pada April. Meski belum ada daftar lengkap untuk gelombang berikutnya, pernyataan itu memperlihatkan bahwa pengujian masih akan terus bergerak bertahap.
Fokus pada desain baru, AI, dan keamanan
One UI 8.5 membawa penyesuaian desain yang lebih segar serta peningkatan fitur berbasis kecerdasan buatan. Samsung menekankan bahwa pembaruan ini hadir dengan tampilan yang diperbarui, kemampuan AI yang lebih kuat, dan perlindungan keamanan serta privasi yang lebih maju.
Dua fitur yang ikut mendapat sorotan adalah Photo Assist dan Now Nudge. Keduanya dirancang untuk memberi pengalaman yang lebih praktis, terutama saat pengguna mengolah foto atau menerima saran kontekstual di perangkat.
Samsung juga menghadirkan versi Bixby yang ditingkatkan di perangkat. Pembaruan ini mengarah pada kemampuan on-device yang lebih baik, sehingga asisten bawaan bisa bekerja lebih responsif dan lebih relevan tanpa selalu bergantung penuh pada pemrosesan eksternal.
Mengapa perangkat lama ikut kebagian
Perluasan beta ke Galaxy S24, Galaxy Z Fold 6, dan Galaxy Z Flip 6 menunjukkan bahwa Samsung masih memberi perhatian besar pada perangkat flagship generasi sebelumnya. Ini penting karena perangkat tersebut masih berada di pasar aktif dan digunakan oleh banyak konsumen untuk pekerjaan, hiburan, dan produktivitas harian.
Dengan menjangkau perangkat yang lebih lama, Samsung bisa menguji stabilitas One UI 8.5 di lebih banyak skenario penggunaan. Cara ini membantu perusahaan mengevaluasi performa, ketahanan fitur AI, serta konsistensi antarmuka di perangkat yang memiliki karakter hardware berbeda.
Rilis beta yang lebih luas biasanya juga memberi sinyal bahwa pengembangan sudah masuk tahap matang. Jika masukan dari pengguna beta berjalan baik, peluang versi stabil hadir dengan masalah yang lebih sedikit akan semakin besar.
Cara ikut program One UI 8.5 Beta
Samsung membuka pendaftaran beta melalui aplikasi Samsung Members. Setelah terdaftar, pengguna bisa memeriksa ketersediaan pembaruan langsung dari menu pengaturan perangkat.
Langkah singkatnya adalah sebagai berikut:
| Langkah | Aksi |
|---|---|
| 1 | Buka aplikasi Samsung Members |
| 2 | Cari dan daftar program One UI 8.5 Beta |
| 3 | Masuk ke Settings |
| 4 | Pilih Software update |
| 5 | Ketuk Download and install |
Samsung juga menyarankan pengguna mencadangkan data pribadi sebelum memasang pembaruan beta. Saran ini penting karena versi beta umumnya masih membawa bug, ketidakstabilan, atau masalah kompatibilitas yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Beta ini memberi gambaran arah One UI berikutnya
Kehadiran One UI 8.5 beta di perangkat yang lebih lama menunjukkan strategi Samsung dalam meratakan distribusi uji coba ke seluruh ekosistem Galaxy. Pendekatan ini membantu perusahaan mengumpulkan masukan dari lebih banyak jenis perangkat sebelum pembaruan final dirilis.
Sebelumnya, One UI 8.5 beta lebih dulu hadir di Galaxy Z Flip 7 dan Galaxy Z Fold 7, lalu menyusul sejumlah varian Galaxy S25 di pasar tertentu seperti Korea Selatan, India, Jerman, dan Inggris. Kini, perluasan ke lini lama memberi sinyal bahwa Samsung terus memantau kesiapan software di berbagai kelas perangkat.
Di sisi lain, kehadiran Galaxy S26 series yang lebih dulu menjalankan Android 16 dengan One UI 8.5 sebagai antarmuka bawaan menunjukkan bahwa Samsung sedang menyiapkan jalur pembaruan yang lebih luas di seluruh keluarga Galaxy. Bagi pengguna perangkat yang masuk daftar beta, ini menjadi kesempatan awal untuk melihat perubahan besar yang akan membentuk pengalaman software Samsung berikutnya.
