Xiaomi kembali menghadirkan pembaruan HyperOS 3 untuk seri Xiaomi 13T Pro dan Poco F5 di pasar global. Rilis ulang ini menandai kesiapan update untuk mengatasi masalah yang sebelumnya sempat membuat rollout pertama tertunda dan ditarik. Pengguna dua perangkat ini pun mulai dapat menikmati fitur dan perbaikan baru yang diusung HyperOS generasi terbaru.
Untuk Xiaomi 13T Pro, rollout HyperOS 3 kali ini merupakan versi revisi yang fokus memperbaiki bug kritis seperti restart acak dan risiko bootloop yang terjadi pada update awal. Versi firmware baru ini membawa nomor build yang berbeda-beda tergantung wilayah pengguna. Misalnya, untuk pasar global dipakai OS3.0.1.0.WMLMIXM, sedangkan untuk Turki, Taiwan, dan Rusia menggunakan kode build regional masing-masing. Strategi rilis secara bertahap ini menjadi cara Xiaomi untuk memantau respons pengguna sebelum memperluas distribusi ke semua perangkat.
Perbaikan Penting pada Xiaomi 13T Pro
Update HyperOS 3 ini juga disandingkan dengan basis Android 16, yang menjadi pembaruan sistem operasi utama sejak versi sebelumnya. Dengan hadirnya Android 16, pengguna mendapat peningkatan fitur dan performa yang lebih optimal. Pembaruan juga membawa patch keamanan Februari yang bertujuan menutup kerentanan sistem meskipun belum memakai patch paling baru. Hal ini penting untuk menjaga keamanan data pengguna dari berbagai potensi ancaman siber.
Xiaomi 13T Pro yang dulu sempat mengalami kendala serius pada update HyperOS 3 jadi mendapat peluang kedua dengan versi build yang sudah diperbaiki dan diklaim lebih stabil untuk pemakaian sehari-hari. Namun, pengguna tetap disarankan untuk melakukan backup data dan memilih waktu pemasangan update yang tepat agar proses berjalan lancar tanpa risiko kehilangan data.
Update HyperOS 3 untuk Poco F5 Berbasis Android 15
Sementara itu, Poco F5 juga mulai merasakan pembaruan HyperOS 3, hanya saja masih menggunakan Android 15 sebagai basis sistem operasi. Ini karena Poco F5 sudah melewati dua kali upgrade Android sebelumnya sehingga tidak lagi memenuhi syarat mendapatkan Android 16. Versi firmware yang didistribusikan pada Poco F5 tercatat dengan nomor OS3.0.3.0.VMRMIXM yang juga mengandung patch keamanan Februari.
Ukuran paket update Poco F5 mencapai sekitar 2GB, cukup besar untuk membawa berbagai perbaikan antarmuka dan penguatan sistem. Dengan demikian, pengguna perlu menyiapkan ruang penyimpanan dan koneksi internet yang stabil saat mengunduh pembaruan supaya proses instalasi berjalan mulus.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memasang Update
Pemasangan update besar seperti HyperOS 3 patut dilakukan dengan persiapan matang agar tidak menghadapi masalah teknis. Beberapa langkah penting sebelum instalasi adalah:
- Menggunakan jaringan Wi-Fi stabil karena file update cukup besar.
- Memastikan baterai minimal tersisa 40 persen untuk menghindari perangkat mati saat proses berlangsung.
- Melakukan backup data penting sebagai antisipasi risiko kehilangan file.
- Menyediakan ruang penyimpanan cukup agar update bisa diunduh dan dipasang tanpa hambatan.
Pengguna Xiaomi 13T Pro khususnya dianjurkan untuk mengikuti protokol ini, mengingat update sebelumnya pernah mengalami masalah destabilitas sistem.
Cara Mengecek Ketersediaan Update HyperOS 3
Jika belum menerima notifikasi pembaruan melalui OTA (Over-The-Air), pengguna dapat mengecek secara manual lewat pengaturan ponsel sebagai berikut:
- Buka menu Settings.
- Pilih opsi My device.
- Ketuk logo HyperOS pada halaman tersebut.
- Periksa apakah update sudah tersedia untuk diunduh dan dipasang.
Rollout yang dilakukan secara bertahap membuat tidak semua perangkat langsung mendapatkan update pada waktu bersamaan. Biasanya, batch awal akan diuji coba terlebih dahulu untuk melihat potensi masalah, baru kemudian diikuti oleh gelombang distribusi berikutnya.
Membedakan Dukungan Software di Xiaomi 13T Pro dan Poco F5
Perbedaan basis Android pada update HyperOS 3 mencerminkan strategi dukungan software Xiaomi yang mengacu pada kebijakan upgrade OS per perangkat. Xiaomi 13T Pro mendapat Android 16, membawa dukungan dan peningkatan terbaru. Sedangkan Poco F5 yang sudah mengalami dua upgrade OS, hanya mendapatkan HyperOS 3 berbasis Android 15. Ini menunjukkan batas pembaruan sistem operasi yang diatur vendor demi menjaga stabilitas dan kompatibilitas perangkat.
Pemilihan strategi ini penting agar tiap model ponsel Xiaomi dan Poco dapat menikmati fitur terbaru sekaligus meminimalkan risiko bugs atau masalah teknis yang muncul akibat pembaruan berlebih.
Dengan kembali hadirnya HyperOS 3 yang lebih siap dan stabil, pengguna Xiaomi 13T Pro dan Poco F5 memiliki kesempatan mendapatkan pengalaman sistem operasi terbaru dengan optimasi keamanan dan kinerja yang lebih baik. Disarankan untuk selalu mengikuti proses pembaruan secara resmi dan memantau forum komunitas untuk informasi terbaru mengenai update ini.




