Menjajal Realme Buds Air8, Nyaman di Telinga dan Bass-Nya Terasa Nendang

Author: Qoo Media

Realme Buds Air8 hadir sebagai TWS terbaru Realme yang menyasar pengguna yang mencari earbud nyaman, fitur lengkap, dan suara bertenaga. Di kelas harga Rp 699.000, perangkat ini menawarkan kombinasi desain premium, active noise cancellation, dan daya tahan baterai panjang.

Perangkat audio ini diperkenalkan bersamaan dengan lini Realme 16 Series di Indonesia. Berdasarkan pengujian awal yang dimuat Kompas.com, Buds Air8 memberi kesan nyaman dipakai untuk aktivitas harian dan memiliki karakter suara bass yang terasa “nendang” tanpa mengorbankan kejernihan.

Desain dan sentuhan kolaborasi

Dari sisi tampilan, Realme Buds Air8 mengusung casing dengan aksen garis halus di bagian atas. Desain ini dibuat selaras dengan bahasa desain Realme 16 Series, sehingga terlihat lebih berkelas meski tetap sederhana.

Logo “realme” ditempatkan di area tengah kanan casing. Di bagian belakang, port USB Type-C diletakkan tepat di bawah engsel untuk pengisian daya.

Kompas.com mencatat mekanisme buka-tutup casing terasa mulus dan rapat saat ditutup. Bunyi klik yang tegas ikut memberi kesan bahwa kualitas rakitannya cukup diperhatikan.

Bagian dalam casing justru menjadi salah satu detail yang menonjol. Terdapat tulisan “Make it real” serta tanda tangan Naoto Fukasawa, desainer industri asal Jepang yang diketahui berkolaborasi dengan Realme pada perangkat ini.

Kehadiran elemen tersebut jarang ditemukan pada TWS di kelas serupa. Detail ini lebih berfungsi sebagai pembeda visual dan memperkuat identitas produk.

Nyaman dipakai untuk mobilitas harian

Realme Buds Air8 memakai desain earbuds model batang dengan eartips silikon. Bentuk ini umum dipakai untuk membantu isolasi suara pasif sekaligus menjaga posisi earbud tetap stabil di telinga.

Dalam laporan pengujian Kompas.com, earbuds ini terasa pas bahkan pada telinga yang relatif kecil. Saat dipakai berjalan atau bergerak ringan, posisinya tetap stabil dan tidak mudah lepas.

Faktor kenyamanan menjadi penting karena TWS sering dipakai dalam durasi lama. Buds Air8 juga sudah mengantongi rating IP55, yang berarti tahan terhadap debu dan percikan air.

Sertifikasi itu membuatnya lebih aman dipakai saat berolahraga ringan atau beraktivitas di luar ruangan. Meski begitu, rating tersebut bukan berarti perangkat ini dirancang untuk terendam air.

Audio kuat, bass terasa penuh

Di sektor suara, Realme membekali Buds Air8 dengan dual driver 11 mm + 6 mm. Kombinasi ini diklaim membantu menjaga reproduksi audio tetap konsisten di berbagai jenis konten.

Perangkat ini juga mendukung Hi-Res Audio dan codec LHDC 5.0. Dukungan tersebut penting bagi pengguna yang ingin kualitas transmisi audio lebih tinggi saat mendengarkan musik dari perangkat yang kompatibel.

Dalam pengujian singkat yang dirujuk dari Kompas.com, karakter suaranya terdengar cukup seimbang. Bass menjadi elemen yang paling menonjol karena dentumannya terasa jelas dan memberi kesan lebih bertenaga.

Saat dipakai untuk mendengarkan musik, menonton video YouTube, hingga video pendek di TikTok, suara yang dihasilkan tetap nyaman di telinga. Kejernihan vokal dan instrumen juga disebut masih terjaga dengan baik.

Kesan “nendang” pada bass biasanya dicari pengguna yang menyukai musik pop, EDM, hip-hop, atau konten video dengan efek suara dominan. Namun, karakter seperti ini tetap perlu dicocokkan dengan preferensi masing-masing pendengar.

ANC dan kontrol yang responsif

Salah satu fitur unggulan Buds Air8 adalah Active Noise Cancellation hingga 55 dB Ultra Depth Noise Cancellation. Realme mengklaim kemampuan ini sebagai salah satu yang tertinggi di kelasnya.

Secara teori, ANC membantu meredam suara lingkungan seperti dengung AC, suara kendaraan, atau kebisingan ruang publik. Fitur ini membuat pengalaman mendengarkan musik dan menonton video terasa lebih fokus.

Untuk pengoperasian, Buds Air8 mendukung kontrol gesture di permukaan earbuds. Ketuk dua kali dipakai untuk memutar atau menjeda musik, sementara tap and hold digunakan untuk berpindah antara mode ANC dan mode transparan.

Kompas.com mencatat kontrol sentuh ini bekerja responsif tanpa delay yang mengganggu. Respons yang cepat penting karena banyak TWS murah sering terkendala sentuhan yang kurang akurat.

Realme juga membekali masing-masing earbuds dengan tiga mikrofon. Konfigurasi ini ditujukan untuk membantu penangkapan suara saat melakukan panggilan telepon atau meeting daring.

Pengaturan tambahan tersedia lewat aplikasi Realme Link di smartphone. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengelola mode ANC dan beberapa fungsi suara sesuai kebutuhan.

Daya tahan baterai dan isi kotak

Baterai menjadi nilai jual lain dari Buds Air8. Setiap earbuds memiliki kapasitas 62 mAh, sedangkan charging case membawa baterai 530 mAh.

Berikut ringkasan klaim daya tahan baterainya:

  1. Hingga 58 jam total dengan charging case.
  2. Hingga 14 jam pemakaian tunggal saat ANC nonaktif.
  3. Sekitar 8 jam pemakaian tunggal dengan ANC aktif dan codec AAC.
  4. Hingga 30 jam total dengan case saat ANC aktif dan codec AAC.
  5. Sekitar 5,5 jam pemakaian tunggal dengan ANC aktif dan codec LHDC.
  6. Hingga 21 jam total dengan case saat ANC aktif dan codec LHDC.

Dalam pengujian singkat Kompas.com, penggunaan sekitar tiga jam dengan ANC aktif hanya menurunkan baterai dari 45 persen ke 43 persen. Temuan ini menunjukkan efisiensi daya yang cukup baik, meski hasil pemakaian nyata tetap bisa berbeda tergantung volume, codec, dan kondisi jaringan perangkat yang terhubung.

Untuk isi kotak penjualan, Realme menyertakan satu set earbuds dan charging case. Selain itu tersedia buku panduan penggunaan, kartu garansi, dan earbud tips cadangan.

Secara total ada enam eartips, dengan ukuran M terpasang sebagai bawaan. Pilihan warna yang tersedia meliputi Master Purple, Master Gold, dan Master Grey, memberi opsi bagi pengguna yang ingin TWS tidak hanya nyaman dan bertenaga, tetapi juga tampil lebih menonjol dari sisi desain.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com
Terbaru