
Di tengah ketergantungan rumah sakit dan pusat data pada listrik yang stabil, Kenika meluncurkan UPS Online berkapasitas hingga 60 kVA untuk menjaga data dan peralatan kritis tetap aman. Solusi ini hadir dengan teknologi Double Conversion True Online yang dirancang memberi daya bersih, stabil, dan tanpa jeda transfer.
Kehadiran UPS ini menjadi penting karena gangguan listrik dapat memicu kerugian besar, mulai dari hilangnya data krusial, terhentinya operasional, hingga ancaman pada keselamatan pasien. Kenika menempatkan produknya sebagai proteksi untuk beban-beban yang tidak boleh berhenti, termasuk server, perangkat medis, dan sistem pendukung operasional.
Teknologi untuk beban kritis
UPS Online Kenika bekerja dengan mengubah daya AC input menjadi DC, lalu mengonversinya kembali menjadi AC sebelum disalurkan ke perangkat. Skema ini berbeda dari UPS offline atau line-interactive dan memungkinkan isolasi total dari gangguan jaringan.
Teknologi tersebut membantu melindungi perangkat dari surge, spike, sag, brownout, blackout, noise, dan distorsi harmonik. Kenika juga menyebut sistemnya memberi regulasi tegangan dan frekuensi yang presisi dengan zero transfer time saat beralih ke baterai.
Dua jalur kapasitas untuk kebutuhan berbeda
Kenika membagi lini UPS Online ke dalam dua kelompok utama, yaitu single phase dan 3 phase. Kapasitasnya dimulai dari 1 kVA hingga 60 kVA, sehingga bisa dipakai untuk kebutuhan skala kecil hingga infrastruktur yang lebih besar.
Untuk kebutuhan efisien di bisnis kecil dan menengah, Kenika menawarkan UPS Online Single Phase 1 kVA-10 kVA. Seri ini ditujukan untuk perkantoran, toko modern, laboratorium, dan server mini.
Single phase untuk SME dan perkantoran
Seri single phase ini memiliki efisiensi hingga 95 persen dan input power factor di atas 0,99. Kenika juga menempatkan desainnya sebagai solusi ringkas dengan keluaran power factor 1.0, panel LCD interaktif, sistem pendinginan canggih, serta kemampuan konfigurasi untuk jaringan atau rak server.
Spesifikasi umumnya mencakup tegangan input 220 V, tegangan output 220 V, frekuensi input 40-70 Hz auto-sensing, dan frekuensi output 50 Hz/60 Hz ± 0,1 Hz. Gelombang keluarannya menggunakan pure sine wave.
3 phase untuk industri dan fasilitas vital
Di sisi lain, UPS Online 3 Phase 10 kVA-60 kVA disiapkan untuk industri manufaktur, fasilitas kesehatan, data center, perkantoran besar, layanan darurat, dan infrastruktur vital lain. Seri ini dirancang untuk beban berat dan operasional 24/7.
Kenika membekali varian 3 phase dengan teknologi DSP, kemampuan monitoring jarak jauh melalui SNMP, dan karakter modular serta scalable sesuai kebutuhan. Output power factor-nya mencapai 1.0, sementara input power factor berada di atas 0,95.
Spesifikasi umumnya mencakup tegangan input 380 V, 400 V, atau 415 V dengan default 380 V, serta tegangan output yang sama dengan default 380 V. Frekuensi input berada di rentang 40-70 Hz, frekuensi output 50 Hz ± 1 persen, dan gelombang keluaran pure sine wave.
Perlindungan untuk rumah sakit dan pusat data
Kenika menyoroti dua penggunaan utama UPS Online ini, yakni keamanan data dan keselamatan pasien. Di pusat data dan lingkungan IT, UPS ini ditujukan untuk mencegah kehilangan data, kerusakan hardware, dan downtime yang mahal saat listrik tidak stabil atau padam tiba-tiba.
Di rumah sakit, UPS Online Kenika mendukung peralatan diagnostik seperti CT-Scan, MRI, X-Ray, dan laboratorium agar tetap beroperasi. Sistem ini juga menjaga perangkat pemantau pasien di ICU, HCU, dan ruang operasi, sekaligus mempertahankan sistem informasi rumah sakit, PACS, elevator, komunikasi internal, dan penerangan darurat.
Layanan purna jual dan ketersediaan informasi
Kenika menegaskan komitmen pada layanan purna jual dengan dukungan teknisi profesional di berbagai kota besar. Layanan itu mencakup konsultasi, instalasi, dan perawatan dengan respons cepat.
Perwakilan Kenika mengatakan, “Dengan Kenika, listrik boleh terganggu, tapi bisnis klien harus tetap lancar.” Informasi katalog produk, spesifikasi, dan solusi UPS Online yang sesuai kebutuhan tersedia melalui situs resmi perusahaan.
Source: inet.detik.com




