
Apple resmi membawa MacBook Air M5 ke Indonesia, dan fokus utamanya jelas: performa naik tanpa mengorbankan karakter tipis yang selama ini jadi daya tarik utama lini Air. Laptop ini hadir dengan storage dasar yang lebih lega, dukungan AI yang lebih kencang, serta desain yang tetap ringan dan portabel.
Kehadirannya juga menegaskan sasaran Apple ke pengguna yang butuh perangkat premium untuk kerja harian, kreator konten, mahasiswa, hingga pekerja hybrid. MacBook Air M5 tersedia dalam dua ukuran, yakni 13 inci dan 15 inci, sehingga pilihan bodi masih disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas dan ruang kerja.
Performa M5 dan fokus ke AI
MacBook Air M5 mengandalkan chip Apple M5 dengan CPU 10-core yang terdiri dari empat performance core dan enam efficiency core. GPU-nya kini hingga 10-core dan mendukung hardware-accelerated ray tracing, sementara Neural Engine 16-core diklaim jauh lebih cepat untuk pemrosesan AI.
Peningkatan ini terasa relevan karena penggunaan laptop modern tidak lagi sebatas mengetik atau browsing. Banyak pengguna kini menjalankan fitur AI lokal, coding, editing video, hingga model AI ringan langsung di perangkat.
Apple menekankan bahwa MacBook Air M5 dapat menangani tugas produktivitas harian hingga beban kerja kreatif. Dalam penggunaan nyata, peningkatan itu diperkirakan paling terasa saat multitasking berat, editing foto RAW, rendering video ringan hingga menengah, serta fitur Apple Intelligence yang berjalan langsung di perangkat.
Storage lebih besar, desain tetap tipis
Salah satu perubahan yang paling menonjol ada pada storage dasar. MacBook Air M5 kini langsung memakai 512 GB SSD, naik dua kali lipat dari generasi sebelumnya yang masih 256 GB.
Apple juga mengklaim kecepatan SSD kini hingga dua kali lebih cepat. Bagi pengguna yang menyimpan file foto, video, aplikasi editing, dan cache AI, kapasitas ini membuat MacBook Air M5 terasa lebih siap dipakai untuk jangka panjang.
Dari sisi desain, bodi aluminium unibody tipis tetap dipertahankan. Model 13 inci berbobot sekitar 1,23 kg, sedangkan varian 15 inci memberi area kerja yang lebih luas untuk kebutuhan multitasking.
Layar, konektivitas, dan daya tahan baterai
MacBook Air M5 memakai layar Liquid Retina 13,6 inci atau 15,3 inci dengan dukungan 1 miliar warna, True Tone, dan tingkat kecerahan hingga 500 nits. Kombinasi ini membuat layar tetap nyaman dipakai untuk editing ringan maupun konsumsi multimedia.
Sisi audio juga masih jadi salah satu kekuatan utamanya. Apple mempertahankan sistem Spatial Audio dan Dolby Atmos, yang membuat kualitas speaker MacBook Air tetap menonjol di kelas laptop tipis.
Untuk konektivitas, MacBook Air M5 dibekali Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 melalui chip nirkabel N1 terbaru. Laptop ini juga menyediakan dua port Thunderbolt 4, MagSafe charging, serta dukungan hingga dua monitor eksternal.
Apple mengklaim daya tahan baterainya mencapai 18 jam pemakaian. Bagi mahasiswa dan pekerja hybrid, daya tahan seperti ini memberi fleksibilitas lebih besar saat bekerja seharian tanpa harus sering mencari charger.
Harga MacBook Air M5 di Indonesia
MacBook Air M5 sudah tersedia melalui Apple Authorized Reseller seperti iBox, Blibli, dan Digimap. Harga yang tercatat untuk pasar Indonesia adalah sebagai berikut.
| Varian | Harga |
|---|---|
| MacBook Air M5 13 inch (16GB RAM, 512GB SSD, 8-core GPU) | Rp 20.499.000 |
| MacBook Air M5 13 inch (16GB RAM, 1TB SSD, 10-core GPU) | Rp 23.999.000 |
| MacBook Air M5 13 inch (24GB RAM, 1TB SSD, 10-core GPU) | Rp 27.999.000 |
Untuk varian 15 inci, Apple menyebutkan model tersebut akan hadir dalam waktu dekat. Dengan kombinasi chip M5, storage standar 512 GB, konektivitas baru, dan baterai hingga 18 jam, MacBook Air M5 masuk ke Indonesia sebagai opsi laptop tipis premium yang makin siap untuk kebutuhan kerja modern.
Source: inet.detik.com




