Samsung mulai memperluas program One UI 8.5 beta ke Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7. Sebelumnya, uji coba ini lebih dulu tersedia untuk lini Galaxy S25, sehingga ekspansi ke ponsel lipat menandai tahap baru pengembangan antarmuka Samsung berbasis Android 16.
Langkah ini penting karena fokus pembaruannya bukan sekadar tampilan. Samsung juga menaruh perhatian besar pada optimalisasi Galaxy AI agar lebih adaptif pada karakter layar lipat yang berbeda antara Fold dan Flip.
One UI 8.5 Beta Kini Menjangkau Perangkat Lipat Samsung
Berdasarkan informasi dari artikel referensi, program beta ini sudah tersedia untuk pengguna tertentu di India dan Korea Selatan. Artinya, akses masih terbatas dan hanya bisa diikuti oleh pengguna yang memenuhi syarat melalui aplikasi Samsung Members.
Ekspansi ini menunjukkan bahwa Samsung tidak lagi menguji fitur baru hanya pada ponsel flagship model bar. Perangkat layar lipat kini menjadi bagian utama dari strategi perangkat lunak Samsung, terutama untuk fitur produktivitas dan AI.
One UI 8.5 disebut membawa penyempurnaan pengalaman pengguna yang lebih halus. Perubahan visual memang tidak digambarkan sebagai perombakan besar, tetapi Samsung menekankan elemen antarmuka yang lebih bersih dan respons yang lebih rapi.
Pendekatan seperti ini lazim pada versi antarmuka menengah. Samsung tampaknya lebih fokus pada peningkatan fungsi nyata daripada perubahan desain yang terlalu agresif.
Galaxy AI Makin Disesuaikan dengan Bentuk Layar
Poin yang paling menonjol dalam pembaruan ini adalah peningkatan integrasi Galaxy AI. Samsung mengarahkan AI agar bekerja lebih sesuai dengan skenario penggunaan khas perangkat lipat, yang selama ini berbeda dari ponsel konvensional.
Di Galaxy Z Fold7, layar besar dan mode multitasking menjadi wilayah utama yang dioptimalkan. AI disebut lebih peka terhadap kebutuhan pengguna saat membuka beberapa aplikasi sekaligus, sehingga pengalaman penggunaan di layar lebar terasa lebih intuitif.
Hal ini relevan karena lini Fold memang diposisikan sebagai perangkat produktivitas premium. Dengan bantuan AI yang lebih kontekstual, Samsung berupaya membuat pengelolaan tugas di layar besar terasa lebih cepat dan efisien.
Sementara itu, Galaxy Z Flip7 mendapat pendekatan berbeda. Pada perangkat ini, AI diarahkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan harian pada layar yang lebih ringkas dan pola interaksi yang lebih cepat.
Perbedaan pendekatan ini memperlihatkan bahwa Samsung tidak menerapkan satu pola AI untuk semua perangkat. Galaxy AI justru dikembangkan agar menyesuaikan faktor bentuk, ukuran panel, dan kebiasaan pakai yang khas pada tiap model.
Pembaruan Besar, Sertakan Patch Keamanan Terbaru
Artikel referensi menyebut ukuran paket unduhan One UI 8.5 beta mencapai sekitar 4,2GB. Karena ukuran file cukup besar, pengguna disarankan memakai koneksi Wi-Fi agar proses unduh lebih stabil dan tidak membebani kuota data.
Pembaruan ini juga membawa patch keamanan Android versi Februari. Kehadiran patch keamanan terbaru penting karena program beta umumnya membuka ruang pengujian luas, sehingga keamanan dasar perangkat tetap harus dijaga selama masa uji coba.
Versi beta pada dasarnya belum final. Karena itu, pengguna tetap perlu memahami adanya potensi bug, gangguan stabilitas, atau aplikasi tertentu yang belum bekerja sempurna.
Daftar Firmware yang Sudah Terdeteksi
Distribusi firmware yang disebut dalam referensi saat ini mencakup unit tertentu di dua negara. Rinciannya adalah sebagai berikut:
Galaxy Z Fold7
- Korea Selatan: F966NKSU8ZZC5
- India: F966BXXU8ZZC5
- Galaxy Z Flip7
- Referensi menyebut perangkat ini sudah ikut dalam program beta, namun detail lengkap firmware yang tercantum tidak ditampilkan secara utuh.
Informasi firmware ini penting bagi pengguna yang ingin memastikan apakah unitnya termasuk gelombang distribusi awal. Biasanya, nomor firmware menjadi salah satu penanda paling akurat untuk memeriksa status pembaruan.
Cara Bergabung ke Program Beta
Samsung memakai jalur resmi melalui aplikasi Samsung Members. Metodenya cukup sederhana, tetapi hanya berlaku untuk wilayah dan perangkat yang sudah dibuka aksesnya.
Berikut langkah yang disebut dalam referensi:
- Buka aplikasi Samsung Members di Galaxy Z Fold7 atau Z Flip7.
- Masuk dengan akun Samsung.
- Cari banner One UI 8.5 Beta Program di halaman utama.
- Ketuk banner tersebut untuk mendaftar.
- Setelah pendaftaran disetujui, buka Pengaturan.
- Masuk ke Pembaruan Perangkat Lunak.
- Pilih Unduh dan Pasang.
Pengguna sebaiknya melakukan pencadangan data sebelum memasang versi beta. Langkah ini penting untuk mengantisipasi masalah tak terduga selama pengujian, termasuk gagal instalasi atau ketidakstabilan sistem.
Mengapa Pembaruan Ini Penting untuk Ekosistem Foldable
Samsung selama beberapa generasi terakhir terus menempatkan ponsel lipat sebagai kategori premium yang berbeda dari lini Galaxy S. Karena itu, pengembangan perangkat lunak untuk foldable tidak cukup jika hanya memindahkan fitur dari ponsel biasa ke layar yang bisa dilipat.
One UI 8.5 beta menunjukkan arah yang lebih spesifik. Samsung tampak ingin menjadikan software, AI, dan tata letak antarmuka sebagai nilai utama yang membedakan Fold dan Flip dari smartphone slab biasa.
Dalam konteks industri, langkah ini juga sejalan dengan tren integrasi AI di perangkat seluler. Banyak produsen kini berlomba menghadirkan AI on-device dan AI kontekstual, tetapi perangkat lipat memberi tantangan tambahan karena mode layar bisa berubah dalam satu sesi penggunaan.
Pada titik ini, Samsung memiliki keunggulan karena telah lama mengembangkan antarmuka untuk layar fleksibel. Dengan One UI 8.5 beta, perusahaan asal Korea Selatan itu mencoba memperhalus keunggulan tersebut lewat AI yang lebih adaptif, terutama untuk multitasking di Galaxy Z Fold7 dan efisiensi interaksi cepat di Galaxy Z Flip7.
Distribusi beta di India dan Korea Selatan juga memperlihatkan pola uji coba bertahap yang umum dilakukan Samsung. Umpan balik dari pengguna awal biasanya dipakai untuk memoles performa, kompatibilitas, dan perilaku fitur AI sebelum versi final dirilis lebih luas ke pasar perangkat lipat Galaxy.







