
Samsung mulai membuka beta One UI 8.5 untuk lebih banyak perangkat Galaxy, dan langkah ini menjadi sorotan karena tidak hanya menyasar lini flagship terbaru. Perluasan program ini juga akhirnya membawa satu model seri A ke jalur uji coba, sesuatu yang jarang terjadi pada program beta antarmuka Samsung.
Kebijakan tersebut menandai perubahan penting dalam strategi pembaruan perangkat lunak Samsung. Selain memberi akses lebih awal ke fitur baru, langkah ini juga memperluas jangkauan pengujian agar Samsung bisa mengumpulkan masukan dari lebih banyak jenis perangkat dan pengguna.
Perangkat yang masuk gelombang beta
Samsung menyebut sejumlah model kini mulai menerima One UI 8.5 beta di wilayah tertentu. Daftar ini mencakup perangkat flagship generasi sebelumnya, ponsel edisi Fan Edition, ponsel lipat, dan satu model kelas menengah.
- Galaxy S23 series
- Galaxy S23 FE
- Galaxy Z Fold 5
- Galaxy Z Flip 5
- Galaxy A36
Masuknya Galaxy A36 menjadi perhatian utama karena ini disebut sebagai kali pertama Samsung menghadirkan program beta One UI untuk perangkat seri A. Selama ini, model seri A biasanya langsung menerima versi stabil tanpa ikut fase pengujian terbuka.
Ekspansi ini menunjukkan Samsung ingin menguji antarmuka barunya di lebih banyak skenario penggunaan. Dengan variasi perangkat yang lebih luas, perusahaan berpeluang menemukan masalah kompatibilitas yang mungkin tidak terlihat jika beta hanya dibatasi pada lini premium.
Peluncuran dilakukan bertahap
Samsung tidak merilis beta ini secara serentak ke semua negara. Berdasarkan informasi yang dibagikan lewat blog resminya dan dikutip Android Central, distribusi awal berlangsung di India, Korea, Inggris, dan Amerika Serikat.
Pola peluncuran bertahap seperti ini umum dipakai dalam program beta Samsung. Perusahaan biasanya memulai dari pasar tertentu untuk memantau stabilitas, memperbaiki bug, lalu memperluas akses jika tidak ada hambatan besar.
Berikut gambaran wilayah peluncuran awal yang disebutkan dalam laporan:
| Wilayah | Status |
|---|---|
| India | Tahap awal |
| Korea | Tahap awal |
| Inggris | Tahap awal |
| Amerika Serikat | Tahap awal |
Karena distribusi dilakukan per fase, ketersediaan pendaftaran beta tidak selalu muncul pada waktu yang sama. Artinya, pengguna yang perangkatnya sudah masuk daftar dukungan tetap perlu menunggu giliran sistem secara bertahap.
Cara ikut program beta
Pengguna yang memenuhi syarat dapat mendaftar melalui aplikasi Samsung Members. Setelah terdaftar, pembaruan bisa dicari lewat menu pengaturan perangkat.
Langkahnya cukup sederhana dan biasanya mengikuti alur sebagai berikut:
- Buka aplikasi Samsung Members.
- Cari informasi atau banner program beta One UI 8.5.
- Daftarkan perangkat yang didukung.
- Buka Settings.
- Pilih Software update.
- Ketuk Check for updates.
Metode ini sama seperti banyak program beta Samsung sebelumnya. Tujuannya adalah menjaga proses distribusi tetap terkendali sambil memastikan pengguna yang ikut dapat menerima paket pembaruan lebih awal.
Fitur baru yang dibawa One UI 8.5
One UI 8.5 membawa sejumlah pembaruan antarmuka yang fokus pada tampilan dan kenyamanan penggunaan. Samsung menghadirkan ikon baru, desain ulang pada beberapa aplikasi, Quick Settings yang lebih fleksibel, serta opsi personalisasi lock screen yang lebih luas.
Selain perubahan visual, Samsung juga menambahkan fitur Shared Storage. Fitur ini memungkinkan akses file di ponsel Galaxy secara langsung melalui Samsung TV, sehingga pengalaman lintas perangkat di ekosistem Samsung menjadi lebih praktis.
Pembaruan ini menegaskan arah pengembangan Samsung yang tidak hanya mengejar tampilan baru. Perusahaan juga memperkuat integrasi antarperangkat agar pengguna bisa berpindah aktivitas dengan lebih mulus di dalam ekosistem Galaxy.
Fitur AirDrop via Quick Share belum merata
Salah satu fitur yang ikut disebut dalam beta One UI 8.5 adalah dukungan AirDrop melalui Quick Share. Namun, fitur tersebut belum tersedia untuk semua perangkat yang masuk gelombang beta.
Menurut daftar perangkat yang dipublikasikan Samsung, dukungan itu masih dibatasi pada model yang lebih baru, antara lain Galaxy S25 series, Galaxy S24 series, Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Fold 6, Galaxy Z Flip 7, dan Galaxy Z Flip 6.
Dengan demikian, Galaxy S23 series, Galaxy S23 FE, Galaxy Z Fold 5, Galaxy Z Flip 5, dan Galaxy A36 belum masuk daftar perangkat yang mendapat fitur tersebut. Samsung juga belum memberi kepastian apakah dukungan itu akan diperluas ke model yang lebih lama.
Kondisi ini penting dicatat karena tidak semua fitur beta tersedia merata di seluruh perangkat pendukung. Pengguna yang berharap semua fungsi baru langsung hadir perlu melihat daftar kompatibilitas secara cermat sebelum ikut program beta.
Mengapa langkah ini menarik perhatian
Perluasan beta ke perangkat lama memberi sinyal bahwa Samsung ingin menjaga relevansi software pada lebih banyak lini Galaxy. Langkah ini juga memperkuat citra Samsung sebagai produsen yang aktif memberi pembaruan antarmuka secara berlapis dan terukur.
Masuknya Galaxy A36 ke program beta juga membawa nilai strategis tersendiri. Kehadiran seri A di jalur pengujian bisa memperluas keterlibatan pengguna kelas menengah, sekaligus memberi Samsung data yang lebih beragam sebelum versi stabil dirilis.
Dari sisi pengembangan produk, pengujian di perangkat flagship, ponsel lipat, edisi Fan Edition, dan seri A membantu Samsung memeriksa performa fitur di berbagai kelas hardware. Pendekatan ini biasanya berguna untuk mempercepat identifikasi bug dan menyesuaikan optimalisasi sebelum peluncuran global.
Untuk saat ini, pengguna Galaxy S23, S23 FE, Z Fold 5, Z Flip 5, dan Galaxy A36 yang ingin mencoba One UI 8.5 lebih awal perlu memantau Samsung Members secara rutin. Ketersediaan beta masih berjalan bertahap, sehingga akses bisa muncul berbeda pada tiap perangkat dan wilayah.





