Apple dikabarkan sedang menyiapkan iPhone Fold sebagai ponsel lipat pertamanya, dan bocoran harga yang beredar langsung menempatkannya di kelas paling mahal dalam sejarah iPhone. Perangkat ini disebut bakal dibanderol mulai US$1.999, sehingga Apple terlihat serius menantang dominasi Samsung di segmen foldable premium.
Jika bocoran itu akurat, iPhone Fold tidak hanya menjadi produk baru, tetapi juga penanda masuknya Apple ke pasar yang selama ini dikuasai Samsung Galaxy Z Fold series. Strategi ini menunjukkan Apple tetap memilih jalur premium, dengan target pengguna yang mencari perangkat lipat berkelas tinggi dan terintegrasi dengan ekosistem iOS.
Harga yang Bisa Menembus US$2.399
Bocoran harga iPhone Fold menunjukkan Apple menyiapkan beberapa varian penyimpanan. Model 256GB diperkirakan dijual di kisaran US$1.999, varian 512GB di US$2.199, dan versi 1TB bisa mencapai US$2.399.
Struktur harga itu membuat iPhone Fold langsung masuk jajaran perangkat paling mahal Apple. Posisi tersebut juga menegaskan bahwa Apple tidak bermaksud bermain di pasar foldable murah, melainkan bersaing ketat di kelas atas dengan margin besar.
Fitur yang Dikabarkan Jadi Daya Tarik Utama
- Layar utama sekitar 7,8 inci dengan rasio 4:3.
- Layar luar sekitar 5,5 inci untuk pemakaian cepat.
- iOS 27 yang dioptimalkan untuk perangkat lipat.
- RAM 12GB LPDDR5X dari Samsung Electronics.
- Baterai 5.500 mAh yang disebut menjadi yang terbesar di lini iPhone.
- Kamera hole-punch di layar luar dan kamera belakang ganda.
Layar utama 7,8 inci disebut akan memberi pengalaman seperti tablet kecil, mirip pendekatan yang biasa dicari pengguna iPad mini. Sementara layar luar 5,5 inci akan membantu fungsi harian tanpa harus membuka perangkat setiap saat.
Apple Fokus pada Engsel dan Lipatan Layar
Salah satu tantangan utama ponsel lipat adalah bekas lipatan di tengah layar, dan Apple disebut memberi perhatian besar pada aspek ini. Bocoran dari analis Digital Chat Station menyebut kedalaman lipatan layar bisa kurang dari 0,15 mm, angka yang dinilai sangat tipis untuk standar perangkat foldable saat ini.
Jika klaim itu terbukti, iPhone Fold bisa punya keunggulan visual yang kuat saat dibandingkan rival. Apple selama ini dikenal teliti pada kualitas layar dan desain, sehingga minimnya bekas lipatan bisa menjadi nilai jual utama di pasar premium.
Potensi Menantang Samsung Galaxy Z Fold Series
Samsung sudah lebih dulu membangun reputasi di pasar ponsel lipat melalui seri Galaxy Z Fold. Kehadiran iPhone Fold akan menguji seberapa kuat loyalitas pengguna iPhone saat Apple masuk ke kategori yang selama ini didominasi Android premium.
Apple juga disebut akan memperkuat posisi produk ini sebagai varian Ultra, bahkan di atas iPhone Pro Max. Langkah itu selaras dengan strategi harga tinggi dan spesifikasi mewah yang diarahkan untuk konsumen kelas premium.
Jadwal Rilis dan Posisi di Lini iPhone
Bocoran yang beredar menyebut iPhone Fold akan meluncur pada September bersamaan dengan iPhone 18 Pro. Jika jadwal itu tepat, Apple akan memakai momentum peluncuran besar untuk mengenalkan perangkat lipat pertamanya ke pasar global.
Keputusan ini berpotensi mengubah persaingan foldable premium, karena Apple bukan hanya membawa nama besar, tetapi juga basis pengguna iPhone yang sangat loyal. Dengan harga tinggi, fitur mulus, dan fokus pada kualitas layar, iPhone Fold diperkirakan akan menjadi salah satu produk paling banyak dibicarakan di segmen smartphone lipat.







