Jabra PanaCast Room Kit Menata Ulang Rapat Hibrida, Ruang Menengah Hingga Besar Kini Lebih Cerdas

Jabra memperkenalkan PanaCast Room Kit sebagai sistem video konferensi baru untuk ruang rapat yang ingin tampil lebih modern dan efisien. Paket ini dirancang dengan konsep plug-and-play agar perusahaan bisa langsung memakainya tanpa proses pemasangan yang rumit.

Perangkat ini juga menyasar kebutuhan ruang rapat berukuran menengah hingga besar, terutama di lingkungan kerja hibrida yang butuh teknologi kolaborasi fleksibel. Dengan pendekatan itu, Jabra mencoba menjawab persoalan rapat online yang sering terkendala kualitas audio dan visual.

Ruang rapat yang lebih cerdas

PanaCast Room Kit mengandalkan teknologi video panoramik 180 derajat dan kecerdasan multi-camera. Pengguna bisa menyesuaikan konfigurasi dengan satu, tiga, hingga lima kamera sekaligus sesuai tata letak ruangan.

Fleksibilitas ini menjadi salah satu nilai utama karena sistem dapat mengikuti kebutuhan ruang yang berbeda-beda. Jabra menempatkan perangkat ini sebagai solusi yang tidak hanya fokus pada tampilan video, tetapi juga pada cara kerja ruang rapat secara keseluruhan.

Dalam peluncurannya di Jakarta, Country Manager Enterprise Jabra Indonesia Louis Sudarso menekankan bahwa pola kerja hibrida di Indonesia makin dinamis. Ia menyebut perusahaan membutuhkan teknologi kolaborasi yang andal sekaligus mampu beradaptasi dengan berbagai cara kerja.

Audio dan video yang saling terhubung

Selain kemampuan video, Jabra juga menonjolkan integrasi antara audio personal dan sistem video berbasis ruangan. Pendekatan ini ditujukan untuk membangun ekosistem komunikasi yang lebih utuh, bukan sekadar perangkat yang berdiri sendiri.

Salah satu fitur pentingnya adalah edge AI untuk framing otomatis pada pembicara yang sedang aktif. Fitur ini membantu kamera menyesuaikan fokus secara cerdas sehingga peserta rapat tetap terlihat jelas tanpa pengaturan manual yang berulang.

Paket solusi lengkap PanaCast Room Kit terdiri dari perangkat video bar premium Jabra PanaCast 55 VBS, mikrofon tambahan PanaCast SpeakerMic, dan sistem pelacakan pembicara cerdas. Kombinasi itu menunjukkan bahwa Jabra menargetkan ruang rapat yang membutuhkan pengalaman konferensi lebih stabil dan terasa profesional.

Dorongan dari tren kerja hibrida

Jabra mengaitkan produk ini dengan perubahan perilaku kerja yang semakin bergantung pada teknologi kolaborasi. Berdasarkan studi Jabra Knowledge Worker Study bersama London School of Economics, 60% profesional memprediksi suara akan menjadi cara utama mereka berinteraksi dengan teknologi di tempat kerja dalam tiga tahun ke depan.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa kualitas komunikasi audio menjadi aspek penting dalam perangkat kerja modern. Di banyak rapat online, suara yang kurang jernih masih menjadi sumber gangguan yang membuat diskusi tidak efektif.

Karena itu, kehadiran perangkat konferensi seperti PanaCast Room Kit diposisikan sebagai investasi untuk mendukung produktivitas. Bagi perusahaan yang mengelola banyak pertemuan hibrida, perangkat semacam ini menawarkan cara untuk mengurangi hambatan teknis dalam komunikasi harian.

Ketersediaan di Indonesia

Jabra menyebut PanaCast Room Kit akan tersedia di pasar Indonesia pada kuartal kedua 2026. Jadwal ini menandai langkah lanjutan Jabra dalam memperluas ekosistem perangkat kolaborasi di Indonesia setelah menghadirkan headset Evolve3.

Dengan dukungan video panoramik, multi-camera, dan pelacakan pembicara cerdas, PanaCast Room Kit diarahkan untuk mengubah ruang rapat biasa menjadi ruang kerja yang lebih adaptif. Bagi perusahaan yang ingin membangun pengalaman rapat yang lebih rapi, jelas, dan mudah digunakan, solusi ini hadir sebagai opsi baru di tengah tuntutan kerja hibrida yang terus berkembang.

Source: inet.detik.com

Berita Terkait

Back to top button