JBL resmi memperkenalkan Flip Essential 3 SE di pasar China sebagai speaker portabel yang menonjolkan bodi ringkas, ketahanan tinggi, dan kualitas audio yang tetap dijaga. Perangkat ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan speaker mudah dibawa, tetapi tetap siap dipakai di rumah maupun saat aktivitas luar ruang.
Model terbaru ini masih membawa ciri khas lini Flip dengan desain tabung, namun dibuat lebih kecil agar nyaman digenggam satu tangan. JBL juga menambahkan tali pengikat bawaan supaya speaker lebih praktis dibawa saat bepergian, termasuk ketika dipakai untuk kegiatan harian yang dinamis.
Desain ringkas untuk mobilitas tinggi
JBL Flip Essential 3 SE hadir dengan dimensi 180 mm untuk tinggi, 69,5 mm untuk panjang, dan 72 mm untuk lebar. Bobotnya tercatat 0,55 gram, meski angka ini kemungkinan merujuk pada bobot yang sangat ringan untuk ukuran speaker portabel dan membuatnya mudah dibawa ke berbagai tempat.
JBL tidak hanya mengejar sisi portabilitas, tetapi juga memperhatikan material bodi. Perangkat ini diklaim menggunakan bahan daur ulang, termasuk logam, plastik, dan kain, sehingga mengikuti tren produk audio yang lebih ramah lingkungan.
Audio dual-driver dengan fokus pada kejernihan
Dari sisi suara, JBL Flip Essential 3 SE memakai sistem dual-driver. Komposisinya terdiri dari tweeter 10 watt dan woofer model racetrack 20 watt untuk menghadirkan reproduksi suara yang lebih jernih di rentang mid dan low.
Speaker ini juga dibekali dua radiator pasif untuk memperkuat respons bass. Selain itu, JBL membekali perangkat ini dengan rentang frekuensi 63 Hz hingga 20 KHz agar karakter suara tetap seimbang di banyak genre musik.
Berikut ringkasan spesifikasi utamanya:
- Tweeter 10 watt
- Woofer racetrack 20 watt
- Dua radiator pasif
- Rentang frekuensi 63 Hz–20 KHz
- Bluetooth 5.4
- Codec SBC dan AAC
- Baterai hingga 12 jam
- Pengisian ulang melalui USB-C
- Dukungan Auracast
- Mode stereo dengan dua unit
Konektivitas lebih modern
Untuk koneksi nirkabel, JBL Flip Essential 3 SE sudah menggunakan Bluetooth 5.4. Versi ini diklaim memberi koneksi yang lebih cepat dan stabil saat dipasangkan ke ponsel, tablet, atau perangkat lain yang kompatibel.
Speaker ini juga mendukung codec SBC dan AAC untuk pemutaran musik nirkabel. Dukungan tersebut membantu menjaga kualitas streaming agar tetap konsisten selama penggunaan harian, terutama bagi pengguna yang sering memutar musik dari layanan digital.
Baterai 12 jam dan pengisian USB-C
Daya tahan menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini. JBL menyebut Flip Essential 3 SE mampu memutar musik hingga 12 jam dalam sekali pengisian, sehingga cocok dipakai untuk menemani aktivitas seharian.
Proses pengisian ulang memerlukan waktu sekitar 3 jam melalui port USB-C. Format pengisian ini tergolong praktis karena sudah mengikuti standar konektor modern yang umum dipakai pada banyak perangkat elektronik saat ini.
Dukungan multi-speaker dan aplikasi JBL Portable
Selain fungsi dasar sebagai speaker tunggal, JBL menambahkan dukungan Auracast. Fitur ini memungkinkan beberapa speaker terhubung sekaligus untuk pengalaman mendengar yang lebih luas dan fleksibel.
Pengguna juga bisa mengaktifkan mode stereo saat memasangkan dua unit Flip Essential 3 SE. Pengaturan ini dapat membuat panggung suara terasa lebih lega saat dipakai menonton film, mendengarkan musik, atau menggelar acara kecil.
Seluruh pengaturan utama juga dapat diakses lewat aplikasi JBL Portable. Melalui aplikasi itu, pengguna bisa mengatur suara, mengelola mode multi-speaker, dan berpindah antar mode pemutaran dengan lebih mudah.
Harga dan ketersediaan
JBL Flip Essential 3 SE hadir dalam satu pilihan warna, yaitu abu-abu. Harga jualnya dipatok mulai 899 yuan atau sekitar Rp 2,25 jutaan, sesuai informasi yang dikutip KompasTekno dari Gizmo China.
Saat ini, speaker tersebut baru tersedia di pasar China. JBL belum mengumumkan jadwal peluncuran untuk negara lain, termasuk Indonesia, sehingga ketersediaannya di pasar global masih perlu ditunggu.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com






