Apple kembali menjadi sorotan setelah bocoran terbaru mengarah pada kehadiran iPhone Ultra, perangkat lipat pertama yang disebut sedang disiapkan untuk menantang dominasi foldable Android. Informasi yang beredar menyorot baterai 5.800mAh, bodi yang lebih tipis dari sejumlah rival, serta komponen kelas atas yang membuatnya berpotensi masuk ke jajaran produk paling penting di lini iPhone.
Bocoran ini datang dari Jon Prosser melalui kanal FrontPageTech, sosok yang kerap membahas produk Apple sebelum resmi diumumkan. Meski belum ada konfirmasi dari pihak Apple, detail yang muncul memberi sinyal bahwa perusahaan asal Cupertino itu tampaknya serius merancang ponsel lipat dengan pendekatan yang berbeda dari banyak kompetitor Android.
Baterai besar jadi pembeda utama
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah kapasitas baterai 5.800mAh. Angka ini tergolong besar untuk kategori ponsel lipat dan langsung menempatkan iPhone Ultra dalam posisi yang kuat di hadapan banyak rival yang masih memakai baterai lebih kecil.
Sebagai pembanding, Samsung Galaxy Z Fold 7 disebut masih menggunakan baterai 4.400mAh. Sementara itu, generasi berikutnya baru diperkirakan mencapai 5.000mAh, sehingga Apple berpeluang unggul dalam efisiensi daya dan daya tahan pemakaian harian.
Apple juga dikabarkan tidak mengikuti tren silicon-carbon yang mulai dipakai beberapa merek Android. Perusahaan itu disebut memilih baterai berteknologi densitas tinggi agar kapasitas besar bisa dipertahankan tanpa membuat perangkat menjadi terlalu tebal.
Performa diarahkan ke kelas premium
Di sektor dapur pacu, iPhone Ultra disebut akan memakai chip A20. Chip yang sama kabarnya juga disiapkan untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, sehingga perangkat lipat ini tidak diposisikan sebagai varian yang lebih rendah dalam lini Apple.
Selain itu, perangkat ini diprediksi membawa modem internal generasi kedua Apple, yakni C2. Bocoran menyebut modem tersebut akan membawa peningkatan penting, termasuk dukungan konektivitas satelit yang bisa menambah nilai jual di segmen premium.
Untuk mendukung pengalaman multitasking, Apple juga disebut menanamkan RAM 12GB. Kapasitas ini sejajar dengan banyak kompetitor foldable dan cukup untuk aktivitas seperti pembagian layar, pengeditan dokumen, editing ringan, hingga bermain gim dengan tuntutan grafis tinggi.
Spesifikasi yang paling disorot
Berikut rangkuman spesifikasi yang ramai dibahas dari bocoran sejauh ini:
| Komponen | Bocoran iPhone Ultra |
|---|---|
| Baterai | 5.800mAh |
| Chip | A20 |
| Modem | C2 internal generasi kedua |
| RAM | 12GB |
| Kamera belakang | 48MP utama + 48MP ultrawide |
| Kamera depan | UDC masih diuji |
| Ketebalan saat dibuka | Sekitar 4,5mm |
| Ketebalan saat dilipat | Sekitar 9,5mm |
Kamera tetap dibuat sederhana, tetapi kuat
Pada bagian kamera, Apple dikabarkan mempertahankan konfigurasi yang tidak berlebihan namun tetap kompetitif. Bocoran menyebut adanya dua kamera belakang, masing-masing 48MP untuk kamera utama dan 48MP untuk ultrawide.
Untuk kamera depan, Apple disebut masih menguji teknologi under-display camera atau UDC di layar bagian dalam. Jika teknologi ini benar hadir, layar internal akan terlihat lebih bersih karena tidak terganggu punch hole atau notch, meski statusnya masih belum pasti untuk versi final.
Bodi lebih tipis dari banyak rival
Dari sisi desain fisik, iPhone Ultra disebut memiliki ketebalan sekitar 4,5mm saat dibuka dan 9,5mm saat dilipat. Ukuran ini terbilang kompetitif dan membuatnya lebih tipis dibanding Google Pixel 10 Pro Fold serta Motorola Razr Fold.
Posisi tersebut penting karena ponsel lipat sering dikritik karena bodinya tebal dan terasa berat. Apple tampaknya ingin menjawab kritik itu dengan kombinasi desain tipis, efisiensi internal, dan integrasi perangkat lunak yang menjadi ciri khas ekosistemnya.
Persaingan foldable makin panas
Pasar ponsel lipat sudah lebih dulu berkembang di Android, terutama lewat Samsung, Google, dan sejumlah merek Tiongkok. Namun, kehadiran Apple hampir selalu mengubah dinamika pasar karena perusahaan itu memiliki basis pengguna loyal, ekosistem kuat, dan pengaruh besar terhadap arah industri.
Jika bocoran ini akurat, iPhone Ultra bisa menjadi perangkat yang menarik bukan hanya karena nama Apple, tetapi juga karena kombinasi baterai besar, desain tipis, chip A20, RAM 12GB, serta kemungkinan kamera bawah layar. Kombinasi itu membuat Apple berpeluang menawarkan foldable yang tidak hanya mengandalkan status merek, tetapi juga menjawab kelemahan umum pada ponsel lipat yang selama ini sering menjadi sorotan konsumen.
Jadwal rilis masih diperkirakan September
Bocoran terbaru menyebut iPhone Ultra masih berada pada jalur peluncuran internal yang sesuai, dengan perkenalan diperkirakan berlangsung pada September bersama lini iPhone 18 Pro. Sumber yang sama juga sempat menyebut adanya rumor penundaan, tetapi perkembangan terbaru mengarah pada kesiapan jadwal yang tetap terjaga.
Jika detail-detail ini benar, iPhone Ultra akan menjadi langkah paling agresif Apple di segmen foldable dan langsung menantang dominasi Android yang lebih dulu matang di pasar tersebut. Kombinasi sisi daya, desain, dan hardware premium membuat perangkat ini layak dipantau karena bisa menjadi salah satu peluncuran paling berpengaruh Apple dalam beberapa tahun ke depan.







