Infinix GT 50 Pro resmi diperkenalkan di sejumlah pasar global sebagai penerus GT 30 Pro dan langsung diposisikan sebagai ponsel gaming. Fokus utamanya terlihat dari hadirnya pemicu bahu, sistem pendingin cair, serta layar 144Hz yang mengarah ke pengalaman bermain yang lebih responsif.
Di luar perangkat gaming, Infinix juga membekali GT 50 Pro dengan spesifikasi yang cukup serius untuk kebutuhan harian. Ponsel ini membawa chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, RAM 12GB, penyimpanan hingga 512GB, serta baterai 6.500mAh dengan pengisian cepat kabel 45W.
Pemicu bahu jadi pembeda utama
Salah satu fitur yang paling menonjol ada pada shoulder trigger yang peka terhadap tekanan. Infinix menyebutnya sebagai Open-Cut Pressure-Sense GT Trigger, dan fitur ini dirancang untuk memberi sensasi bermain yang lebih mendekati kontroler konsol.
Setiap trigger mendukung hingga empat titik mapping yang bisa diatur dan menawarkan 10 level tekanan. Infinix juga mencantumkan latensi 20ms dan klaim ketahanan lebih dari 3 juta kali tekan untuk komponen ini.
Fungsinya tidak terbatas untuk game. Trigger tersebut juga bisa dipakai untuk membuka aplikasi lebih cepat, mengontrol pemutaran video, hingga mengatur efek pencahayaan sesuai kebutuhan pengguna.
HydroFlow Cooling dan chip jaringan internal
Untuk menjaga performa tetap stabil saat beban tinggi, Infinix menanamkan HydroFlow Liquid Cooling Architecture. Sistem ini memakai pendingin cair dengan micro-pump dan area diafragma 6.437 mm persegi untuk membantu pelepasan panas.
Langkah ini memperlihatkan bahwa pendekatan GT 50 Pro tidak hanya bergantung pada tenaga chipset. Infinix juga menambahkan chip manajemen jaringan N1 buatan internal untuk membantu meningkatkan kestabilan koneksi saat perangkat digunakan.
Kombinasi pendinginan dan pengelolaan jaringan itu memperkuat identitas GT 50 Pro sebagai ponsel gaming. Perangkat ini tampak dirancang agar tetap nyaman dipakai dalam sesi bermain yang panjang tanpa mudah mengalami gangguan suhu maupun koneksi.
Layar AMOLED 144Hz dengan perlindungan ekstra
Di bagian depan, GT 50 Pro membawa layar AMOLED LTPS 6,78 inci dengan resolusi 1.5K atau 1.208 x 2.644 piksel. Rasio screen-to-body disebut mencapai 93,18 persen, sehingga tampilan depan terlihat lebih lega.
Panel ini mendukung refresh rate 30Hz hingga 144Hz, touch sampling rate hingga 330Hz, dan instant touch sampling 2800Hz. Infinix juga mengklaim tingkat kecerahan puncak mencapai 4.500 nits, dengan dukungan warna DCI-P3 100 persen dan sertifikasi TÜV Low Blue Light.
Untuk proteksi, layar dilapisi Corning Gorilla Glass 7i. Ponsel ini juga mengantongi rating IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air, serta sensor sidik jari di dalam layar.
Performa, kamera, dan daya tahan baterai
GT 50 Pro menjalankan Android 16 berbasis XOS 16. Di dalamnya ada GPU Mali-G720 MC7 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5x 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB.
Sektor kamera terdiri dari dua sensor di belakang. Komposisinya adalah kamera utama 50 megapiksel dengan aperture f/1.59 dan OIS, serta kamera ultra-wide 8 megapiksel dengan aperture f/2.2.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan 13 megapiksel. Susunan ini menunjukkan bahwa Infinix tetap memberi perhatian pada fungsi harian, meski fokus utama perangkat tetap pada performa gaming.
Baterai 6.500mAh menjadi salah satu nilai jual terbesar GT 50 Pro. Selain pengisian cepat kabel 45W, ponsel ini juga mendukung reverse wired charging 10W, wireless charging hingga 30W, dan wireless reverse charging 5W.
Saat dipasangkan dengan GT MagCharge Cooler 2.0, perangkat ini mendukung wireless bypass charging. Fitur tersebut relevan bagi pengguna yang ingin bermain sambil mengisi daya dengan suhu yang lebih terkontrol.
Harga, opsi warna, dan konektivitas
Infinix GT 50 Pro dipasarkan mulai IDR 69,98,000 untuk varian 12GB + 256GB. Model 12GB + 512GB dibanderol IDR 74,99,000 dan sudah tercantum di situs e-commerce di Indonesia.
Pilihan warnanya meliputi Black Abyss, Red Blaze, dan Silver Glacier. Untuk konektivitas, perangkat ini mendukung Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, OTG, FM radio, USB Type-C, infrared blaster, motor linear X-axis, gyroscope, e-compass, light sensor, dan G-sensor. Dimensinya tercatat 162.44 x 77.23 x 8.15 mm dengan bobot 198 gram, sehingga GT 50 Pro tampil sebagai perangkat gaming yang membawa fitur lengkap dalam bodi yang tetap relatif ramping.
Source: www.gadgets360.com






