Nothing Headphone (a) Masuk Indonesia, Transparan dan ANC 40 dB Siap Maret 2026

Author: Qoo Media

Erajaya Digital resmi membawa Nothing Headphone (a) ke Indonesia dengan jadwal pemesanan awal yang dibuka pada 21 sampai 31 Maret. Penjualan lebih luas kemudian dijadwalkan mulai awal April dengan harga ritel Rp2.999.000.

Kehadiran perangkat audio over-ear ini langsung menarik perhatian karena membawa desain transparan khas Nothing dan fitur Adaptive Active Noise Cancelling atau ANC. Di tengah pasar headphone menengah-premium yang semakin padat, kombinasi desain unik, baterai besar, dan distribusi luas menjadi nilai jual utama.

Masuknya Nothing Headphone (a) ke pasar Indonesia

Erajaya Digital mengumumkan peluncuran produk ini di Jakarta sebagai bagian dari perluasan lini audio Nothing di Indonesia. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa segmen perangkat audio masih dianggap penting, terutama untuk konsumen yang mencari headphone dengan ciri desain berbeda dan fitur yang relevan untuk kebutuhan kerja maupun hiburan.

Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, menyebut peluncuran ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan perangkat teknologi inovatif. Ia menilai kombinasi desain, kualitas audio, dan fitur modern menjadi faktor yang dicari pengguna saat memilih headphone baru.

Produk ini akan dipasarkan melalui jaringan ritel Erajaya Group. Saluran yang disiapkan mencakup Erafone, Urban Republic, Eraspace, dan official store di berbagai marketplace.

Strategi distribusi omnichannel untuk menjangkau konsumen

Pola distribusi yang dipakai Erajaya menunjukkan pendekatan omnichannel yang kini umum di pasar gadget Indonesia. Konsumen bisa memilih kanal offline di toko fisik atau membeli secara online lewat platform digital yang sudah disiapkan perusahaan.

Skema ini juga memberi fleksibilitas bagi pembeli yang ingin melihat produk langsung sebelum membeli. Di sisi lain, pembelian daring membuka akses yang lebih luas bagi konsumen di berbagai wilayah yang belum tentu dekat dengan gerai fisik.

Selama masa pre-order, Erajaya juga menyiapkan penawaran tambahan berupa voucher dan merchandise eksklusif. Strategi seperti ini lazim dipakai untuk mendorong minat awal sekaligus memperkuat daya tarik produk baru di tahap peluncuran.

Desain transparan tetap jadi identitas utama

Nothing mempertahankan pendekatan desain transparan yang selama ini menjadi ciri khas mereknya. Headphone ini hadir dalam empat pilihan warna, yaitu putih, hitam, pink, dan kuning.

Secara fisik, Nothing Headphone (a) memiliki dimensi 177,0 mm x 78 mm x 190,4 mm dengan bobot sekitar 310 gram. Ukuran dan bobot itu menunjukkan fokus pada kenyamanan penggunaan jangka panjang, terutama untuk pemakaian harian yang berlangsung berjam-jam.

Produk ini juga dilengkapi carry pouch. Aksesori tersebut penting bagi pengguna yang sering berpindah tempat, baik untuk bekerja mobile, bepergian, maupun membawa perangkat audio dalam tas sehari-hari.

Fitur audio dan ANC yang jadi sorotan

Nothing Headphone (a) dibekali driver 40 mm dengan rentang frekuensi 20 Hz hingga 40.000 Hz. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa produk ini tidak hanya menonjolkan tampilan, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan detail suara yang luas.

Material diafragma memakai PEN+PU dengan lapisan titanium. Kombinasi tersebut lazim digunakan untuk mendukung karakter suara yang tetap jernih dan responsif pada berbagai jenis konten audio.

Fitur utamanya adalah Adaptive ANC hingga 40 dB. Teknologi ini membantu meredam suara sekitar secara otomatis agar pengguna bisa lebih fokus saat mendengar musik, mengikuti rapat daring, atau menikmati podcast di tempat ramai.

Berikut poin spesifikasi utama yang disampaikan:

  1. Driver 40 mm
  2. Frekuensi 20 Hz–40.000 Hz
  3. Adaptive ANC hingga 40 dB
  4. Bluetooth 5.4
  5. Dual connection
  6. Baterai 1060 mAh
  7. Fast charging via USB-C
  8. Warna putih, hitam, pink, dan kuning

Baterai besar jadi nilai tambah utama

Sektor daya tahan baterai menjadi salah satu daya tarik terbesar dari perangkat ini. Nothing Headphone (a) memakai baterai lithium-ion 1060 mAh dengan pengisian penuh sekitar dua jam melalui USB-C.

Dalam penggunaan normal, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 135 jam saat ANC dimatikan. Saat ANC aktif, daya tahannya masih disebut bisa mencapai sekitar 75 jam.

Fitur pengisian cepat juga menjadi nilai penting. Pengisian selama 5 menit diklaim cukup untuk penggunaan hingga 8 jam ketika ANC dimatikan, atau sekitar 5 jam saat ANC aktif.

Konektivitas yang dibuat fleksibel

Nothing Headphone (a) memakai Bluetooth 5.4 dengan jangkauan hingga 10 meter. Standar konektivitas ini memberi dasar sambungan yang lebih stabil untuk penggunaan sehari-hari, baik di rumah, kantor, maupun perjalanan.

Perangkat ini juga mendukung dual connection. Fitur tersebut memungkinkan headphone terhubung ke dua perangkat sekaligus, misalnya laptop dan ponsel, sehingga perpindahan audio bisa berjalan lebih praktis.

Dari sisi kompatibilitas, headphone ini mendukung Android 5.1 ke atas dan iOS 13 ke atas. Dukungan codec AAC, SBC, dan LDAC juga memberi pilihan lebih luas bagi pengguna dengan perangkat dan sumber audio yang berbeda.

Dengan harga Rp2.999.000, Nothing Headphone (a) masuk ke Indonesia sebagai opsi baru di kelas menengah-premium yang menawarkan desain transparan, ANC adaptif, baterai panjang, dan distribusi luas melalui jaringan Erajaya Group. Produk ini mulai tersedia lewat pre-order pada 21 sampai 31 Maret sebelum masuk penjualan yang lebih luas pada awal April.

Terbaru