Dell kembali menarik perhatian di pasar periferal komputer lewat peluncuran Dell Pro 5 Wired Fingerprint ESS Mouse (MS526C). Mouse berkabel ini membawa fitur yang jarang ditemui pada tetikus pada umumnya, yaitu pemindai sidik jari yang bisa dipakai untuk login atau membuka kunci sistem secara langsung.
Fitur tersebut menempatkan mouse ini lebih dekat ke kebutuhan kerja modern, terutama di lingkungan bisnis yang menuntut akses cepat dan keamanan yang praktis. Dukungan Windows Hello membuat pengguna dapat masuk ke perangkat tanpa harus mengetik kata sandi berulang kali.
Mouse dengan sensor sidik jari di area yang tidak biasa
Dell menempatkan sensor fingerprint di bagian yang sejajar dengan tombol scroll. Posisi ini menarik karena biasanya area tersebut dipakai untuk tombol DPI yang berfungsi mengatur sensitivitas kursor.
Dengan pendekatan itu, Dell tampak ingin memadukan fungsi keamanan dan kontrol kerja dalam satu perangkat. Bagi pengguna kantor yang sering berpindah perangkat atau bekerja di ruang bersama, proses autentikasi yang cepat bisa memangkas waktu sekaligus mengurangi risiko penggunaan kata sandi yang lemah.
Fitur fingerprint pada mouse ini juga memperkuat tren perangkat input yang tidak lagi sekadar alat navigasi. Produsen kini mulai menambahkan fungsi keamanan biometrik agar periferal bisa ikut mendukung ekosistem kerja yang lebih efisien.
Didesain untuk kebutuhan bisnis
Dell MS526C memang ditujukan untuk segmen bisnis, bukan pasar gaming atau penggunaan kasual biasa. Fokus utamanya ada pada produktivitas, kepraktisan, dan pengamanan akses.
Desain ambidextrous membuat mouse ini nyaman digunakan oleh tangan kanan maupun kiri. Bentuk seperti ini penting untuk lingkungan kerja yang penggunaannya bisa bergantian, atau untuk pengguna yang mengutamakan fleksibilitas pegangan.
Berikut spesifikasi utama Dell Pro 5 Wired Fingerprint ESS Mouse (MS526C):
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Jenis koneksi | Kabel USB-A |
| Panjang kabel | 1,8 meter |
| Sensor | Sidik jari dan optik |
| DPI maksimal | 6.000 DPI |
| Desain | Ambidextrous |
| Bobot | Sekitar 72,9 gram |
| Dimensi | 1,6 × 2,4 × 4,6 inci |
| Harga | 44,99 dollar AS |
Sensor optik dengan dukungan hingga 6.000 DPI memberi ruang penyesuaian sensitivitas sesuai kebutuhan kerja. Angka ini cukup tinggi untuk mouse kantor, sehingga perangkat tetap terasa responsif saat dipakai untuk aktivitas harian yang membutuhkan presisi.
Kabel masih jadi pilihan utama
Berbeda dari banyak mouse modern yang mengandalkan konektivitas nirkabel, Dell MS526C tetap memakai kabel USB-A. Pilihan ini membuat mouse tidak bergantung pada baterai dan tidak membutuhkan proses pengisian daya.
Untuk sebagian pengguna bisnis, koneksi kabel masih dianggap lebih stabil dan minim gangguan. Mouse seperti ini juga cocok dipakai di lingkungan kantor yang membutuhkan perangkat siap pakai tanpa repot pairing Bluetooth atau mengelola daya baterai.
Kabel sepanjang 1,8 meter memberi ruang gerak yang cukup luas di meja kerja. Meski sederhana, pendekatan berkabel sering kali lebih disukai pada perangkat yang dipakai sepanjang hari dan harus selalu aktif tanpa jeda.
Harga dan posisi produk di pasar
Dell membanderol mouse ini seharga 44,99 dollar AS. Berdasarkan data yang tersedia, harga tersebut setara sekitar Rp 765.000.
Di kelas harganya, kehadiran fingerprint menjadi nilai jual utama karena fitur ini jarang muncul di mouse konvensional. Dell tampaknya menargetkan profesional dan perusahaan yang mengutamakan keamanan perangkat kerja, bukan sekadar pengguna rumahan yang mencari mouse biasa.
Langkah ini juga memperlihatkan bagaimana vendor perangkat keras mulai menggabungkan fungsi autentikasi ke dalam aksesori harian. Jika selama ini fingerprint lebih identik dengan laptop, ponsel, atau keyboard premium, Dell mencoba membawa fungsi itu ke mouse dengan pendekatan yang lebih spesifik.
Selain mouse, Dell juga merilis paket keyboard dan mouse baru
Selain MS526C, Dell turut memperkenalkan dua paket periferal lain, yaitu Pro 7 Slim Keyboard & Mouse dan Pro 7 Rechargeable Compact Keyboard & Mouse. Keduanya hadir dengan pendekatan berbeda karena mengusung desain nirkabel.
Paket Pro 7 mendukung baterai AAA atau baterai isi ulang, sehingga lebih fleksibel untuk pengguna yang membutuhkan mobilitas. Kedua set itu juga mendukung sensitivitas hingga 6.000 DPI, sehingga masih menawarkan pengalaman yang serbaguna untuk pekerjaan harian.
Untuk daya tahan, model Pro disebut mampu bertahan hingga tiga bulan untuk keyboard dan hingga 1,5 bulan untuk mouse dalam satu kali pengecasan. Pada konteks perangkat bisnis, daya tahan seperti ini penting karena mengurangi frekuensi pengisian ulang dan menjaga ritme kerja tetap efisien.
Kehadiran mouse fingerprint dari Dell menunjukkan arah baru pada perangkat input kantor, yakni menggabungkan fungsi akses cepat, keamanan biometrik, dan desain kerja yang tetap praktis. Dengan sensor sidik jari, dukungan Windows Hello, koneksi kabel yang stabil, serta harga yang masih berada di level menengah, produk ini menyasar pengguna yang membutuhkan mouse lebih dari sekadar alat klik dan geser.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com



