Samsung mulai menggulirkan One UI 8.5 Beta 7 untuk Galaxy S25, Galaxy S25+, dan Galaxy S25 Ultra di India. Pembaruan ini hadir dengan fokus utama pada perbaikan bug, peningkatan stabilitas sistem, dan patch keamanan edisi Maret.
Langkah ini menandai kelanjutan fase pengujian One UI 8.5 yang kini tampak semakin diarahkan untuk merapikan pengalaman pemakaian sehari-hari. Dibandingkan membawa banyak perubahan besar, rilis terbaru ini justru menonjol karena menyasar gangguan kecil yang bisa terasa krusial saat perangkat dipakai intensif.
Rollout beta yang makin deras
Informasi soal distribusi beta ini pertama kali mengemuka setelah analis Samsung yang kerap jadi rujukan, Tarun Vats, membagikan changelog resmi di X. Menurut data tersebut, build yang beredar memakai firmware S936BXXU8ZZCD dengan ukuran unduhan sekitar 893,75 MB.
Ukuran file yang cukup besar itu menunjukkan bahwa pembaruan ini bukan sekadar tambalan minor. Meski disebut sebagai rilis kecil, paketnya tetap membawa sejumlah perbaikan lintas fitur yang menyentuh area penting pada sistem Galaxy S25.
Fitur baru paling terlihat ada di Gallery
Tambahan yang paling mudah dikenali hadir di aplikasi Samsung Gallery. Kini, pengguna bisa menemukan format story baru yang merangkum foto dan video dalam kilas balik bulanan, triwulanan, dan tahunan.
Pendekatan ini membuat Gallery Samsung terasa lebih mirip layanan galeri pintar yang mengolah kenangan pengguna secara otomatis. Fitur tersebut mengingatkan pada ringkasan ala rewind yang sudah lebih dulu populer di Google Photos.
Meski begitu, Samsung tidak terlihat menonjolkan ekspansi fitur besar di pembaruan ini. Fokus utamanya tetap pada perbaikan teknis agar sistem berjalan lebih mulus di perangkat flagship terbaru.
Daftar bug yang dibenahi Samsung
Perbaikan yang dibawa One UI 8.5 Beta 7 mencakup cukup banyak area inti, mulai dari kamera sampai notifikasi. Berikut ringkasan perubahan yang tercantum dalam changelog resmi:
- Menambahkan story type baru di Gallery untuk rewind bulanan, triwulanan, dan tahunan.
- Memperbaiki thumbnail quick view kamera saat video eksklusif cloud menjadi file terbaru.
- Memperbaiki pengaturan yang tidak kembali ke nilai awal setelah resolusi simpan di Studio diubah.
- Memperbaiki error pemulihan nilai asli setelah perubahan save resolution di Studio.
- Mengurangi flicker saat kartu notifikasi real-time diperbarui.
- Memperbaiki badge bubble notification yang tetap tampil setelah notifikasi diperiksa.
- Memperbaiki shortcut jam yang hilang saat layar mati ketika Now Brief berjalan.
- Memperbaiki kesalahan tampilan tanggal setelah editing video dengan error metadata.
- Meningkatkan scrolling screenshot pada Naver Map yang sebelumnya sering gagal.
- Memperbaiki masalah folder tertentu yang tidak bisa disalin saat tersambung ke share storage melalui Galaxy Book4.
Rangkaian perbaikan itu memperlihatkan pola yang cukup jelas. Samsung sedang menyisir gangguan kecil yang kerap mengganggu aktivitas harian, bukan merombak antarmuka secara besar-besaran.
Bug yang dibabat terasa kecil, tapi dampaknya nyata
Banyak dari masalah yang diperbaiki terlihat ringan di atas kertas, namun dampaknya bisa terasa langsung oleh pengguna. Mulai dari notifikasi yang masih meninggalkan badge, shortcut jam yang hilang, hingga masalah pada Studio dan Gallery, semua itu menyentuh fungsi yang dipakai setiap hari.
Perbaikan pada thumbnail kamera dan pengeditan video juga penting untuk pengguna yang sering membuat konten. Begitu juga dengan peningkatan scrolling screenshot di Naver Map, yang akan membantu pengguna saat menyimpan rute atau peta dengan lebih praktis.
Bagi pembaruan beta, langkah seperti ini menunjukkan arah pengembangan yang matang. Samsung tampak lebih fokus pada konsistensi pengalaman ketimbang menjejalkan fitur baru yang belum tentu stabil.
Patch keamanan ikut dibawa
Selain pembenahan bug, pembaruan ini juga membawa patch keamanan Maret. Kehadiran patch tersebut tetap penting karena perangkat beta tetap membutuhkan perlindungan terbaru selama masa pengujian.
Dalam praktiknya, update keamanan memberi sinyal bahwa Samsung tidak hanya memoles pengalaman pakai, tetapi juga menjaga fondasi keamanan perangkat flagship. Untuk pengguna Galaxy S25 series, hal ini menjadi nilai tambah karena perangkat mereka berada di tahap pengembangan yang masih aktif.
Siapa yang bisa menerima update ini
Pembaruan ini hanya tersedia bagi pengguna yang sudah bergabung dalam One UI Beta Program. Jika perangkat belum terdaftar, opsi unduhan tidak akan muncul sampai pendaftaran beta dilakukan lebih dulu.
Proses instalasi bisa dilakukan melalui Settings, lalu Software update, dan kemudian Download and install. Karena distribusinya bertahap, sebagian unit mungkin belum mendapat notifikasi dalam waktu yang sama.
Bagi pengguna Galaxy S25 series di India yang belum melihat pembaruan, kondisi itu masih wajar. Pola distribusi beta Samsung biasanya meluas perlahan dalam beberapa hari setelah rollout awal dimulai.
Posisi One UI 8.5 menjelang versi stabil
Beta 7 menunjukkan bahwa Samsung masih aktif merapikan One UI 8.5 sebelum versi final didorong ke lebih banyak pengguna. Fokus pada stabilitas memberi sinyal bahwa perusahaan sedang mengejar pengalaman yang lebih solid, terutama di perangkat flagship yang dipakai sebagai ponsel utama.
Di sisi lain, tambahan kecil di Gallery memperlihatkan bahwa Samsung juga masih mengasah nilai pakai antarmuka agar lebih relevan. Untuk pengguna Galaxy S25 di India, pembaruan ini menjadi salah satu tahap penting yang menegaskan arah One UI 8.5 menuju sistem yang lebih stabil, lebih rapi, dan lebih siap dipakai harian.
