Infinix kembali menekan pasar ponsel kelas terjangkau di Indonesia lewat Hot 70 yang membawa baterai 6000 mAh, layar 120Hz, dan harga mulai Rp 2 jutaan. Kombinasi ini langsung menempatkannya sebagai salah satu opsi yang paling menarik bagi pengguna muda yang butuh ponsel harian untuk media sosial, multitasking, dan gaming ringan.
Perangkat ini resmi dijual di Indonesia pada 25 Mei 2026 melalui berbagai platform e-commerce dan toko resmi Infinix. Di segmen Rp 2-3 jutaan, Hot 70 mencoba menawarkan paket yang lebih lengkap tanpa membuat harganya melonjak jauh.
Baterai besar dan pengisian cepat
Daya tarik terbesar Hot 70 ada pada baterai 6000 mAh yang diklaim mampu menemani aktivitas seharian. Infinix juga menyematkan fast charging 45W dan reverse charging 10W untuk kebutuhan isi daya yang lebih fleksibel.
Kombinasi ini membuat Hot 70 tidak hanya unggul di kapasitas, tetapi juga di kepraktisan. Pengguna bisa memakainya lebih lama tanpa sering mencari colokan, sementara reverse charging memberi fungsi tambahan saat dibutuhkan.
Desain tipis dengan nuansa premium
Meski membawa baterai jumbo, bodi Hot 70 tetap dibuat tipis dengan ketebalan 7,49 mm dan bobot sekitar 195 gram. Bagian belakangnya memakai Dynamic Shine Design dengan Velvet-Smooth Finish yang memberi kesan lebih premium saat digenggam.
Pilihan warnanya juga cukup banyak, yaitu Night Pulse, Dive Blue, Silver Dancer, Green Texture, Quiet Violet, dan Thermo Orange. Infinix turut membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP64/IP65 untuk perlindungan dari debu dan percikan air.
Layar 120Hz jadi nilai jual
Hot 70 memakai layar IPS LCD 6,78 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1576 piksel. Meski belum Full HD+, refresh rate 120Hz menjadi salah satu nilai jual utama di kelas harganya.
Layar ini ditujukan untuk pengalaman scrolling yang lebih mulus saat membuka media sosial, menonton video, dan bermain game. Dengan kerapatan sekitar 256 ppi, tampilan visualnya masih tergolong nyaman untuk pemakaian harian.
Chipset Helio G100 Ultimate
Di sektor performa, Infinix membenamkan MediaTek Helio G100 Ultimate berbasis fabrikasi 6nm. Chipset ini dirancang untuk menangani multitasking, aktivitas media sosial, dan game kasual dengan cukup lancar.
Ponsel ini hadir dengan RAM LPDDR4X 4GB, 6GB, dan 8GB. Penyimpanan internalnya tersedia dalam 128GB dan 256GB, lalu tersedia slot microSD dedicated hingga 2TB jika kapasitas masih kurang.
Infinix juga mengklaim performa Hot 70 tetap optimal hingga 72 bulan atau sekitar enam tahun pemakaian. Klaim ini menjadi salah satu penegasan bahwa perangkat ini disiapkan untuk penggunaan jangka panjang.
Kamera 50MP dan fitur AI
Untuk kebutuhan foto, Hot 70 membawa kamera utama 50MP dengan autofocus dan dukungan EIS. Di bagian depan, ada kamera selfie 8MP yang juga mendukung EIS agar video lebih stabil.
Kamera belakangnya mampu merekam video hingga resolusi 2K 30fps. Infinix juga menambahkan fitur AI seperti One-Tap AI Flash Memo untuk mendukung pengalaman fotografi pengguna.
Harga resmi di Indonesia
Infinix Hot 70 hadir dalam empat varian memori dengan harga berikut:
- 4GB + 128GB: Rp 2.199.000, first sale Rp 2.099.000
- 6GB + 128GB: Rp 2.699.000, first sale Rp 2.599.000
- 8GB + 128GB: Rp 3.199.000, first sale Rp 3.099.000
- 6GB + 256GB: Rp 3.399.000, first sale Rp 3.299.000
Dengan baterai besar, layar 120Hz, desain yang lebih rapi, dan opsi memori yang cukup luas, Hot 70 memperkuat persaingan di kelas HP Rp 2-3 jutaan. Kombinasi itu membuat perangkat ini terlihat cukup siap untuk pengguna yang menginginkan daya tahan baterai panjang tanpa harus naik ke segmen harga yang lebih tinggi.
Source: inet.detik.com